Penyakit Lemah Jantung

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyakit Lemah Jantung

Jantung lemah adalah suatu keadaan dimana kerja jantung tidak berfungsi secara optimal atau tidak kuat dalam memompa darah dan oksigen. Lemah jantung merupakan kondisi dimana jantung tidak normal akibat menurunnya fungsi jantung dalam memompa darah. Jantung lemah umumnya diderita oleh seseorang yang sebelumnya atau setelah mengalami suatu penyakit atau dalam kondisi memiliki kelainan pada jantung.

Umumnya seseorang dikatakan menderita penyakit lemah jantung apabila kemampuan jantung tak berfungsi sebagaimana normalnya atau kemampuan jantung menurun. Jantung memiliki otot khusus, kemampuan otot ini sangat tergantung dari tekanan darah yang ada di tubuh kita. Jika tekanan darah kita tinggi, maka kerja otot akan semakin besar. Tapi sebaliknya bila otot jantung semakin besar, kemampuannya untuk memompa akan lebih menurun. Untuk itu hindari tekanan darah tinggi, karena lama kelamaan dapat membuat jantung kita lemah (ini merupakan salah satu dari banyak akibat jika tekanan darah tinggi atau penyakit hipertensi).

Apabila kekuatan otot jantung sudah lemah sangat sulit diatasi, karena otot jantung mempunyai karakteristik yang berbeda, tidak seperti otot tubuh lainnya. Jadi apabila kita harus mencegahnya kalaupun sudah terjadi, maka kita harus mengoptimalkan keadaan agar kekuatan jantung cukup untuk mengatur pompa. Jadi tentunya ada obat-obatan yang dapat membantu jantung memompa darah agar lebih optimal.

Lemah jantung tidak bermaksud jantung akan berhenti berdenyut secara tiba-tiba, sebaliknya ia akan terjadi secara perlahan-lahan atau dengan cepat selepas serangan jantung atau masalah otot jantung.

Seseorang yang menderita jantung lemah umumnya dapat dikenali dengan beberapa ciri fisiknya akan mudah merasa lelah, batuk-batuk juga sesak napas berat disertai dengan kerja jantung yang sangat cepat atau kencang, gangguan demikian disebut dengan gangguan diastolik.

Gangguan diastolik akan terus berlanjut, apabila tidak segera ditangani yang pada akhirnya akan menyebabkan gangguan sistolik. Gangguan sistolik terjadi akibat arus balik ke jantung tidak dapat terkendali yang akhirnya akan menyebabkan pembengkakan pada kedua tungkai dalam otot jantung.

Hal yang paling fatal, penyakit jantung lemah akhirnya dapat disertai dengan penyakit jantung koroner. Untuk penderita lemah jantung, diutamakan pada pasokan oksigen yang memadai untuk mengendalikan dan mengoptimalkan fungsi sistolik. Untuk mengobati dan mengembalikan fungsi jantung, dipastikan otot-otot jantung mampu memompa darah dan membawa oksigen yang cukup. Selain itu harus diimbangi dengan olahraga ringan sesuai dengan kemampuan jantung untuk membantu kinerja jantung dan otot-otot jantung semakin kuat dan kembali dalam keadaan normal serta disiplin dalam asupan makanan setiap harinya.

Penyebab Penyakit Lemah Jantung

Penyebab penyakit jantung lemah ini antara lain; fungsi jantung rusak, darah tinggi, anemia, kelemahan pengisian jantung, gangguan denyut jantung.

Gejala Penyakit Lemah Jantung

Gejala umum yang paling mudah dikenali adalah lemahnya kondisi fisik, tubuh akan terasa mudah lelah, hingga menyebabkan aktivitas terganggu akibat timbulnya sesak napas, karena jantung terlalu lemah dalam memompa darah dan oksigen. Bahkan dalam melakukan aktivitas ringan dan istirahat pun penderita akan mengalami sesak napas.

*Berikut adalah gejala lemah jantung yang perlu diwaspadai:
Sesak napas
Pusing
Terkadang sering terasa berdebar-debar
Mudah lelah
Batuk yang kronis
Detak jantung yang cepat dan tidak teratur
Nafsu makan menurun
Gangguan pikiran
Akumulasi cairan dan pembengkakan

Berikut beberapa tips sederhana untuk memperkuat kembali jantung yang lemah dan membantu memulihkan kondisi jantung yang tidak normal :

Olahaga ringan
Disarankan untuk melakukan olahraga ringan minimal 30 menit, terutama berolahraga di pagi hari tanpa menggunakan alas kaki dengan berjalan kaki santai, berenang, naik sepeda dll. Olahraga atau latihan senam aerobik juga dapat membantu memperkuat jantung yang lemah dan mengurangi kemungkinan terjadinya arteriosklerosis.

Berhenti merokok
Rokok merupakan bahaya terbesar dari timbulnya suatu penyakit kronis, seperti kolesterol, diabetes, tekanan darah dan penyakit jantung. Perokok aktif memiliki risiko tinggi terhadap serangan penyakit jantung. Asap rokok yang masuk ke dalam tubuh melalui sel-sel tubuh akan memperlambat dan memperlemah kerja jantung.

Zat karbonmonoksida pada rokok dapat memicu terjadinya aterosklerosis, yaitu pengerasan pada pembuluh koroner. Zat CO2 dan nikotin pada rokok juga akan membuat lemah jantung sebab pembuluh darah menjadi menyempit dan mengurangi kemampuan sel darah merah dalam memasok oksigen.

Waspadai Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung
Diabetes dan kelebihan kolesterol tinggi adalah faktor resiko terjadinya serangan jantung. Untuk itu, Anda wajib mewaspadai terjadinya kondisi buruk tersebut. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan berkonsultasi dengan dokter merupakan cara untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan tersebut.

Menurunkan berat badan
Penyakit jantung selalu diidentikkan dengan kepemilikan tubuh yang gemuk atau obesitas. kelebihan berat badan juga kana memicu timbulnya suatu penyakit, seperti stroke, diabetes dan tekanan darah tinggi.
Untuk itu jagalah berat tubuh selalu dalam kondisi normal dan ideal yang keuntungannya tidak hanya membantu menguatkan kerja jantung yang lemah, namun dapat memperlancar sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah.

Mengurangi asupan lemak
Penderita jantung umumnya disarankan untuk membatasi dan mengurangi konsumsi daging yang dapat diganti dengan ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3 yang baik bagi jantung.

Artikel Terkait Penyakit Lemah Jantung: