Gejala Tumor Hipofisis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Tumor » Tumor Hipofisis » Gejala Tumor Hipofisis

Tumor hipofisis adalah pertumbuhan abnormal yang berkembang di kelenjar pituitari. Tumor hipofisis bisa menyebabkan kelenjar pituitari menghasilkan terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon, yang dapat menyebabkan masalah dalam tubuh. Tumor hipofisis besar – yang berukuran sekitar 1 cm atau lebih besar dikenal sebagai makroadenoma. Tumor yang lebih kecil disebut mikroadenoma. Makroadenoma dapat menekan sisa kelenjar pituitari dan struktur di sekitarnya.

Kelenjar hipofisa adalah sebuah kelenjar berukuran sebesar kacang polong, yang terletak di dasar otak dan menghasilkan sejumlah hormon, yaitu : - TSH (thyroid-stimulating hormone) - FSH (follicle-stimulating hormone) - LH (luteinizing hormone) - Kortikotropin - Hormon pertumbuhan Ketiga hormon pertama bertugas mengendalikan fungsi kelenjar endokrin lainnya dan merangsang kelenjar tersebut untuk menghasilkan hormon. Jika kelenjar hipofisa (atau disebut juga kelenjar pituitary) tidak dapat memproduksi satu atau lebih hormon dalam jumlah yang cukup maka akan terjadi kelainan. Kondisi ini disebut hipopituitarisme.

Penyebab pertumbuhan sel yang tidak terkendali di kelenjar hipofisis, menciptakan tumor, masih belum diketahui. Sebagian kecil kasus tumor hipofisis diwariskan dalam keluarga, namun sebagian besar tidak memiliki faktor keturunan yang jelas. Namun, para ilmuwan menduga bahwa perubahan genetik memainkan peran penting dalam perkembangan tumor hipofisis.

Kelenjar hipofisis terdiri dari 2 lobus, lobus anterior dan lobus posterior, pada lobus anterior kelenjar ini terdapat 5 tipe sel yang memproduksi 6 hormon peptida. Sedangkan pada lobus posterior dilepaskan 2 macam hormon peptida. Pituitary tumor, pertumbuhan abnormal yang berkembang di kelenjar hipofisis di otak, hampir selalu noncancerous (jinak).

Gejala hipopituitarisme bervariasi tergantung pada jenis hormon yang berkurang.

Tumor kelenjar hipofisis tidak selalu mendatangkan gejala, namun sebagian penderita dapat mengalami gejala-gejala berikut:

• Sakit kepala • Hilangnya penglihatan • Tekanan darah tinggi • Gula darah tinggi • Kelemahan otot • Memar • Stretch mark • Penipisan kulit • Kecemasan, lekas marah atau depresi • Tumor yang berukuran besar dapat menyebabkan berkurangnya hormon, sehingga dapat menimbulkan disfungsi seksual, rasa meriang, mual dan muntah, menstruasi yang tidak teratur, atau penurunan berat badan yang tidak wajar.

Faktor Risiko

Ada banyak faktor-faktor risiko untuk tumor hipofisis, seperti:

  • Usia Tumor hipofisis dapat terjadi pada usia berapapun, namun lebih umum ditemukan pada orang dewasa yang lebih tua.
  • Genetik Tumor hipofisis sering terjadi pada orang-orang yang memiliki anggota keluarga yang terinfeksi multiple endocrine neoplasia type 1 (MEN 1). Pada pasien-pasien MEN 1, banyak tumor yang muncul pada tingkat-tingkat yang berbeda dari sistem endokrin. Sekarang ada tes-tes genetik untuk mendiagnosis penyakit ini.

Komplikasi

Tumor hipofisis bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, termasuk diantaranya: - Kekurangan hormon permanen Pertumbuhan tumor hipofisis atau penghilangannya dapat secara permanen mengubah suplai hormon tubuh, yang mungkin perlu diganti dengan obat hormon. - Diabetes insipidus Adalah komplikasi yang paling mungkin terjadi karena tumor hipofisis besar atau beberapa pengobatan yang dilakukan untuk mengobati tumor hipofisis. Berbeda kasus dengan dengan diabetes mellitus yang lebih umum, yang disebabkan karena kadar gula yang tinggi dalam darah dan urin, diabetes insipidus terjadi ketika hipofisis menghasilkan terlalu sedikit vasopressin, yang mengontrol konsentrasi urin dalam ginjal. Diabetes insipidus menyebabkan kelebihan jumlah urin dan menimbulkan rasa haus parah, yang dapat menyebabkan dehidrasi. - Apopleksi hipofisis Komplikasi yang jarang terjadi namun berpotensi serius yakni ketika pendarahan ke dalam tumor terjadi secara tiba-tiba. Apopleksi pituitari membutuhkan perawatan darurat, biasanya dengan kortikosteroid dan mungkin juga memerlukan operasi. - Kehilangan penglihatan Tumor hipofisis dapat menimbulkan tekanan pada saraf optik, yang terletak dekat dengan kelenjar pituitari, dan menyebabkan kehilangan penglihatan.