Mendeteksi Penyakit Leukemia

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mendeteksi Penyakit Leukemia

Dokter biasanya menemukan kasus leukemia kronis melalui tes darah sebelum gejala penyakit tersebut muncul. Namun selain tes darah, ada beberapa cara lain untuk mendeteksi penyakit leukemia. Dengan berbagai jenis tes tersebut, dokter kemudian menginformasikan tentang stadium berapa kanker darah yang diderita pasien serta perawatan yang paling tepat untuk menyembuhkannya.

Orang-orang dengan leukemia kronis mungkin tidak memiliki gejala. Orang-orang dengan leukemia akut biasanya pergi ke dokter mereka karena mereka merasa sakit. Jika otak dipengaruhi, mereka mungkin sakit kepala, muntah, kebingungan, kehilangan kontrol otot, atau kejang. Leukemia juga dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh seperti saluran pencernaan, ginjal, paru-paru, jantung, ataupun testis.

• Pemeriksaan fisik
Dokter pada awalnya akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien. Misalnya mencari tanda apakah kulit terlalu pucat karena sering anemia atau pembengkakan pada sistem limfa dan hati.

• Tes darah
Dengan menganalisis sampel darah pasien, dokter bisa mendiagnosis apakah kadar sel darah putih atau platelet jumlahnya melebihi batas normal – yang biasanya memang memicu leukemia.

• Biopsi
Biopsi merupakan satu-satunya cara pasti untuk mengetahui apakah sel-sel leukemia ada dalam sumsum tulang Anda. Hal ini memerlukan anestesi lokal untuk membantu mengurangi rasa sakit. Dokter akan mengambil beberapa sumsum tulang dari tulang pinggul atau tulang besar lainnya.
Ada dua cara yang umum digunakan:
– Aspirasi sumsum tulang: menggunakan jarum berongga tebal, yang diambil hanya sumsum tulang
– Biopsi sumsum tulang: menggunakan jarum berongga sangat tebal untuk mengangkat sepotong kecil tulang dan sumsum tulang.

Pemeriksaan Lainnya

Sitogenetik: Laboratorium akan meneliti kromosom dari sampel sel darah, sumsum tulang, atau kelenjar getah bening. Jika kromosom abnormal ditemukan, tes dapat menunjukkan jenis leukemia yang Anda miliki. Misalnya, orang dengan CML memiliki kromosom abnormal yang disebut kromosom Philadelphia.

Spinal Tap: Dokter Anda dapat mengambil beberapa cairan cerebrospinal (cairan yang mengisi ruang di dalam dan sekitar otak dan sumsum tulang belakang). Dokter menggunakan jarum panjang  tipis untuk mengeluarkan cairan dari tulang punggung bagian bawah. Prosedur ini memakan waktu sekitar 30 menit dan dilakukan dengan anestesi lokal. Anda harus berbaring selama beberapa jam setelahnya, agar tidak pusing. Laboratorium akan memeriksa cairan untuk meneliti adanya sel-sel leukemia atau tanda-tanda lain dari masalah.

X-ray Dada: X-ray dapat menunjukkan pembengkakan kelenjar getah bening atau tanda-tanda lain dari penyakit di dalam dada Anda.

Artikel Terkait Mendeteksi Penyakit Leukemia: