Tanda-tanda Blight ovum

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Tanda Tanda Bligh Ovum

Blighted ovum juga dikenal sebagai kehamilan tanpa embrio. Pada dasarnya kehamilan kosong atau bligted ovum (BO) adalah kehamilan yang tidak terjadi dengan sempurna karena kelainan kromosom pada sel telur, sel sperma atau keduanya.

Ada saat terjadi pembuahan, sel-sel tetap membentuk kantung ketuban, plasenta, namun telur yang telah dibuahi (konsepsi) tidak berkembang menjadi sebuah embrio. Pada kondisi blighted ovum kantung kehamilan akan terus berkembang, layaknya kehamilan biasa, namun sel telur yang telah dibuahi gagal untuk berkembang secara sempurna.

Hampir 60% blighted ovum (kehamilan kosong) disebabkan adanya kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sel sperma. Infeksi rubella, infeksi TORCH, kelainan imunologi, dan sakit kencing manis/diabetes melitus yang tidak terkontrol.

Semakin tua usia istri dan suami serta semakin banyak jumlah anak yang dimiliki juga dapat memperbesar peluang terjadinya kehamilan kosong. Hal itu disebabkan karena kualitas sperma atau ovum menjadi turun.

Pada saat konsepsi, sel telur (ovum) yang matang bertemu sperma. Namun akibat berbagai faktor maka sel telur yang telah dibuahi sperma tidak dapat berkembang sempurna, dan hanya terbentuk plasenta yang berisi cairan. Meskipun demikian plasenta tersebut tetap tertanam di dalam rahim. Plasenta menghasilkan hormon HCG (human chorionic gonadotropin) dimana hormon ini akan memberikan sinyal pada indung telur (ovarium) dan otak sebagai pemberitahuan bahwa sudah terdapat hasil konsepsi di dalam rahim. Hormon HCG yang menyebabkan munculnya gejala-gejala kehamilan seperti mual, muntah, ngidam dan menyebabkan tes kehamilan menjadi positif. Karena tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium pada umumnya mengukur kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang sering disebut juga sebagai hormon kehamilan.

Setelah proses keluarnya kantung janin melalui keguguran spontan atau melalui pelaksanaan kuretase, biasanya seorang wanita akan mendapatkan haid kembali 4-6 minggu kemudian, jadi siklus masa kesuburan wanita tersebut bisa kembali normal. Salah satu faktor yang bisa mempertinggi resiko terjadinya kehamilan tanpa janin yang berkembang adalah usia dari calon ibu. Karena kualitas sel telur wanita akan semakin buruk seiring dengan bertambahnya umur.

Seperti gejala kehamilan umumnya, ibu hamil yang mengalami BO juga mengalami tidak haid, mual dan muntah (morning sickness), payudara mengeras dan pembesaran perut. Hasil pemeriksaan dengan test pack dan laboratorium positif, karena plasenta memang menghasilkan hormon hCG yang member sinyal ke indung telur (ovarium) dan otak bahwa ada hasil konsepsi di dalam rahim. Karena gejalanya tidak spesifik, blighted ovum biasanya baru ditemukan setelah terjadi keguguran spontan disertai perdarahan.

Blighted ovum tidak berpegaruh terhadap rahim ibu atau terhadap masalah kesuburan. Seseorang yang pernah mengalami blighted ovum dapat kembali hamil normal. Namun jika mengalami blighted ovum berulang, baiknya dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang intensif, karena dikhawatirkan adanya kelainan kromosom yang menetap pada diri ibu atau suami. Dokter mungkin menyarankan untuk dilakukan tes genetika atau juga dilakukannnya terapi selama 1-3 bulan sebelum mencoba hamil kembali, tergantung dari kondisi hasil pemeriksaan dokter.

Artikel Terkait Tanda-tanda Blight ovum: