Penyakit Saraf Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyakit Saraf Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang, khususnya saraf motorik yang mengendalikan otot-otot gerak mati sehingga sinyal-sinyal dari otak ke otot-otot tidak berfungsi.

ALS merupakan penyakit tidak menular, yang menyebabkan perubahan kognitif karena degenerasi otak. Penyakit ini ditandai rasa lemah dan sakit pada otot. Saat makin parah, pasien mengalami masalah pergerakan dan tidak mampu bernafas. Saraf yang diserang adalah saraf motorik yang berfungsi untuk mengantarkan rangsang pada otot untuk melakukan gerakan. Gerakan yang dikontrol oleh saraf motorik, misalnya gerakan memegang benda atau berjalan.

Penyakit ALS bisa menyerang berbagai ras atau etnis, mulai Kaukasia hingga Asia, namun lebih banyak ditemukan pada ras Kaukasia, dengan perbandingan 1,2-4 berbanding 100 ribu. Pada ras lain, angkanya jauh lebih rendah. Harapan hidup pasien ALS adalah 3 sampai 5 tahun. Kegagalan otot-otot pernapasan dalam kebanyakan kasus menjadi penyebab kematian pasien. Mayoritas penderita ALS berusia lebih dari 60 tahun, kebanyakan pasien mengira tanda-tanda ALS adalah tanda-tanda penuaan normal.

*Gejala awalnya pasien menunjukkan gejala kelemahan otot yang ringan. Jika mengenai tungkai maka ketika berjalan tiba-tiba mengalami kram di kaki, atau mendadak jatuh saat berdiri. Bila menyerang lengan maka pasien mengalamii kesulitan saat memakai baju. Tangan susah masuk ke baju. Kesulitan menulis atau saat akan menyalakan kendaraan (motor, mobil) tidak mampu memutar kunci kontak. Serangan ini bisa satu sisi ekstremitas (kanan atau kiri saja), sehingga disebut Monomelic amyotrophy.

Pada umumnya ALS tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak mengurangi kemampuan otak. Fungsi panca indera, usus dan kandung kemih tetap berjalan. Sekitar 25% penderita ALS mengalami kesulitan dalam berbicara. Bicaranya tidak jelas, terbata-bata, atau gagap. Kadang seperti sengau (Bindeng Jawa). Sebagian mengalami gangguan gerakan lidah, sehingga seperti celat atau pelo. Ada yang mengalami gangguan pernapasan (bernapas seperti berat ampek) karena otot din­ding dada terganggu.

Gejala Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Gejala awal ALS adalah menurunnya kekuatan saraf, terutama, tangan dan kaki. ALS akan memengaruhi kemampuan berbicara, menelan hingga bernafasO semua hanya otot gerak. Koordinasi otot-otot di lengan dan kaki tidak dapat dilakukan karena kontrol dari saraf ke otot menghilang sehingga menjadi sering tersandung, terlepas dan jatuhnya barang yang sedang dipegang, kesulitan mengancingkan baju. Saat otot tidak lagi menerima sinyal dari saraf motorik yang mengatur fungsi pergerakan maka otot akan mengecil dan pada akhirnya tidak bisa menopang tubuh secara keseluruhan.

Kontrol terhadap otot-otot di mulut dan tenggorokan juga dapat terpengaruh, suara bicara menjadi parau, kesulitan menelan, kesulitan berbicara, dan kesulitan bernapas. Gejala lain ialah rasa lelah, kram pada ekstremitas, kedutan yang muncul dan berulang pada lokasi otot-otot tertentu, dan juga rasa melemahnya otot-otot tertentu.

Faktor Resiko

Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Faktor risiko yang memperbesar kemungkinan seseorang mengalami ALS adalah:

  • Usia
    ALS paling banyak terjadi pada orang berusia antara 60-69 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan usia yang lebih muda juga dapat terkena penyakti ini.
    - Jenis kelamin
    Sebelum usia 65 tahun, pria memiliki peluang sedikit lebih besar dibandingkan wanita mengalami ALS.
    - Merokok
    Merokok meningkatkan risiko seseorang mengalami ALS hampir dua kali lipat dibandingkan orang yang tidak merokok.
    - Paparan timbal
    Beberapa bukti menunjukkan bahwa paparan timbal di tempat kerja dapat dikaitkan dengan perkembangan ALS.

Penyebab Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Sebagian besar atau sekitar 95% penyebab ALS tidak diketahui. Sisanya disebabkan oleh faktor keturunan, kimia, trauma kepala (olahraga kontak yang mencederai kepala), atau tersengat listrik.

Pencegahan Amyotrhopic Lateral Sclerosis

Menjalankan gaya hidup sehat seperti diet, olahraga, menghindari rokok, konsumsi asupan vitamin dan antioksidan bisa membantu menjauhkan dari resiko ALS.