Penyebab Mata Juling

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyebab Mata Juling

Mata juling (strabismus) adalah keadaan di mana mata tidak betul sejajar satu dengan lainnya. Penderita mata juling biasanya memiliki retina yang cenderung mengarah ke pangkal hidung. Hal ini terjadi karena kedua otot mata tidak dapat bekerja sama sewaktu melihat sebuah objek.

Mata juling lebih lazim dialami anak-anak yang mengalami masalah otak seperti Cerebral Palsy, Down Syndrome, hydrocephalus dan radang otak. Saat ini masih menjadi kontroversi mengenai mata malas (ambliopia) sebagai penyebab atau merupakan efek samping dari mata juling. Orang yang mengalami mata juling dan mata malas dikarakteristikkan oleh hilangnya penglihatan sentral dari satu mata yang biasanya mengarah ke estropia.

Penyebab Mata Juling

Penyebab mata juling ada yang tidak diketahui penyebabnya dan ada yang diketahui penyebabnya. Diantaranya adalah:

  • Kelainan dalam otak
  • Kanker mata
  • Kelainan otot atau saraf mata
  • Penyakit sistemis
  • Herediter (keturunanbawaan)
  • Kelainan refraksikacamata
  • Kelainan otot-otot luar bola mata
  • Kelainan-kelainan didalam bola mata
  • Rabun dekat (hiperopia) juga bisa menyebabkan mata bergerak ke dalam
  • Adanya gangguan perbedaan ketajaman penglihatan antara kedua mata; satu mata menderita katarak
  • Stroke, yakni pecahnya pembuluh darah di otak, sehingga bagian otak yang mengendalikan pergerakan mata menjadi terganggu

Tanda dan Gejala Mata Juling

Tanda dan gejala utama ialah

  • kedudukan mata yang tidak samasejajar
  • Bayi normal yang baru lahir biasanya juling disebabkan penglihatan yang belum matang dan masalah ini hilang setelah bayi semakin membesar.

Untuk mata juling yang disebabkan faktor bawaan (congenital) dan kelainan otot atau saraf mata bisa terlihat sejak anak berusia 6 bulan. Hal ini bisa kita lihat dengan memperhatikan saat si kecil melirik, bola matanya tidak akan sampai ke ujung. Itu terjadi karena mata tidak bisa bergerak ke segala arah dengan leluasa. Sedangkan bila julingnya bukan bawaan sejak lahir akan muncul sendiri setelah anak berusia 6 bulan.