Penyebab Menurunnya Kualitas Ereksi

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyebab Menurunnya Kualitas Ereksi

Kemampuan seksual pria identik dengan ereksi. Begitu pentingnya kemampuan ini, sehingga banyak hal harus dijaga dan diperhatikan oleh para pria. Testosteron adalah hormon yang dihasilkan dari testis pria dan indung telur perempuan. Pada pria, testosteron penting dalam pengembangan jaringan reproduksi pria seperti testis dan prostat. Hormon ini juga meningkatkan karakteristik seksual pria seperti pembesaran otot, massa tulang dan pertumbuhan rambut tubuh.

Ereksi merupakan syarat utama agar seorang pria dapat menikmati seks. Ereksi hanya dapat terjadi apabila pasokan darah ke penis cukup. Makin banyak aliran darah masuk penis, akan makin kuat ereksinya. Karena itu, gagalnya ereksi terjadi karena penis tidak terisi darah secara memadai.

Testoteron rendah dapat menyebabkan berkurangnya minat seksual, kesulitan mencapai orgasme dan berkurangnya sensitivitas kelamin. Tak hanya itu, testoteron rendah juga dapat menyebabkan kekurangan energi, mengurangi vitalitas, kelelahan, stamina atau kinerja otot berkurang, depresi atau menurunkan suasana hati dan peningkatan lemak perut.

Menurut para ahli, faktor usia juga berpengaruh dalam menentukan volume semen dan kualitas sperma seorang pria. Impotensi atau disfungsi ereksi juga berkaitan dengan usia yang semakin tua; yakni dapat terjadi di usia 40 hingga 70. Suatu penelitian menunjukkan, kejantanan kaum Adam bisa menurun 60 hingga 30 persen.

Kualitas ereksi penis dipengaruhi oleh faktor fisik misalanya gangguan atau penyakit tertentu seperti diabetes dan efek samping obat tertentu.

Ada juga faktor psikis misalnya kejenuhan terhadap pasangan. Jadi tergantung faktor penyebab itu, sehingga pada usia berapapun dapat terjadi gangguan ereksi. Tetapi pada umumnya pada usia pertengahan, kualitas ereksi menurun, antara lain karena munculnya penyebab seperti di atas.

Berikut ini beberapa hal yang bisa memengaruhi kemunduran seksual pria:

  • Hipertensi

    • Tekanan darah tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku, sehingga lama kelamaan lumen pembuluh akan menyempit. Kejadian ini tidak hanya di bagian pembuluh jantung atau otak, melainkan juga di bagian genital. Akibatnya, aliran darah ke genital berkurang. Gangguan ereksi pun sangat mungkin terjadi.
  • Merokok

    • Selain bisa memicu kanker paru, juga menyempitkan pembuluh darah.
  • Penyakit infeksi

    • Infeksi kronis seperti TBC, HIV, hepatitis mengakibatkan kemunduran kerja neurotransmitter dan penurunan kadar estrogen yang kemudian menimbulkan turunnya libido.
  • Diabetes

    • Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan merusak saraf, termasuk pembuluh darah ke daerah reproduksi. Inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ereksi.
  • Kadar kolesterol tinggi

    • Kolesterol yang terus-menerus tertimbun dalam pembuluh darah menyebabkan mengerasnya dan menyempitnya pembuluh darah. Penyempitan pada penis menyebabkan terjadinya kesulitan ereksi.
  • Gangguan saraf

    • Parkinson, kencing manis, stroke, bisa menyebabkan menurunnya fungsi saraf. Akibatnya, aktivitas neurotransmitter berkurang dan menurunkan rangsang saraf. Terjadilah gangguan ereksi.
  • Usia

    • Pria usia lanjut biasanya mengalami keadaan yang disebut andropause. Ini adalah masa di mana produksi testosteron berkurang. Pria lanjut usia mengalami penurunan volume dan kualitas sperma. Studi menunjukkan disfungsi ereksi (ED) atau impotensi kerap dikaitkan dengan penurunan kemampuan seks hingga 60%. Fungsi urin pria juga mengalami penurunan secara bertahap. Studi menunjukkan laki-laki mengalami pelemahan aliran air seni dari waktu ke waktu. Sebab, otot kandung kemihnya melemah. Dalam banyak kasus, pria mengalami pembesaran prostat.
  • Trauma

    • Trauma yang langsung mengenai daerah kemaluan akan merusak korpus kavernosum, saraf, dan pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan gangguan ereksi.
  • Faktor psikis

    • Stres entah karena fisik atau psikis mampu melelahkan mental dan menghambat kerja neurotransmitter, sehingga tidak terjadi rileksasi otot polos. Akibatnya, ereksi terganggu.
  • Obat-obatan

    • Obat perangsang, narkotika, dan beberapa obat penurun tekanan darah bisa mengganggu kemampuan ereksi.