Perut yang Membuncit Membuat Rentan Patah Tulang

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Perut Yang Membuncit Membuat Rentan Patah Tulang

Sebuah penelitian menunjukan pria dengan obesitas dan perut buncit lebih berisiko memiliki tulang lemah dan mengalami patah tulang dibandingkan pria berberat badan normal hingga sebatas gemuk. Memiliki timbunan lemak yang berlebihan khususnya di bagian perut sungguh tidak disarankan baik pria maupun wanita. Selain akan membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit degeneratif, perut buncit juga akan membuat seseorang menjadi rentan terhadap cedera.

Penelitian sebelumnya menyatakan, lemak pada perut berakibat buruk untuk tulang perempuan. Selanjutnya ditemukan pula kaitan pria obesitas dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang tidak mengalami obesitas. Peneliti dari Havard juga ingin mengetahui jenis lemak pada pria yang berpengaruh terhadap berkurangnya kekuatan tulang.

Peneliti menemukan bahwa pria obesitas dengan lemak perut yang berlebih memiliki tulang  yang lebih rapuh dibandingkan pria gemuk. Meskipun begitu, belum dapat dipastikan lemak perutlah yang menyebabkan kelemahan tulang pada pria. Pria perlu memerhatikan masalah perut buncit sebagai faktor yang memperbesar resiko berbagai penyakit, selain penyakit jantung dan diabetes, ternyata juga tulang keropos. Selama bertahun-tahun, obesitas dan lemak tubuh dianggap menambah kualitas tulang. Seseorang yang bertubuh gemuk dipercaya memiliki tulang yang kuat dan berisiko rendah terkena osteoporosis dan penyakit tulang lainnya.

Namun keyakinan itu ternyata keliru setelah ditemukan bahwa obesitas justru meningkatkan risiko patah tulang. Hal ini, lanjut Link, berkaitan pula dengan hasil dua riset sebelumnya yang menyatakan ada hubungan lemak tubuh dengan kepadatan tulang yang rendah. Temuan ini membuat riset tentang obesitas dan risiko patah tulang selangkah lebih maju. Ini menunjukkan bahwa pasien obesitas dengan jumlah lemak yang banyak di sekitar usus dan hati memiliki kekuatan dan kualitas tulang yang lebih rendah, dan berisiko besar patah tulang dan osteoporosis.

Riset ini mengindikasikan semakin banyak timbunan lemak di perut, semakin rapuh kekuatan tulang pada seorang pria.  Secara keseluruhan, timnya memprediksi bahwa risiko pria obesitas dengan perut buncit terkena osteoporosis dan patah tulang 25% lebih tinggi daripada mereka yang perutnya tidak buncit.  Selain itu, ada hubungan kuat antara besarnya massa otot dan meningkatnya kekuatan tulang. Sedangkan indeks massa tubuh (BMI) tidak berkaitan dengan kekuatan tulang.

Bentuk tubuh yang cenderung gemuk bisa jadi dipengaruhi faktor genetika atau keturunan. Hal ini justru menjadi alasan bagi seseorang untuk tidak perlu lagi menambah berat badan, sehingga perut buncit dapat dihindari. Ada beberapa bentuk aktivitas yang menjadi solusi bagi mereka yang punya kecenderungan gemuk. Latihan fisik seperti jalan cepat dan aerobik bisa menjadi olahraga yang baik untuk kekuatan tulang. Selain itu angkat beban dan naik turun tangga juga dapat bermanfaat.