Rinitis Alergi

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Rinitis Alergi

Rinitis alergi adalah kelainan pada hidung setelah mukosa hidung terpapar oleh alergen yang diperantarai oleh IgE dengan gejala bersin-bersin, keluar ingus encer (rinore), rasa gatal pada hidung dan hidung tersumbat.

Rinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh kita bereaksi secara berlebihan terhadap partikel-pertikel di udara yang kita hirup.

Rinitis alergi dibedakan menjadi dua, yaitu:

Rinitis alergi musiman (hay fever)

Rinitis alergi musiman hanya ada di negara yang menpunyai 4 musim. Alergen penyebabnya spesifik seperti tepung sari (pollen) dan spora jamur.

Rinitis alergi sepanjang tahun (parennial)

Alergi rinitas dengan gejala penyakit timbul intermiten atau terus menerus tanpa variasi musim, jadi dapat ditemukan sepanjang tahun. Penyebab yang paling sering adalah alergen yang melalui pernafasan (inhalan) terutama pada orang dewasa dan alergen melalui saluran pencernaan (ingestan). Alergen inhalan utama adalah alergen dalam rumah misalnya kutu debu rumah, debu perabot, bulu binatang peliharaan serta bau-bauan yang menyengat dan alergen di luar rumah.

Gejala Rinitis Alergi

Muncul gejala-gejala umum, seperti bersin-bersin (terutama ketika bangun tidur di pagi hari), hidung meler (ingus yang timbul berwarna bening dan cair), mata berair dan terasa gatal, gatal pada hidung, langit-langit, serta tenggorokan.

Untuk kondisi parah bisa muncul gejala seperti:

  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Kehilangan bau dan rasa
  • Muka terasa sakit yang disebabkan oleh sinus diblokir
  • Gatal menyebar dari tenggorokan, ke hidung dan telinga
  • Kelelahan (fatigue)
  • Sifat lekas marah
  • Insomnia

Penyebab Rinitis Alergi

Alergi rinitis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menilai adanya zat berbahaya di udara sebagai ancaman. Adanya substansi berbahaya itu membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi menghasilkan antibodi yang disebut immunoglobulin E untuk menyerang zat berbahaya tersebut. Setelah antibodi dilepaskan maka akan dilepaskan juga histamin kimia yang menyebabkan gejala

Penyebab rhinitis alergi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

  • faktor internal

Meliputi geneti/keturunan, keadaan psikologis (seperti emosi atau tegang), keadaan hormon tubuh yang tidak seimbang seperti ketika sedang hamil atau mengonsumsi pil KB

  • faktor eksternal

yaitu alergen yang berasal dari tungau debu rumah (TDR), serbuk sari tanaman, iklim dan perubahan suhu, bulu binatang, dan polusi.

Rinitis alergi dapat menimbulkan beberapa komplikasi, yaitu sinusitis dan otitis media. Menurut beberapa penelitian, rinitis alergi juga mampu mempengaruhi kemampuan belajar anak dan menyebabkan gangguan tidur. Selain itu, penderita juga dapat saja mengalami penyakit alergi lain.

Pencegahan Rinitis Alergi

Meningkatkan daya tahan tubuh merupakan faktor utama untuk mencegah terjadinya alergi. Selain itu ada beberapa hal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya/kambuhnya rinitis alergi:

  • Memahami kondisi tubuh
  • Menghindari faktor penyebab dan pencetus timbulnya gejala
  • Mencegah komplikasi yang bisa timbul
  • Mengubah gaya hidup untuk meningkatkan kondisi badan.

Faktor risiko Rinitis Alergi

Berikut beberapa faktor risiko untuk alergi rinitis:

  • Riwayat keluarga (genetika)

Jika memiliki anggota keluarga dekat yang menderita rinitis maka resiko terkena akan lebih tinggi

  • Alergi lain

Orang-orang dengan alergi lain lebih mungkin untuk menderita rinitis

  • Asma**

Sejumlah besar penderita asma juga menderita rinitis.

  • Jenis kelamin dan usia

Alergi rinitis lebih banyak diderita anak laki-laki dibandingkan anak perempuan

  • Perokok pasif

  • Menjadi anak pertama.