Penyebab Arteriovenous Malformations atau AVM Otak

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyebab Arteriovenous Malformations Atau Avm Otak

Arteriovenous Malformations merupakan kelainan pada jalinan pembuluh darah arteri yang berhubungan secara langsung ke pembuluh darah vena, tanpa intervensi kapiler, yang mengakibatkan derasnya aliran (high flow) dan resistensi yang rendah.

Kelainan sirkulasi ini membuat AVM rawan pecah dan bisa menyebabkan pendarahan otak. Perdarahan AVM yang fatal terjadi pada 10% dari pasien dan deficit neurologis terjadi sebesar 25% .

Penyebab AVM otak

Penyebab pasti terjadinya MAV sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Umumnya, MAV disebabkan oleh kelainan kongenital bawaan yang terjadi pada janin sehingga seseorang lahir dengan kelainan tersebut. Tetapi, penyakit ini tidak diturunkan secara herediter (tidak ada diteruskan ke anak ataupun mendapatkannya secara genetis dari faktor keturunan).

Ketika seseorang menderita AVM, terjadi ketidaknormalam, yang menyebabkan melemahnya pembuluh darah. Kondisi ini akan meluas dari waktu ke waktu, hingga akhirnya bisa pecah akibat tingginya tekanan darah dari arteri. Hal ini menyebabkan pendarahan di otak. Peluang pendarahan di otak pasien AVM adalah 1-3 persen setahun. Sedangkan selama lebih dari 15 tahun, peluang pendarahan di otak akibat AVM yang kemudian menyebabkan kerusakan otak dan stroke adalah 25 persen.

Kondisi kejang merupakan dampak jaringan yang error, akibat kekurangan suplai nutrisi dan oksigen. Kejang sendiri akan meningkatkan tekanan tinggi intrakranial dalam otak. Jika tingginya tekanan mengenai batang otak maka nyawa pasien bsia terancam dan tewas.

Tanda dan Gejala AVM otak meliputi:

  • Kejang
  • Seperti mendengar suara mendesing
  • Sakit kepala
  • Kelemahan progresif atau mati rasa
  • Ketika terjadi perdarahan dalam otak, tanda dan gejalanya seperti stroke, antara lain sakit kepala mendadak, kelemahan, kesemutan atau kelumpuhan, penurunan penglihatan , kesulitan berbicara, ketidakmampuan untuk memahami orang lain.

Faktor risiko AVM otak

  • Stres
  • Usia pasien
  • Resiko operasi
  • Hipertensi
  • Aktivitas fisik
  • Benturan kepala
  • Kondisi klinis pasien
  • Morfologi dan lokasi AVM.