Penyebab Ejakulasi Dini

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan suatu ketidakmampuan seseorang saat menahan ejakulasi, bahkan kehilangan kendali untuk mencapai klimaks bersama dengan pasangannya. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Meskipun penyebab medis yang tepat masih belum jelas diketahui, tapi yang pasti, kita tahu bahwa refleks ejakulasi adalah sesuatu yang bisa dilatih dan dikendalikan.

Ejakulasi dini ditandai dengan suatu ketidakmampuan dalam menahan desakan terjadinya ejakulasi ketika mendapatkan rangsangan seksual. Para ahli mengatakan bahwa rendahnya daya tahan tubuh ini ada kaitannya dengan lemahnya fungsi saraf parasimpatis di satu sisi,dan di sisi lain adalah menguatnya fungsi simpatis tubuh.

Ejakulasi dini tidak ada hubungannya dengan kesuburan. Jadi, kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina.Tetapi, pada ejakulasi dini berat, yaitu ejakulasi terjadi di luar vagina, maka kehamilan tidak terjadi.

Umumnya banyak kaum lelaki yang sudah mengalami ejakulasi dini, namun ia sendiri tidak menyadari bahwa dirinya mengalami ejakulasi dini sebagai bentuk dari gangguan fungsi seksual yang perlu terapi tertentu untuk mengatasinya. Biasanya semua itu dimulai dengan respon pasangan, atau juga kesadaran sendiri ada yang berbeda, yakni klimaks dalam hubungan intim jarang dicapai bersama-sama.

Berdasarkan tingkat atau level parah tidaknya, sebagai berikut:

  • Ejakulasi Dini Tingkat Ringan

    • Jika terjadi ejakulasi setelah hubungan seksual berlangsung dalam beberapa kali gesekan yang singkat, mungkin di bawah 2-3 menit.
  • Ejakulasi Dini Tingkat Sedang<

    • Jika ejakulasi tiba-tiba terjadi tanpa bisa dikendalikan sesaat setelah penis masuk ke liang senggama dalam hanya terjadi beberapa kali gesekan singkat. Ini terjadi selain karena seseorang mengalami dorongan kuat dalam hubungan intim, juga karena masalah penyakit tertentu (psikis dan non psikis).
  • Ejakulasi Dini Tingkat Berat

    • Ejakulasi langsung terjadi otomatis saat Mr.P menyentuh sedikit saja liang senggama wanita bagian luar, bahkan belum masuk sudah keluar.

Penyebab Ejakulasi Dini

Faktor-faktor berikut dapat menjadi penyebab atau pemicu ejakulasi dini :

  • Faktor gen

    • Keseluruhan sistem saraf dan organ-organ seksual di dalam tubuh memiliki tujuan utama ketika melakukan aktifitas seks, tujuan itu adalah reproduksi atau berkembang biak. Ejakulasi dini adalah fungsi tubuh yang bekerja sangat optimal menjalankan tujuan reproduksi tersebut. Gen di dalam tubuh ingin memastikan anda melakukannya dengan seefisien mungkin, membuat anda klimaks dengan cepat.
  • Rendahnya hormon Dopamin

    • Rendahnya hormon Dopamin dalam otak juga bisa melemahkan fungsi hipofisis-testis dan fungsi tiroid. Akibatnya seseorang akan mengalami defisiensi testosteron, kehilangan kejantanan, dan kehilangan rasa percaya diri. Ini juga penyebab seseorang mengalami masalah ejakulasi dini.
  • Masturbasi

    • Masturbasi yang salah menyebabkan anda menderita ejakulasi dini. Saat masih muda banyak pria yang melakukan masturbasi untuk mendapatkan kenikmatan orgasme dengan cepat. Melakukan masturbasi dengan terburu-buru menyebabkan respon saraf menjadi terbiasa bergerak cepat ketika menerima stimulasi seksual. Sehingga saat berhubungan intim dengan wanita, respon saraf bekerja cepat merespon rangsangan dan memerintahkan tubuh secepatnya klimaks.
  • Terlalu bergairah sebabkan ejakulasi dini

    • Gairah dan stimulasi seks yang terlalu banyak membuat anda tidak mampu mengontrol desakan ejakulasi yang terjadi.
  • Kurang Pengalaman

    • Hal ini paling sering dialami oleh pria yang masih remaja atau bahkan pada pria dewasa yang masih kurang pengalaman dalam urusan seks. Resiko ini berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang respon seksual laki-laki dan perempuan, dan kebanyakan orang-orang ini memiliki masalah psikologis (seperti rasa takut, rasa bersalah, dan kecemasan) yang sangat tinggi ketika melakukan aktivitas seksual.
  • Sensitivitas

    • Beberapa pria memiliki tubuh yang sangat sensitif. Friksi atau gesekan yang terjadi saat berhubungan menimbulkan sensasi yang luar biasa yang menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini.
  • Kurangnya hormon serotonin

    • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa serotonin, sebuah zat alami yang dihasilkan saraf berperan aktif dalam proses ejakulasi. Sebuah studi menunjukkan bahwa kadar serotonin yang tinggi di otak akan memperlambat waktu untuk ejakulasi, sementara kurangnya serotonin membuat seorang pria menderita ejakulasi dini.
    • Menderita disfungsi ereksi (impoten). Pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi mengalami kesulitan mendapatkan ereksi yang keras ketika berhubungan. Sadar akan situasinya membuat mereka melakukan seks dengan terburu-buru karena takut ereksi bisa hilang.
  • Faktor perilaku

    • Punya masalah dengan pasangan bisa membuat pria mengalami ejakulasi prematur. Ketika sedang ditekan atau merasa khawatir tentang kondisi hubungannya dengan pasangannya, maka hampir sepanjang waktu kinerja seksualnya bekerja dengan sangat tergesa-gesa, mengakibatkan ejakulasi yang terlalu cepat (dini).
  • Konsumsi obat tertentu

    • Obat-obat tertentu, seperti obat flu yang mengandung efedrin pseudo, juga menyebabkan ejakulasi dini. Dalam kasus ini, yang terbaik adalah berkonsultasi secara terbuka dengan dokter.
  • Penyakit fisik penyebab ejakulasi dini

    • Beberapa penyakit fisik, seperti infeksi prostat, juga diketahui dapat menyebabkan ejakulasi dini. Dalam kasus lain, gangguan seks ini juga bisa disebabkan oleh cedera fisik yang mempengaruhi sistem saraf.

Tips mengatasi ejakulasi dini

Berikut beberapa tips bagi pria yang mengalami ejakulasi dini

  • Bercinta di pagi hari

    • Melakukan kegiatan seksual dengan pasangan di pagi hari menjadi salah satu cara dalam mengatasi masalah ejakulasi dini pada pria. Seks di pagi hari identik dengan seks yang buru-buru karena pasangan diburu waktu untuk melakukan pekerjaan. Pria juga akan tampil lebih prima karena telah beristirahat semalaman, sehingga bisa lebih fokus.
  • Latihan Kegel

    • Latihan fisik ini dapat memperkuat pubococcygeus atau otot PC. Melatih otot PC dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi Anda.
  • Latihan nafas

    • Setiap organ tubuh membutuhkan energi penuh untuk melakukan tugasnya masing-masing. Dalam hal ini, organ reproduksi juga membutuhkan energi untuk bekerja. Mengambil napas dalam akan membantu menekan respon ejakulasi sehingga Anda dapat bercinta lebih lama.
  • Menjaga kesehatan tubuh

    • Memiliki tubuh yang sehat tentu saja akan memberikan daya tahan yang tinggi saat melakukan kegiatan seksual dengan pasangan. Sehingga nantinya Anda akan menghasilkan performa yang baik saat bercinta dengan pasangan. Untuk itu asupan makanan sehari-hari perlu diperhatikan dengan sangat baik. Perbanyaklah untuk mengonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian, daging merah dan susu. Sayuran dan buah juga sangat baik untuk kebutuhan vitamin Anda. Pilihlah sayuran berwarna merah yang dapat meningkatkan tingkat kesuburan Anda. Pastikan Anda tidak menunda waktu makan Anda sehingga sistem pencernaan Anda tetap sehat.
  • Memilih posisi bercinta yang tepat

    • Ejakulasi dini pada pria biasanya bisa mudah terjadi ketika pada saat melakukan kegiatan seksual dengan pasangan posisi kakinya terbentang satu sama lain. Cobalah untuk melakukan kegiatan seksual dengan posisi kaki yang berdekatan. Selain bisa mengendalikan otot penis Anda dengan lebih baik, posisi ini juga bisa membuat Anda menjadi lebih nyaman.
  • Mencoba posisi seks yang berbeda

    • Hal ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat membuat Anda menemukan bahwa posisi seksual tertentu memberi Anda lebih banyak waktu tanpa klimaks. Disamping itu, pasangan Anda juga memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi posisi seks mana yang disukainya atau tidak disukainya.
  • Melakukan variasi penetrasi

    • Anda bisa mencoba untuk memasukkan penis pada vagina pasangan Anda secara keseluruhan. Sehingga ketika posisi penis sedang keluar masuk, hanya beberapa inci saja jaraknya. Dengan melakukan cara ini, terbukti bisa membantu pria tahan lama dan menghindari masalah ejakulasi.
  • Menggunakan kondom

    • Kondom mengurangi sensasi pada penis, mengurangi overstimulasi. Hindari kondom dengan lubrikan yang memberi sensasi yang berbeda, seperti kesemutan atau sensasi hangat. Pilihlah kondom dengan bahan yang sedikit lebih tebal. Hal ini terbukti bisa membantu pria untuk melakukan hubungan seksual dengan aman dan nyaman dengan pasangan.
  • Berkomunikasi dengan pasangan

    • Komunikasi adalah kunci dalam situasi apapun yang berhubungan dengan pasangan, begitu juga dengan komunikasi dalam seks. Bicaralah dengan pasangan Anda tentang masalah ejakulasi dini yang Anda alami. Terbuka adalah cara terbaik untuk mencari solusi bersama atas kondisi Anda.