Penyakit Stroke

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyakit Stroke

Stroke adalah penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Atau secara ringkasnya penyakit stroke adalah berkurangnya suplai oksigen atau darah ke otak.

Stroke merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan karena hasil akhirnya yang bisa fatal baik meninggal dunia atau cacat tetap. Stroke juga penyebab utama terjadinya cacat pada orang dewasa di dunia pada saat ini dan salah satu penyebab utama kematian, setelah kanker dan penyakit jantung.

Stroke termasuk penyakit multifaktor, biasanya dimulai dari penyakit-penyakit tertentu sebelumnya. Seperti penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan juga penyakit ginjal. Stroke merupakan komplikasi lanjutan dari penyakit-penyakit tersebut. Untuk penyebab langsung stroke sampai saat ini belum diketahui.

Efek stroke berbeda-beda, tergantung pada bagian otak yang mengalami sumbatan atau pecah pembuluh darah tersebut. Sekitar 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis, menurut statistik 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Stroke dibagi menjadi dua jenis:

  • Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik.

    • Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

Penyebab Stroke

Untuk penyebab langsung stroke sampai saat ini belum diketahui. Yang bisa menyebabkan stroke itu sendiri adalah gangguan pada aliran pembuluh darah di otak. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terganggunya aliran darah di otak antara lain, terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah ( stroke iskemik ) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke perdarahan), yang sama – sama dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak.

Gejala Stroke

Gejala stroke antara lain:
- Mendadak mati rasa, kesemutan dan kelemahan pada wajah, tangan, kaki, pada satu sisi tubuh atau seluruh tubuh
- Mendadak kebingungan, lupa mendadak, sulit berbicara ataupun sulit mengerti
- Mendadak muncul masalah penglihatan pada satu atau kedua mata (penglihatan ganda, penglihatan gelap)
- Mendadak kesulitan berjalan, dan kehilangan keseimbangan tubuh
- Mendadak pusing berat tanpa sebab yang jelas

Faktor resiko Stroke

Faktor Resiko Penyakit Stroke ada yang bisa dikendalikan dan ada yang tidak bisa dikendalikan

faktor yang bisa dikendalikan antara lain:
- Penyakit jantung
- Kencing manis
- Merokok
- Alkohol
- Diabetes
- Hiperlipidemia (hiperkolesterol)
- Obesitas
- Penyakit Hipertensi yang tidak terkontrol dengan obat
- Merokok
- Kadar kolesterol darah yang tinggi
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi

faktor yang tidak bisa dikendalikan antara lain:
- Usia
- Jenis Kelamin
- Keturunan
- Stenosis arteri karotis
- Penyakit anemia sel sabit
- Memiliki riwayat fibrilasi atrium
- Riwayat Stroke sebelumnya
- Memiliki riwayat gangguan pembuluh darah
- Memiliki riwayat penyakit jantung (penyakit jantung koroner)
- Memiliki riwayat gangguan pembekuan darah
- Pengguna obat –obatan anti pembekuan darah
- Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang kronis (jangka waktu lama)

Stroke pada umumnya lebih banyak terjadi pada:
- Pria
- Berusia di atas 50 tahun
- Memiliki berat badan berlebih
- Memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes
- Merokok, minum alkohol, dan sering stres
- Kurang olahraga
- Memiliki kadar garam dan lemak tinggi
- Mengonsumsi garam yang tinggi

Pencegahan

Untuk mengurangi risiko stroke harus diawali dengan mengurangi risiko penyakit penyebabnya terlebih dahulu.
Berikut tips untuk menghindari stroke:
- banyak melakukan aktivitas
- menjaga pola makan sehat
- mengurangi camilan tak sehat
- menghindari stres
- menjaga berat badan
- hindari merokok dan alkohol
- berolahraga secara teratur