Penyebab Hidrokel

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyebab Hidrokel

Hidrokel atau hydroceles adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis yang menyebabkan skrotum (kantong zakar) menjadi bengkak. Secara normal, hidrokel akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan setelah bayi lahir.

Hidrokel umumnya berbentuk bulat atau benjolan yang bersifat tegas dan kenyal serta bertransiluminasi. Seringkali terjadi di salah satu atau kedua skrotum.

Jika dibiarkan, hidrokel yang cukup besar mudah mengalami trauma dan hidrokel permagna bisa menekan pembuluh darah yang menuju ke testis sehingga menimbulkan atrofi testis.

Penyebab hidrokel

Hidrokel pada bayi baru lahir disebabkan oleh:

  • Prosesus vaginalis belum tertutup sempurna sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis.
  • Sistem limfatik di daerah skrotum belum sempurna dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

Tindakan untuk mengatasi cairan hidrokel adalah dengan aspirasi dan operasi. Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan karena selain angka kekambuhannya tinggi, kadang kala dapat menimbulkan penyulit berupa infeksi.

Hidrokel dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan kapan terjadinya yaitu hidrokel primer dan hidrokel sekunder (didapat).

  • Hidrokel primer

Hidrokel primer terlihat pada anak akibat kegagalan penutupan prosesus vaginalis. Prosesus vaginalis adalah suatu divertikulum peritoneum embrionik yang melintasi kanalis inguinalis dan membentuk tunika vaginalis. Hidrokel jenis ini tidak diperlukan terapi karena dengan sendirinya rongga ini akan menutup dan cairan dalam tunika akan diabsorpsi.

  • Hidrokel sekunder

Pada orang dewasa, hidrokel sekunder cenderung berkembang lambat dalam suatu masa dan dianggap sekunder terhadap obstruksi aliran keluar limfe. Dapat disebabkan oleh kelainan testis atau epididimis. Keadaan ini dapat karena radang atau karena suatu proses neoplastik. Radang lapisan mesotel dan tunika vaginalis menyebabkan terjadinya produksi cairan berlebihan yang tidak dapat dibuang keluar dalam jumlah yang cukup oleh saluran limfe dalam lapisan luar tunika.

Menurut letak kantong hidrokel terhadap testis terbagi menjadi tiga, yaitu:

-Hidrokel testis

Hidrokel testis adalah hidrokel yang mengelilingi testis sehingga tidak dapat diraba, besar kantong hidrokel tidak mengalami perubahan.

  • Hidrokel funikulus

Hidrokel funikulus adalah kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak sebelah kranial dari testis, pada palpasi testis dapat diraba.

  • Hidrokel komunikan

Merupakan hidrokel yang terjadi karena adanya faktorpenyebab lain, bukan dari daerah tunika vaginalis itu sendiri. Ada hubungan dengan rongga perut, bisa membesar dan biasanya lebih cepat dan harus di operasi. Jenis ini biasanya terjadi kongenital dimana terjadi akibat adanya kegagalan penutupan saluran tempat turunnya testis dari rongga perut ke dalam skrotum. Cairan peritoneum mengalir melalui saluran yang terbuka tersebut dan terperangkap di dalam skrotum sehingga skrotum membengkak.

Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu sampai anak mencapai usia satu tahun, dengan harapan setelah prosesus vaginalis menutup, hidrokel akan sembuh sendiri. Tetapi, jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar, perlu dilakukan tindakan. Tindakan untuk mengatasi cairan hidrokel adalah dengan aspirasi dan operasi.

Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan. Sebab, selain angka kekambuhannya tinggi, kadangkala dapat menimbulkan penyulit berupa infeksi dan terjadinya kembali hidrokel pada usia selanjutnya sedangkan untuk indikasi operasi hidrokel adalah dilihat dari kondisi perkembangan hidrokel yang semakin membesar dan dikhawatirkan menekan pembuluh darah dan menganggu perkembangan aktivitas sehari hari.