Sayuran Untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Sayuran Untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Sperma yang berkualitas, jumlahnya cukup dan bergerak lincah, akan semakin memperbesar peluang membuahi sel telur. Sperma yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai sel telur dan bertahan. Sebab kadang-kadang sperma harus bertahan hidup selama beberapa hari sebelum dapat membuahi sel telur wanita. Sperma yang lemah tidak bisa berenang dengan baik hingga mencapai tujuan. Protein tinggi dan makanan tinggi gizi sangat dianjurkan dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas produksi sperma. Banyak memakan sayuran merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sperma.

Kemampuan berenang sperma juga berkurang seiring dengan usia. Mobilitas sperma yang paling baik adalah di usia 25 tahun dan paling rendah di usia 55 tahun. Dari usia 35-55 tahun, mobilitas sperma berkurang sampai 54 persen, tak peduli berapa banyak ia berhubungan seks. Namun, yang harus jadi perhatian adalah kualitas sperma berubah saat pria menginjak usia 50 tahun. Bila terjadi pembuahan sel telur di usia ini, besar kemungkinan anak yang dilahirkan akan memiliki cacat bawaan atau gangguan kesehatan.

Para ahli menyarankan agar pria mengonsumsi makanan tinggi asam folat, suatu bentuk vitamin B, yang dikenal menjadi kunci dalam pencegahan cacat otak dan tulang belakang. Pria rendah asam folat, 30 persen lebih mungkin untuk memiliki anak yang cacat. Sangat penting bagi pria untuk mengonsumsi makanan tinggi nutrisi ketika berencana menjadi seorang ayah. Sebab asupan sedikit banyak bisa mempengaruhi sperma seorang pria.

Sebuah studi menemukan fakta bahwa antioksidan berperan penting dalam kualitas cairan semen (cairan sperma). Dalam penelitian tersebut, laki-laki yang memiliki kualitas cairan sperma yang baik ternyata rajin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, dibanding dengan lelaki yang kualitas spermanya rendah.

Secara ilmiah hal itu bisa dijelaskan karena buah-buahan dan sayuran mengandung kadar antioksidan yang tinggi, juga vitamin dan asam folat, yang dapat menurunkan tingkat stres oksidatif dalam sel, sehingga pada akhirnya meningkatkan konsentrasi dan mobilitas sperma dalam cairan semen.

Bagi mereka yang ingin menjadi ayah harus menghindari junk food dan lebih banyak mengkonsumsi sayuran berdaun hijau yang kaya vitamin. Diet tersebut dapat memainkan bagian penting dalam kesehatan anak-anaknya di masa depan. Jenis makanan yang dapat membantu para pria mendongkrak kualitas kejantanan mereka, terutama meningkatkan salah satu jenis hormon yang paling krusial bagi seksualitas pria yaitu testosteron. Dikombinasi dengan olahraga teratur, diet serta gaya hidup yang sehat, mengasup makanan-makanan yang memiliki nutrisi tertentu dapat memperbaiki kualitas kejantanan.

Faktor usia jelas berpengaruh terhadap kesuburan, baik pada pria maupun perempuan. Pada usia yang semakin tua, kesuburan berkurang. Bukan hanya kesuburan berkurang, tetapi juga kualitas sel spermatozoa (pada pria) dan sel telur (pada perempuan) juga berkurang. Karena itu tetap disarankan tidak hamil pada usia lebih tua. Faktor gaya hidup juga berpengaruh terhadap kualitas kesuburan. Pada usia 40 tahun, hampir pasti kesuburan pria berkurang dibandingkan dengan usia lebih muda. Belum lagi kalau terdapat gangguan, penyakit, stres yang dapat menyebabkan gangguan kesuburan.

Berikut adalah beberapa jenis sayuran yang penting untuk meningkatkan kualitas sperma pria:

  • Sayuran yang tinggi asam folat

Kekurangan asam folat sering berhubungan dengan jumlah sperma atau kualitas sperma yang buruk pada pria. Anda dapat memilih untuk mengambil suplemen asam folat untuk meningkatkan jumlah sperma yang sehat. Bayam, sawi, lobak hijau adalah beberapa sayuran hijau yang kaya akan asam folat, yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sperma.

  • Brokoli

Brokoli dapat membantu laki-laki untuk meningkatkan kuantitas sperma. Brokoli adalah salah satu sumber terbaik asam folat dan vitamin B. Coba tambahkan sayiran ini ke salad untuk membantu meningkatkan jumlah sperma sehingga meningkatkan kemungkinan untuk hamil.

  • Sayuran bervitamin C

Sejumlah antioksidan telah terbukti untuk meningkatkan kualitas sperma seperti vitamin C dan E. Antioksidan seluler yang baik memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dan motilitas yang lebih baik. Sayuran berdaun hijau seperti kangkung, sawi hijau, dll adalah sumber yang kaya vitamin C.

  • Lycopene

Lycopene alami berasal dari tanaman. Bisanya terdapat dalam buah berwarna merah seperti tomat, semangka, asparagus, buah-buahan lain. Rendahnya asupan lycopene dalam makanan yang pria konsumsi biasa dikaitkan dengan kualitas sperma. Lycopene telah terbukti membalikkan beberapa kerusakan itu pada sperma.

  • Vitamin D

Vitamin D berkontribusi terhadap infertilitas manusia. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika vitamin D dikonsumsi menghasilkan peningkatan tajam dalam motilitas sperma seiring dengan perkembangan reaksi akrosom yang memungkinkan sel sperma untuk bersatu dengan sel telur. Sayuran berdaun hijau seperti bayam adalah sumber yang kaya vitamin D selain sinar matahari.

  • Buncis

Bulir-bulir ajaib dari sayuran ini mengandung zat zinc (seng) yang proporsinya di atas jenis sayuran lain. Mineral ini dikenal sebagai elemen pendongkrak kadar testosteron yang efektif. Bahkan, kandungan zat seng dalam buncis menjadi rival daging merah.

  • Wortel

Menurut studi wortel dapat memberikan efek mortalitas yang paling kuat terhadap sperma. Mortalitas merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur. Peneliti menemukan, makanan yang berwarna kuning dan oranyelah yang memiliki efek terbaik untuk memperkuat sperma. Efek ini, menurut mereka, adalah hasil dari pigmen yang disebut dengan karotenoid yang diubah tubuh menjadi antioksidan.