Penyebab Terjadinya Masalah Kesuburan Pada Perempuan

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyebab Terjadinya Masalah Kesuburan Pada Perempuan

PROGRAM HAMIL SEHAT

HERBAL, ALAMI, AMAN UNTUK RAHIM, MEMPERBAIK DNA BAYI, HALAL, IJIN BADAN POM, SERTIFIKAT TINGKAT DUNIA

KLIK TerapiJanin.com

Sekitar 40 persen ketidakmampuan pasangan untuk memiliki keturunan disebabkan oleh pihak istri. Sementara, hanya 20 persen yang disebabkan ketidakmampuan suami. Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria.

Tingkat kesuburan seorang wanita dapat dilihat dari ada tidaknya produksi sel telur dalam tubuh. Seorang wanita dikatakan subur jika ia mampu memproduksi sel telur sebulan sekali, mematangkan telur, dan mengeluarkan telur yang masih setengah matang dari indung telur. Pematangan sel telur dan keluarnya sel telur dari indungnya merupakan kerjasama dari otak, indung telur, dan kelenjar buntu di otak yang disebut sebagai hipofisis.

Hipofisis mengeluarkan hormone gonadoptropin yang terdiri dari hormon FSH (follicle stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone). Hormon FSH memiliki fungsi mempercepat pematangan telur, sedangkan LH menyempurnakan proses pematangan telur hingga dapat mendekati permukaan indung telur untuk dilepas. Jika tidak terjadi pembuahan dalam waktu 24 jam, sel telur ini akan mati.

Penyebab Terjadinya Masalah-Masalah Kesuburan pada Perempuan

• Sumbatan pada saluran telur

Sumbatan saluran telur disebabkan antara lain adanya perlengketan pada sekitar saluran telur, hal ini sebagai akibat dari pernah terkena IMS dan radang panggul sehingga menghambat pertemuan sel telur dengan sperma.

• Endometriosis

Yaitu sel selaput lendir rahim yang tumbuh pada tempat yang tidak semestinya, yaitu di indung telur. Hal ini dapat menimbulkan perlengketan pada sekitar saluran telur atau pada organ reproduksi lainnya.

• Kelainan Hormon

Kekurangan hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan (ovulasi). Kelainan kelenjar hipotalamus-pituitari juga dapat menyebabkan anomali hormonal yang menghalangi ovulasi.

• Tumor Pituitari

Tumor yang biasanya jinak ini dapat merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari yang membuat siklus menstruasi terhenti pada wanita atau produksi sperma menurun pada pria.

• Olahraga Terlalu Keras

Peneliti menemukan bahwa wanita yang berolahraga setiap hari memiliki risiko 3,5 kali lebih besar mengalami gangguan kesuburan. Atlet dan perempuan yang ingin menurunkan berat badan biasanya masuk kategori perempuan yang berolahraga keras. Namun hasil tersebut jangan membuat Anda mengurungkan diri untuk berolahraga karena tetap saja olahraga mempunyai banyak manfaat asal dilakukan sesuai porsinya.

• Kelainan lendir leher rahim terlalu pekat, yang dapat menghambat laju gerakan sperma terlalu asam, yang dapat mematikan sperma.

• Kelainan Kelenjar Tiroid

Kelainan ini menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang mengacaukan siklus menstruasi.

• Berat Badan Tidak Seimbang

Berat badan yang tidak seimbang dapat mengganggu kesuburan perempuan, karena tubuh memerlukan 17% dari lemak tubuh di awal masa siklus haid, dan 22% di sepanjang siklus haid. Lemak tubuh mengandung enzim aromatase yang dibutuhkan untuk memproduksi hormon estrogen. Jadi, jika persediaan lemak dalam tubuh tidak memadai, akan memberikan andil besar terhadap ketidaksuburan.

• Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

Sindroma ini ditandai banyaknya kista ovarium dan produksi androgen (hormon laki-laki) berlebihan, terutama testosteron. Akibatnya, sel telur sulit matang dan terjebak di folikel (tidak ovulasi).

• Menopause Prematur

Menopause prematur terjadi bila wanita berhenti menstruasi dan folikel ovariumnya menyusut sebelum usia 40 tahun. Kelainan imunitas, radioterapi, kemoterapi dan merokok dapat memicu kelainan ini.

• Merokok

Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah atau kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.

• Faktor Usia

Pada wanita, begitu masuk usia 35 tahun, kesuburan akan menurun dan semakin menurun drastis di usia 37 tahun sampai akhirnya masuk ke masa menopause di atas 40-45 tahunan. Cadangan sel telur akan terus berkurang setup kali wanita mengalami menstruasi dan lama-kelamaan akan habis saat menopouse. Sebaliknya, usia tidak membatasi tingkat kesuburan pria dimana “pabrik sperma” akan terus memproduksi sel-sel sperma selama anatominya normal.

• Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia)

Prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Bila seorang wanita banyak mengeluarkan ASI meskipun tidak sedang menyusui, kemungkinan dia menderita hiperprolaktinemia.

• Gaya Hidup

Gaya hidup ternyata pegang peran besar dalam menyumbang angka kejadian infertilitas, yakni sebesar 15-20%. Gaya hidup yang serbacepat dan kompetitif dewasa ini rentan membuat seseorang terkena stres. Padahal kondisi jiwa yang penuh gejolak bisa menyebabkan gangguan ovulasi, gangguan spermatogenesis, spasme tuba fallopi, dan menurunnya frekuensi hubungan suami istri

• Kelainan Mulut Rahim

Normalnya, mulut rahim mengarah ke depan (antefleksi), sehingga berhadapan langsung dengan dinding belakang vagina. Kondisi inilah yang memungkinkan spermatozoa sampai ke dalam saluran mulut rahim yang menghubungkan antara vagina dan rongga rahim. Penyimpangan dari posisi normalnya, seperti retrofleksi (posisi rahim menghadap ke belakang), bisa menghambat terjadinya kehamilan.

• Tumor Rahim (Uterine Fibroids)

Tumor jinak di dinding rahim ini sering dijumpai pada wanita usia 30-40 tahun. Tumor ini dapat menyebabkan infertilitas bila menghalangi tuba falopi dan perlekatan telur yang sudah dibuahi di dinding rahim.

Faktor Risiko Terjadinya Masalah-Masalah Kesuburan pada Perempuan

Wanita memiliki faktor risiko mengalami gangguan kesuburan selain karena faktor hormonal maupun gangguan reproduksi, seperti:

• Merokok

Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah atau kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.

• Kegemukan

Keadaan berat tubuh yang berlebih terjadi peningkatan hormon estrogen yang akan berpengaruh pada siklus haid, misalnya haid tidak lancar. Selain itu lemak tubuh yang berlebihan dapat menekan organ-organ dalam tubuh sehingga mempersulit kerja organ reproduksi. Meskipun disinyalir ketidakteraturan menstruasi bukan jaminan sukar mendapatkan anak, tetapi masalah tersebut akan mempersulit menentukan hari subur bagi wanita.

• Lingkungan hidup

secara tidak langsung lingkungan di mana seseorang tinggal dapat memengaruhi ketidaksuburan seorang wanita maupun pria. Misalnya polusi udara yang mengandung partikel-partikel kimia bila dihisap secara terus-menerus, setiap hari bahkan dalam jangka panjang akan berpengaruh pada kualitas sel telur maupun sel sperma. Polusi dari sampah, debu jalanan, resapan limbah pabrik yang mencemari lingkungan, semua dapat menimbulkan bakteri yang dapat menjadi masalah terhadap kesuburan.

• Stres

Masalah psikis cukup berpengaruh terhadap kesuburan, baik dialami pria (suami) maupun wanita (istri). Kecemasan yang dialami secara berkepan- jangan, ketegangan urat saraf, masalah-masalah intern keluarga dan di luar keluarga bila terus- menerus terjadi akan memiliki risiko terhadap kesuburan. Bila ini terjadi pada wanita biasanya akan berpengaruh pada siklus haid, tak ada gairah untuk melakukan hubungan dan bahkan sampai pada  terjadi gangguan ovulasi. Juga bila masalah psikis ini dialami pria yang bersangkutan dapat mengalami gangguan ereksi, gangguan pada sel sperma, misalnya kualitas sperma yang kurang baik, dan sebagainya.

• Gizi Buruk

Idealnya makanan yang dikonsumsi harus seim bang, artinya terpenuhi unsur karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin, dengan porsi yang cukup. Apabila makanan kurang memenuhi syarat juga akan berisiko terhadap kesuburan yang bisa di- sebabkan dari pihak istri maupun suami. Gizi yang baik tidak selalu harus dari bahan-bahan makanan yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti sayur-sayuran, buah-buahan. Makanan- makanan tertentu yang dapat menunjang kesuburan perlu dikonsumsi secara teratur, misalnya makanan yang banyak mengandung vitamin E dan C. Menu- menu makanan berganti-ganti setiap hari sangat dianjurkan, supaya kecukupan akan gizi terpenuhi.

Pencegahan Terjadinya Masalah-Masalah Kesuburan pada Perempuan

Berikut cara-cara untuk meningkatkan kesuburan pada perempuan:

• Diet

Diet sehat akan membantu meningkatkan kesuburan wanita. Umumnya memang kegemukan membuat hormon terpengaruh, sehingga kesuburan wanita menurun. Membantu menurunkan berat badan ini bisa dengan memperbanyak asupan buah dan sayuran.

• Menjaga berat badan ideal

Disarankan agar wanita selalu memiliki berat badan ideal untuk meningkatkan kesuburannya. Pastikan body mass index Anda sesuai dengan berat badan ideal. Disebutkan bahwa seringkali wanita yang mengalami problem belum hamil adalah mereka yang mengalami kelebihan berat badan.

• Stres pekerjaan

Stres pekerjaan sangat berpengaruh pada kondisi kesuburan. Apabila Anda tak juga segera hamil, maka hal ini mungkin yang mempengaruhi kondisi Anda.

• Folic acid

Bila Anda merencanakan kehamilan, maka disarankan agar Anda memperbanyak asupan makanan yang mengandung folic acid. Kekurangan folic acid dapat membuat tingkat kesuburan menurun.

• Berolahraga

Olahraga adalah kunci dari segala hal yang berhubungan dengan kesehatan serta kesuburan. Rutin melakukan olahraga seperti yoga dan jogging saja akan membantu menyeimbangkan hormon dan kesuburan. Disarankan agar wanita rajin berolahraga minimal 30 menit setiap harinya.

• Gaya hidup sehat

Kebiasaan buruk merokok, minum minuman beralkohol sangat berpengaruh pada sistem reproduksi. Membuat hormon tidak seimbang, kebiasaan ini juga membuat banyak wanita lama hamil. Masih ingat juga kan peringatan di bungkus rokok yang menyertakan info bahwa rokok dapat menyebabkan impotensi dan mempengaruhi kesuburan?

• Faktor emosi

Emosi manusia sangat berpengaruh juga terhadap kondisi tubuh dan kesehatan. Saat emosinya stabil, umumnya wanita akan memiliki tingkat kesuburan tinggi, kulit yang indah dan bersinar, serta kesehatan yang selalu fit.

• Jauhi rokok, narkoba dan minum minuman keras

Wanita yang merokok, narkoba, dan minuman beralkohol bisa menurunkan jumlah sperma dan meningkatkan sperma yang abnormal.

• Makan lebih banyak minyak ikan**

Kandungan Omega 3 yang banyak dimiliki minyak ikan dapat mengurangi risiko keguguran dan meningkatkan kualitas sperma. Ahli Gizi Marilyn Glenville mengatakan: Ini lemak esensial yang sangat penting untuk fungsi hormon sehat, tetapi banyak dari kita kurang mengetahuinya.

• Minum lebih banyak susu

Minumlah setidaknya satu gelas susu setiap hari agar bisa mengurangi risiko infertilitas. Menurut penelitian Harvard University di Amerika, lemak dari susu membantu ovarium atau indung telur bekerja dengan baik.

• Minum Multivitamin

Hasil penelitian dari Rumah sakit Royal Free Hospital, London menunjukkan bahwa wanita yang kondisi tubuhnya sehat, membuat kesuburannya juga baik. Dengan mengonsumsi nutrisi penting seperti Asam Folat, Vitamin B12, dan Selenium bisa membantu meningkatkan kesehatan sekaligus kesuburan wanita.

• Jauhi kafein

Selama program memiliki anak, meminum secangkir kopi setiap hari dapat mengurangi kesempatan Anda untuk hamil. Para ahli mengatakan, kafein dapat mengurangi aktivitas otot-otot Tuba Fallopii, yang membawa telur dari ovarium.

• Perbanyak minum air putih

Jika Anda tidak minum cukup air, sistem reproduksi akan kehilangan energi yang menyebabkan organ vital yang seharusnya kita butuhkan. Air mineral bisa membuat suplai darah ke otak lancar, yang artinya bisa memperkuat lapisan rahim karena jika Anda dehidrasi, cairan serviks akan lebih lamban.

• Lakukan hubungan

Untuk mendapatkan anak, disarankan bagi pasangan melakukan hubungan minimal seminggu sekali. Hubungan membuat sperma sehat. Kualitasnya akan jauh berbeda jika disimpan dalam tubuh selama lebih dari tiga hari

PROGRAM HAMIL SEHAT

HERBAL, ALAMI, AMAN UNTUK RAHIM, MEMPERBAIK DNA BAYI, HALAL, IJIN BADAN POM, SERTIFIKAT TINGKAT DUNIA

KLIK TerapiJanin.com

Artikel Terkait Penyebab Terjadinya Masalah Kesuburan Pada Perempuan: