Penyakit Kuku Paronikia

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyakit Kuku Paronikia

Paronikia (kuku bernanah) atau yang lebih dikenal dengan cantengan adalah infeksi pada kulit di sekitar kuku jari tangan atau kuku jari kaki. Paronychia terjadi ketika kuman seperti bakteri atau jamur masuk melalui kulit yang rusak di lipatan kuku. Kuman kemudian dapat menyebabkan infeksi dan peradangan. Gangguan paronikia sering terjadi pada penderita alergi kulit atau dermatitis atopi, karena alergi merupakan faktor resiko yang utama terutama gangguan paronikia kronis

Infeksi Paronikia bisa meliputi kuku, dasar dibawah kuku, atau kulit disekitar kuku. Kebanyakan infeksi kuku karena jamur (onychomycosis). Infeksi bakteri bisa terjadi di dalam kutikula atau lipatan kuku (paronychia). Jamur candida seringkali menjadi penyebabnya, paronychia kronis kemungkinan akibat pada peradangan peradangan kulit yang teriritasi (dermatitis) sebagai akibat lain koloni candida.

Paronychia terjadi sepanjang garis tepi kuku (samping dan dasar lapisan kuku). Dalam waktu beberapa jam sampai hari, orang dengan paronychia akan merasa sakit, panas, kemerahan, dan pembengkakan. Nanah biasanya terkumpul dibawah kulit sepanjang garis tepi kuku dan kadangkala di bawah kuku. Jarang, terutama pada orang yang memiliki diabetes atau gangguan lainnya yang menyebabkan minimnya sirkulasi, infeksi masuk kedalam jari tangan atau kaki dan bisa mengancam jari tangan atau, kasus ekstrem, tungkai dan lengan.

Paronikia kronis adalah peradangan berulang atau berlangsung lama pada lapisan kuku, biasanya pada jari tangan. Paronikia kronis terjadi hampir selalu pada orang yang tangannya basah sekali (misalnya, pencuci piring, bartender, dan pembantu), terutama sekali jika mereka menderita diabetes atau sistem kekebalan yang terganggu.

Jenis Paronikia

Paronikia dibedakan menjadi akut dan kronik tergantung dari berapa lama infeksi terjadi.

  • Paronikia akut

    • Paronikia akut bisa menimbulkan nanah yang kebanyakan disebabkan oleh kuman Staphylococcus. Pasien dengan paronychia akut sering terjadi dengan riwayat trauma kecil untuk jari kuku atau manipulasi, disengaja atau tidak. Keluhannya adalah nyeri, nyeri, dan bengkak di salah satu lipatan lateral kuku.
  • Paronikia Kronis

    • Paronikia kronik lebih sering disebabkan oleh jamur. Umumnya, pasien melaporkan gejala berlangsung 6 minggu atau lebih. Peradangan, nyeri, dan bengkak dapat terjadi secara episodik, seringkali setelah terkena air atau lingkungan yang lembab.

Gejala Paronikia

Tanda dan gejala paronikia Gejala awal paronikia dapat berupa kemerahan dan pembengkakan di sekitar kuku, yang disebut cellulitis. Pada keadaan ini kuku sangat sakit bila disentuh dan, kemudian berlanjut kuku dan/atau kulit menjadi berwarna kuning-hijau, yang menunjukkan bahwa terjadi pengumpulan nanah dibawah kuku dan kulit (disebut abses).

  • Gejala yang paling sering dari paronikia, antara lain :
  • Kulit tampak merah dan membengkak, bisa disertai lepuhan-lepuhan yang berisi nanah (terutama jika penyebabnya adalah bakteri).
  • Kuku memiliki ruang yang terbatas, karena itu infeksi cenderung menimbulkan nyeri
  • Kuku bisa mengalami perubahan warna, bentuk atau terlepas dari bantalannya
  • Terasa Nyeri bahkan terasa nyut-nyutan.

Pada paronychia akut: Lapisan kuku terasa sakit sekali dan merah tetapi nanah biasanya tidak menumpuk. Seringkali terdapat kehilangan pada kutikula dan pelepasan lapisan kuku dari piring kuku. Ruang kemudian terbentuk yang membiarkan iritan dan mikroorganisme untuk masuk. Kuku menjadi menyimpang. pinggir kuku kemerah-merahan, bengkak, nyeri di pinggir kuku. Pada saat kuku ditekan bisa keluar nanah.

Paronikia Kronis: Umumnya, pasien melaporkan gejala berlangsung 6 minggu atau lebih. Peradangan, nyeri, dan bengkak dapat terjadi secara episodik, seringkali setelah terkena air atau lingkungan yang lembab.

Penyebab Paronikia

Paronikia akut biasanya disebabkan oleh kuman Staphylococcus aureus dan Streptococcus. Infeksi campuran berbagai kuman biasanya ditemukan pada penderita diabetes. Paronikia kronik sering disebabkan oleh jamur Candida albicans. Paronikia terjadi karena terbukanya barrier pelindung antara kuku dengan lipatan kuku. Infeksi dimulai dari tepi lipatan kuku. Apabila terjadi trauma pada lipatan kuku memberi jalan pada kuman masuk ke dalam tubuh menembus barrier kulit. Infeksi meluas hingga ke seluruh batas kulit di sekitar kuku karena terjadi pemisahan kuku dengan perionikium. Lama-kelamaan timbul nanah yang sulit hilang apabila dibiarkan.

Komplikasi Paronikia

Komplikasi yang mungkin terjadi ialah infeksi yang makin meluas, bila kuman masuk ke dalam aliran darah bisa menimbulkan sepsis yang sukar ditangani, walaupun hal ini jarang terjadi. Kuman dapat menembus tulang menimbulkan infeksi tulang atau osteomyelitis.

Faktor Resiko Paronikia

  • Alergi
  • Obat-obatan tertentu
  • Bahan kimia
  • Penyakit autoimun
  • Ujung kuku Anda tumbuh ke dalam kulit
  • Cedera<
  • Rendaman air

Pencegahan Paronikia

  • Hindari trauma pada kuku seperti memotong kuku terlalu pendek, kuku terjepit
  • Menghilangkan kebiasaan menggigit kuku, menghisap jari dan memakai sepatu terlalu ketat
  • Selalu menjaga kebersihan kuku.
  • Menjaga tangan tetap kering dan terlindungi.

Artikel Terkait Penyakit Kuku Paronikia: