TBC Tulang

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Tbc Tulang

Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri Mikobakterium merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

Tuberkulosis tulang merupakan suatu proses peradangan kronik dan destruktif yang disebabkan basil tuberkulosa yang menyebar secara hematogen dari focus jauh.  Virus ini menyebar lewat udara.

Tubercolosis tulang ( TBC Tulang ) dapat menyerang hampir semua tulang tapi yang paling sering terjadi adalah TBC pada tulang belakang, pinggul, lutut, kaki, siku, tangan dan bahu. Rahang bawah (mandibula) dan sendi temperomandibular adalah daerah yang paling jarang terjangkit oleh kuman TBC.

TBC tulang dan tbc lainnya tidak akan menyebabkan kematian, sekarang ini pengobatan tbc sudah sangat baik. Bahaya terberat adalah kelumpuhan tungkai bawah, karena penekanan batang saraf di tulang belakang. TBC tulang bisa dialami mantan pasien TBC paru yang tak menuntaskan pengobatannya, atau terinfeksi bakteri TBC tanpa menunjukkan gejala.

TBC yang timbul pada tulang belakang tidak selalu harus dioperasi tergantung dari keparahan kondisi tulang belakang yang terinfeksi tersebut. Tuberkulosis vertebra (penyakit pott) biasanya terjadi didaerah thoracolumbal. Penyakit pott merupakan 50% dari seluruh kasus tuberculosis tulang dan sendi. Pada mulanya seluruh kasus Tuberculosis tulang dan sendi.

Gejala TBC tulang

Kerusakan pada tulang akibat serangan kuman TBC seringkali tak menimbulkan gejala. Atau, Anda bisa saja merasakan gejala yang sangat mirip dengan rematik. Inilah yang akhirnya membuat kebanyakan orang tak mewaspadai adanya masalah yang lebih serius.

• Pada awalnya penderita merasa pegal-pegal disertai rasa lelah pada sore hari. Pada tingkat selanjutnya penderita mengalami penurunan berat badan, demam, berkeringat di malam hari, kehilangan nafsu makan.

• Pada sendi gejalanya mirip arthritis yaitu nyeri pada sendi, bengkak, mengalami keterbatasan gerak. Kulit diatas daerah yang terasa nyeri kadang teraba panas dan kadang terasa dingin, kulit berwarna merah kebiruan.

• Pada anak-anak gejalanya dapat ditemukan spasme otot pada malam hari (night start). Terkadang  disertai demam ringan. Pada kasus yang berat, kelemahan otot bisa terjadi sedemikian cepatnya menyerupai kelumpuhan.