Makanan Berlemak yang Bisa Bikin Langsing

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » 5 Makanan Berlemak Yang Bisa Bikin Langsing

Lemak yang bisa bikin gemuk adalah lemak trans yang banyak terkandung dalam makanan gorengan dan serta lemak jenuh yang banyak ditemukan dalam daging olahan. Lemak-lemak ini mengandung kalori dalam jumlah besar yang bisa merugikan kesehatan. Buat orang yang sedang menjalani program diet ketat, salah satu pantangannya adalah makanan berlemak. Tapi hal ini tentu sulit sebab makanan seperti itu kebanyakan rasanya enak. Jangan khawatir, ada beberapa makanan enak berlemak yang justru aman dikonsumsi sebab bisa bikin badan jadi langsing. Sebaliknya, ada juga lemak sehat yang bisa meredam nafsu makan, mengurangi jumlah kalori yang dimakan, juga meningkatkan kesehatan jantung dan memicu metabolisme. Berikut adalah makanan-makanan yang mengandung lemak baik tersebut.

• Kelapa

Kelapa kaya akan kandungan lemak jenuh. Namun lebih dari setengah kandungannya berasal dari asam laurat, lemak unik yang bisa melawan bakteri jahat. Penelitian menemukan bahwa suplemen minyak kelapa bisa mengurangi perut buncit. Penelitian itu membandingkan kelompok yang diberi 2 sendok makan minyak kelapa dengan kelompok yang diberi minyak kedelai setiap hari. Kedua kelompok akhirnya memang mengalami penurunan berat badan, namun hanya kelompok pemakan minyak kelapa yang lingkar pinggangnya menyusut.

• Daging Sapi yang Diberi Makan Rumput

Sapi memang jelas makanannya adalah rumput. Tapi tidak semua sapi yang diternakkan diberi makan rumput alami, bukan makanan ternak pabrikan. Sapi yang diberi makan rumput alami lebih tinggi kandungan lemak baiknya. Sebuah penelitian yang dimuat jurnal Nutrition menemukan bahwa dagung dari hewan yang diberi makan rumput mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 yang mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kalorinya juga lebih sedikit daripada daging konvensional.

• Minyak Zaitun

Minyak zaitun kaya akan polifenol pelawan kanker dan lemak tak jenuh yang bisa memperkuat jantung. Minyak ini juga bisa membantu program pelangsingan badan. Sebuah penelitian terbaru yang dimuat jurnal Obesity menemukan bahwa minyak zaitun mengandung adiponektin dalam jumlah tinggi dibandingkan karbohidrat atau protein lainnya. Adiponektin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk memecah lemak dalam tubuh dan mendorong agar indeks massa tubuh cenderung tetap rendah.

• Almond

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa almond bisa membantu menurunkan berat badan meskipun kandungan lemaknya tinggi. Bahkan sebuah penelitian yang dimuat Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders menemukan bahwa pemakan almond berhasil menurunkan lingkar pinggangnya 50 persen lebih besar dibanding yang menjalani program diet. Rahasianya, almond ternyata mengandung senyawa yang bisa membatasi jumlah lemak yang diserap tubuh.

• Dark Chocolate

Selain rasanya enak dan manis, dark chocolate bisa membantu meratakan perut. Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika memakan 3,5 ons cokelat 2 jam sebelum makan, penikmat cokelat hitam menyerap 17 persen kalori lebih sedikit ketimbang yang makan coklat susu. Para peneliti meyakini penyebabnya adalah karena dark chocolate mengandung cocoa butter murni yang bisa memperlambat pencernaan. Cocoa butter yang terkandung dalam coklat susu lebih banyak kandungan minyak menteganya sehingga lebih cepat diproses saluran pencernaan. Karena dark chocolate membutuhkan lebih banyak waktu untuk diproses, hasilnya bisa membantu menurunkan berat badan.