Penyakit Hidrokel

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyakit Hidrokel

Hidrokel merupakan penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis. Dalam keadaan normal, cairan yang berada di dalam rongga itu memang ada dan berada dalam keseimbangan antara produksi dan reabsorbsi oleh sistem limfatik di sekitarnya.

Hidrokel terjadi akibat adanya kegagalan penutupan saluran tempat turunnya testis dari rongga perut ke dalam skrotum. Cairan peritoneum mengalir melalui saluran yang terbuka tersebut dan terperangkap di dalam skrotum sehingga skrotum membengkak. *Hidrokel merupakan pengumpulan cairan di dalam kantung yang terletak di sekitar kantong kemaluan atau lipat paha, sedang hernia adalah masuknya lapisan perut (kadang-kadang disertai dengan isi perut,seperti usus) ke dalam kantong kemaluan atau lipat paha.

Pada laki-laki dewasa hidrokel bisa berasal dari proses radang atau cedera pada skrotum. Radang yang terjadi bisa berupa epididimitis (radang epididimis) atau orchitis (radang testis). Pada laki-laki dewasa segera temui dokter jika mengalami *pembengkakan scrotum guna menyingkirkan kemungkinan tumor atau hernia guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Pada orang dewasa, hidrokel dapat terjadi secara idiopatik (primer) dan sekunder. Penyebab sekunder terjadi karena didapatkan kelainan pada testis atau epididimis yang menyebabkan terganggunya sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di kantong hidrokel. Kelainan pada testis tersebut, mungkin adanya tumor, infeksi, atau trauma pada testis/epididimis.

Penyebab Hidrokel

Hidrokel terjadi akibat adanya obstruksi (penyumbatan) limfatik yang menyebabkan berkurangnya penyerapan. Hidrokel dapat juga terjadi karena meningkatnya produksi cairan oleh membran yang merupakan fenomena yang relatif sering terjadi.

Hidrokel bisa disebabkan oleh rangsangan patologik seperti radang atau tumor testis. Hidrokel dapat dikosongkan dengan pungsi, tetapi sering kambuh kembali. - Hidrokel juga bisa terjadi akibat: + peradangan atau cedera pada testis maupun epididimis + penyumbatan cairan atau darah di dalam korda spermatika.

Gejala Hidrokel

  • Gejala klinis hidrokel testis

    • adanya benjolan di kantong skrotum yang tidak nyeri
    • adanya benjolan di kantong skrotum dengan konsistensi kistus
  • Hidrokel dapat diklasifikasi menjadi dua jenis berdasarkan kapan terjadinya yaitu:

    • hidrokel primer
    • Hidrokel primer terlihat pada anak akibat kegagalan penutupan prosesus vaginalis.
  • Hidrokel sekunder

Faktor resiko Hidrokel

  • resiko terjangkit hidrokel meningkat bila:
    • usia lebih dari 40 tahun
    • menderita cedera testis
    • sedang menderita penyakit menular seksual
    • pernah menjalani terapi radiasi pada daerah skrotum

Pada orang dewasa, hidrokel sekunder cenderung berkembang lambat dalam suatu masa dan dianggap sekunder terhadap obstruksi aliran keluar limfe. Dapat disebabkan oleh kelainan testis atau epididimis.

  • Hidrokel akut
    • Biasanya berlangsung dengan cepat dan dapat menyebabkan nyeri
  • Hidrokel kronis

    • Hidrokel jenis ini hanya menyebabkan peregangan tunika secara perlahan dan walaupun akan menjadi besar dan memberikan rasa berat, jarang menyebabkan nyeri.
  • Menurut letak kantong hidrokel terhadap testis, secara klinis dibedakan beberapa macam hidrokel, yaitu:

    • Hidrokel testis
      • Kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis sehingga testis tak dapat diraba. Pada anamnesis, besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari.
    • Hidrokel funikulus
      • Kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak di sebelah kranial dari testis, sehingga pada palpasi, testis dapat diraba dan berada di luar kantong hidrokel. Pada anamnesis kantong hidrokel besarnya tetap sepanjang hari.
    • Hidrokel komunikan
      • Merupakan hidrokel yang terjadi karena adanya faktor / penyebab lain, bukan dari daerah tunika vaginalis itu sendiri. Pada hidrokel komunikan, terdapat hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum, sehingga prosesus vaginalis dapat terisi cairan peritoneum. Pada anamnesis, kantong hidrokel besarnya dapat berubah-ubah, yaitu bertambah besar pada saat anak menangis. Pada palpasi, kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen.

Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia satu tahun, dengan harapan setelah prosesus vaginalis menutup, hidrokel akan sembuh sendiri. Tetapi, jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar, perlu dilakukan koreksi. Tindakan untuk mengatasi cairan hidrokel adalah dengan aspirasi dan operasi. Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan. Sebab, selain angka kekambuhannya tinggi, kadangkala dapat menimbulkan penyulit berupa infeksi.

Artikel Terkait Penyakit Hidrokel: