Penyakit Batu Empedu

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyakit Batu Empedu

Batu empedu adalah timbunan kerak atau kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Timbunan ini terbentuk karena komposisi empedu sudah tidak seimbang sehingga bentuknya tidak cair lagi, tapi ada yang mengendap. Kandung empedu itu sendiri berfungsi untuk mencerna lemak. Gejala penyakit batu empedu mirip sekali dengan maag, yaitu nyeri di sekitar lambung. Karena itu, tak sedikit penderita yang merasa sakit maag dan kerap bolak-balik ke dokter lalu diberi obat maag.

Penyakit batu empedu dan maag bisa saja memiliki gejala yang mirip. Frekuensi sakit pada maag timbul perlahan hingga akhirnya mencapai rasa sakit yang hebat. Sementara pada batu empedu, rasa sakit timbul tiba-tiba dengan hebat dan dapat hilang begitu saja.

*Batu kandung empedu dibagi menjadi tiga macam, yaitu batu kolesterol yang terbentuk karena kolesterol tidak larut dan membentuk endapan, batu bilirubin terjadi apabila konsentrasi bilirubin dalam cairan empedu yang tidak terkonjugasi meningkat, dan batu campuran yang merupakan campuran dari keduanya. Batu empedu berukuran kecil lebih berbahaya daripada yang besar. Batu kecil berpeluang berpindah tempat atau berkelana ke tempat lain dan memicu masalah baru.

Batu empedu disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu empedu terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam kalsium yang mengeras, namun kebanyakan batu kandung empedu terbentuk dari kolesterol. Konsumsi lemak yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan di dalam tubuh sehingga sel-sel hati dipaksa bekerja keras untuk menghasilkan cairan empedu.

Penyebab Batu Empedu

Ada banyak hal yang bisa memicu terbentuknya batu empedu, mulai dari terlalu banyak kolesterol di hati hingga diet yang terlalu ekstrem.

Penyebab terjadinya endapan batu empedu antara lain sebagai berikut:

  • Empedu kebanyakan kolesterol

    • Normalnya, di dalam empedu terdapat senyawa pemecah kolesterol dalam jumlah yang cukup. Namun jika produksi kolesterol di hati lebih banyak dari kemampuan empedu untuk memecahnya,maka kelebihan kolesterol tersebut akan mengkristal dan akhirnya membatu.
  • Empedu kebanyakan bilirubin

    • Bilirubin adalah senyawa yang diproduksi ketika tubuh sedang memecah sel darah merah. Beberapa kondisi menyebabkan produksi bilirubin oleh hati menjadi berlebihan, misalnya sirosis atau pengerasan hati, infeksi saluran empedu dan beberapa jenis gangguan darah. Bilirubin yang berlebihan juga memicu pembentukan batu empedu.
  • Kandung empedu jarang dikosongkan

    • Jika kandung empedu jarang dikosongkan atau terlalu sering kepenuhan, cairan empedu bisa menjadi sangat pekat dan mempercepat terbentuknya batu empedu.

Gejala Batu Empedu

Sebagian besar batu empedu tidak menimbulkan gejala dalam jangka waktu lama, terutama jika terletak pada kandung empedu. Namun gejala yang umum terjadi, yaitu:

  • Nyeri pada perut bagian atas kanan seperti diperas dan biasanya hilang timbul, bisa menyebar ke punggung kanan dan bahu bagian kanan.
  • Mual
  • Demam
  • Muntah
  • Kuning, jika batu menyumbat kandungan empedu yang dekat dengan hati.

Orang-orang yang rentan mengalami batu empedu adalah sebagai berikut:

. Orang-orang yang kegemukan atau kelebihan berat badan, terutama perempuan . Orang-orang yang baru saja kehilangan berat badan dalam jumlah banyak . Orang-orang, khususnya laki-laki yang sengaja menurunkan berat badan, lalu meningkatkannya lagi . Perempuan yang sedang menggunakan kontrasepsi oral (pil KB) . Perempuan yang sedang menjalani terapi esterogen dosis tinggi . Orang yang memiliki riwayat batu empedu pada kerabat dekatnya . Orang-orang yang asupan lemak dari makanannya tinggi . Perempuan 2 kali lebih rentan kena batu empedu daripada laki-laki . Orang-orang di atas usia 60 tahun . Orang-orang yang sedang mengonsumsi obat antikolesterol golongan statin . Orang-orang dengan diabetes . Perempuan yang sedang menjalani terapi sulih hormon saat menopause

Faktor Resiko Batu Empedu

Batu empedu biasanya lebih banyak ditemukan pada wanita dan faktor resikonya adalah: - usia lanjut - kegemukan (obesitas) - diet tinggi lemak - faktor keturunan.

*Resiko lain untuk terjadinya batu kandung empedu antara lain; obesitas, diabetes, kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah, trigliserida yang tinggi, tekanan darah yang tinggi, dan juga dengan gula darah yang tinggi. Diet tinggi lemak dan tinggi kolesterol dan rendah serat serta penurunan berat badan yang mendadak juga bisa menyebabkan terbentuknya batu kandung empedu.

Pencegahan Batu Empedu

Banyak upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit batu empedu.

Di antaranya adalah: - menjaga berat badan agar tetap normal - menurunkan kolesterol - Konsumsi serat dan vitamin C - mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat - Olahraga - Hindari mengonsumsi makanan berlemak, karena lemak bisa merangsang munculnya batu empedu.

Diet keras untuk menurunkan berat badan dengan cepat, juga tidak disarankan. Sebab, cara ini dapat merangsang hati mengeluarkan kolesterol dalam jumlah besar ke cairan empedu, sehingga bisa menimbulkan batu empedu.

Artikel Terkait Penyakit Batu Empedu: