Gejala Tersembunyi Kanker Serviks

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gejala Tersembunyi Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim. Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV), perjalanan virus penyebab kanker serviks sangat lambat, bisa memakan waktu enam hingga 17 tahun. Sekitar 85 persen HPV masuk ke leher rahim disebabkan oleh kontak seksual, sisanya oleh kontak non-seksual. Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik. Gejala kanker serviks seringkali disalahartikan oleh wanita sebagai rasa sakit akibat menstruasi atau ovulasi. Hal ini menyebabkan deteksi kanker serviks menyadi lebih sulit hingga baru diketahui pada tahap lebih lanjut. Meski begitu, ada beberapa gejala tersembunyi kanker serviks yang harus diketahui oleh semua wanita, seperti dilansir oleh Health Me Up (0201). – Pendarahan tidak normal
Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

– Keputihan yang parah
Gejala kanker serviks lainnya adalah terjadinya keputihan yang cukup parah. Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

– Nyeri panggul
Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

– Nyeri saat buang air kecil
Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks stadium lanjut. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

– Pendarahan saat tidak menstruasi, setelah seks, atau saat pemeriksaan panggul
Terjadinya pendarahan saat berhubungan seks atau pemeriksaan panggul adalah salah satu gejala kanker serviks. Hal ini disebabkan oleh iritasi pada leher rahim selama beraktivitas. Meski begitu, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan setelah aktivitas atau seks pada wanita.
Pencegahan

Ada banyak cara untuk mencegah kanker serviks, diantaranya adalah:

– Gaya hidup sehat
Menjalankan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi sangat penting untuk mencegah kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker serviks.

– Melakukan tes papsmear secara teratur
Melakukan tes papsmear secara teratur akan membantu mengetahui risiko terkena kanker serviks. Dengan melakukan papsmear secara teratur, saat kanker serviks muncul akan segera diketahui dan ditangani.

– Melakukan Vaksin HPV
Vaksin HPV diketahui sebagai cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks. Dan tetap harus menjaga kesehatan diri sendiri.

– Tidak berganti-ganti pasangan
Risiko kanker serviks semakin tinggi ketika seseorang sering berganti-ganti pasangan. Jadi setialah pada satu orang dan jangan lakukan hubungan seksual dengan orang lain, selain pasangan Anda.

– Tak terlalu aktif secara seksual di usia muda
Penelitian mengungkap bahwa wanita yang telah aktif secara seksual di usia yang terlalu muda memiliki risiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang menunggu untuk aktif secara seksual di usia yang lebih tua.

Artikel Terkait Gejala Tersembunyi Kanker Serviks: