Penyebab Paru-Paru Basah

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyebab Paru Paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan suatu penyakit akibat infeksi yang menyebabkan organ paru-paru meradang. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti misalnya infectious pneumonia(disebabkan oleh infeksi viral, bakteri, atau fungal), aspiration pneumonia (disebabkan karena organ pernafasan yang terisi air dalam jumlah yang overload atau tenggelam), allergic pneumonia (disebabkan oleh alergi terhadap hal-hal tertentu), dan chemical pnemonia (disebabkan oleh menghirup zat-zat kimia berbahaya).

Pneumonia merupakan penyakit yang bisa diderita masyarakat dari seluruh golongan umur. Dalam beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, pasien penderita pneumonia akut meninggal dunia akibat terlambat penanganan. Pneumonia juga mudah menular. Ada beberapa faktor risiko penularan infeksi pneumonia. Di antaranya adalah kekebalan tubuh lemah. Mereka yang daya tahan tubuhnya sedang tidak baik akan mudah tertular penyakit bila di lingkungannya ada penderita.

Kebanyakan jenis Paru-paru basah dapat ditularkan dengan cara yang sama seperti halnya pada influenza atau flu biasa. Bahkan, virus yang sama yang biasanya menyebabkan pilek dan flu juga dapat menyebabkan Paru-paru basah. Jika menginfeksi tenggorokan, sinus, dan saluran pernapasan bagian atas, virus dapat menyebabkan pilek. Jika mencapai paru-paru, maka bisa  menyebabkan Paru-paru basah.

Penyebab Paru-paru basah

Ada lebih dari seratus jenis mikroorganisme dapat menyebabkan pneumonia, namun hanya sedikit yang bertanggung jawab menjadi penyebab pneumonia pada banyak kasus penyakit pneumonia. Penyebab paling umum penyakit pneumonia adalah virus dan bakteri sedangkan penyebab kurang umum pneumonia adalah jamur dan parasit. Pneumonia muncul ketika bakteri, virus, dan faktor-faktor lain tersebut di atas terhirup oleh saluran pernafasan kita. Apalagi jika didukung oleh lingkungan yang sedang tidak sehat. Resiko terkena pneumonia juga akan menjadi semakin besar ketika kita berada di dekat penderita. Pneumonia juga bisa menyebabkan kematian mengingat pneumonia merupakan salah satu jenis penyakit yang berbahaya.

Virus menyerang sel yang ada di dalam tubuh hanya untuk bereproduksi. Biasanya, virus masuk paru-paru ketika seseorang menghirup udara melalui mulut dan hidung yang mengandung virus. Setelah berada di dalam paru-paru, virus menyerang sel-sel yang melapisi saluran udara dan alveoli. Invasi virus ini menyebabkan kematian sel, baik ketika virus langsung membunuh sel, atau melalui apoptosis sel yang dikendalikan untuk menghancurkan diri.

Virus RSV (RSV) adalah penyebab paling umum paru-paru basah pada bayi dan anak-anak. Biasanya bukan merupakan penyakit yang mengancam kehidupan, meskipun pada beberapa individu dapat berdampak serius. Virus yang biasanya menyebabkan sekitar setengah dari semua kasus Paru-paru basah.

Bakteri biasanya masuk ke dalam paru-paru ketika seseorang menghirup dara, tetapi juga bakteri juga bisa masuk ke dalam paru-paru melalui aliran darah bila ada infeksi di bagian lain dari tubuh. Banyak bakteri hidup di bagian saluran pernapasan atas, seperti hidung, mulut dan sinus, dan dapat dengan mudah terhirup ke dalam alveoli.

Bakteri yang hidup secara permanen di tenggorokan pada banyak orang, yang lebih parah bisa menyebabkan paru-paru basah. Biasanya, karena sistem kekebalan tubuh yang menurun . Jika seseorang dilemahkan oleh virus tenggorokan, maka bakteri ini bisa masukke bawah ke dalam saluran pernapasan. Paru-paru basah paling sering disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumococcus).

Pneumonia yang disebabkan oleh jamur sebenarnya jarang terjadi, namun hal ini bisa terjadi pada orang yang punya masalah terhadap kekebalan tubuh, seberti penderita AIDS misalnya. Patofisiologi pneumonia yang disebabkan oleh jamur adalah mirip dengan pneumonia bakteri. Jamur penyebab pneumonia disebabkan oleh Histoplasma capsulatum, blastomyces, Cryptococcus neoformans, Pneumocystis jiroveci, dan Coccidoide immitis.

Berbagai parasit dapat mempengaruhi paru-paru. Parasit ini biasanya memasuki tubuh melalui kulit atau melalui mulut. Setelah masuk, mereka melakukan perjalanan ke paru-paru, biasanya melalui darah. Parasit ini biasanya membuat kombinasi kerusakan, yaitu kerusakan seluler dan respon imun sehingga menyebabkan gangguan transportasi oksigen.

Gejala Paru Paru Basah

Gejala paru paru basah Pada awalnya akan batuk, namun pada tahap awal mungkin akan batuk kering saja, dan selanjutnya akan berkembang ke tahap batuk yang berdahak. Di sertai rasa Mual, ingin muntah, dan rasa nyeri pada otot otot di dalam tubuh bernapaspun cenderung terasa sesak.

Berikut Gejala Paru Paru Basah
Terdapat darah di dalam dahak saat batuk
Kulit terlihat kebiru biruan
Terjadi demam yang tinggi
Terasa Sulit saat bernapas
Mengurangi mental, sehingga kita terkadang merasa kebingungan
Denyut jantuk berdetak dengan cepat
Berat badan terus melakukan penurunan

Pencegahan Paru Paru Basah

  • Olahraga
    - Berhentilah merokok
    - Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
    - Mengusahakan sirkulasi udara yang baik di tempat tinggal maupun ruang kerja
    - Hindari rokok dan penderita batuk
    - Makanlah dengan gizi seimbang
    - Lakukan imunasi, terutama untuk anak. Vaksin Hb sudah banyak dipakai untuk menangkal pneumonia.