Penyakit Glukoma

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyakit Glukoma

Glaukoma adalah salah satu penyakit pada mata yang diakibatkan oleh penumpukan cairan (aqueous humor) di dalam mata yang terlalu tinggi dan kemudian menimbulkan tekanan. Cairan ini biasanya dikeluarkan dari mata melalui sistem drainase, di mana iris dan kornea bertemu. Namun, apabila sistem drainase tidak bekerja dengan benar, maka mata tidak dapat menyaring cairan tersebut dengan normal dan timbullah tekanan di dalam mata. Hal itu akan merusak saraf optik dan dapat menyebabkan kebutaan.

Glukoma adalah penyebab utama dari kebutaan yang tidak dapat diubah lagi. Faktanya, sebanyak 6 juta individu-individu yang buta dikedua matanya dari penyakit ini. Penderita glaukoma akan mengalami kerusakan fungsional di mata, mengalami penyempitan pandangan dan kerusakan anatomi berupa bertambahnya cekungan di saraf optik. Penderita glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut.

Di seluruh dunia, **glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan setelah katarak.*   Hal ini juga merupakan penyebab utama kebutaan di kalangan orang Amerika Afrika.  Glaukoma mempengaruhi satu dari 200 orang berusia 50 dan lebih muda, dan satu di 10 di atas usia delapan puluh. Jika kondisi terdeteksi cukup dini, adalah mungkin untuk menangkap pengembangan atau memperlambat perkembangan dengan cara medis dan bedah.

Glaukoma tidak mempengaruhi gelap terang penglihatan (seperti halnya katarak atau mata minus) tapi mempengaruhi lapang pandangan. Jadi orang glaukoma tidak menyadarinya, mereka tetap bisa baca, bisa lihat terang, tapi lapang pandangannya semakin sempit. Makanya disebut si pencuri penglihatan.

Terdapat 4 jenis glukoma:

  • Glukoma Sudut Terbuka

    • Glukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.
  • Glukoma Sudut Tertutup

    • Glukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris.
  • Glukoma Kongenitalis (biasa terjadi pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran)

    • Glukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan.
  • Glukoma Sekunder

    • Terjadi setelah ada penyebab yang mendahuluinya (misalnya gangguan vaskuler, hipertense dan diabetes.
      • Glukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat:
      • Infeksi
      • Peradangan
      • Tumor
      • Katarak yang meluas
      • Penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior.

Penyebab Glaukoma atau Glukoma

Glukoma diakibatkan tingginya tekanan cairan di dalam bola mata. Penyebab terbesar adalah kelainan anatomi, termasuk cacat bawaan (sejak lahir) atau komplikasi dari penyakit mata atau operasi mata.

Penyebab lain glaukoma, yaitu:

• Keturunan (genetis) yang berperan 30-40 persen • Kelainan anatomi, karena sudut mata terlalu sempit sehingga tekanan mata menjadi tinggi. • Trauma pada mata • Usia • Komplikasi operasi di mata • Penyakit diabetes • Pernah melakukan operasi mata.

Pemeriksaan mata yang biasa dilakukan adalah:

• Pemeriksaan dengan oftalmoskop bisa menunjukkan adanya perubahan pada saraf optikus akibat glukoma • Pengukuran tekanan intraokuler dengan tonometri. Tekanan di dalam bilik anterior disebut tekanan intraokuler dan bisa diukur dengan tonometri. Biasanya jika tekanan intraokuler lebih besar dari 20-22 mm, dikatakan telah terjadi peningkatan tekanan. Kadang glukoma terjadi pada tekanan yang normal. • Pengukuran lapang pandang • Ketajaman penglihatan • Tes refraksi • Respon refleks pupil • Pemeriksan slit lamp< • Pemeriksaan gonioskopi (lensa khusus untuk mengamati saluran humor aqueus.

Gejala Glaukoma atau Glukoma

Gejala-gejala yang ada antara lain :

• Penyempitan lapang pandang • Penglihatan kabur mendadak • Nyeri hebat • Mual dan mutah • Nyeri pada mata • Melihat halo (pelangi disekitar objek) • Kepala sakit • Mata merah.

Faktor resiko Glaukoma atau Glukoma

Faktor resiko glukoma di antaranya adalah:

• Riwayat glukoma di dalam keluarga. • Adanya tekanan bola mata tinggi • Miopia (rabun jauh) • Diabetes (kencing manis) • Mempunyai Hipertensi (tekanan darah tinggi) • Menderita migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk) • Kecelakaan atau operasi pada mata yang sebelumnya pernah dilakukan • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama • Memiliki usia lebih dari 45 tahun • Keturunan ras hitam • Nearsightedness (derajat tinggi dari myopia), adalah ketidakmampuan untuk melihat jelas benda-benda yang jauh • Pemakaian cortisone (steroids), di mata atau secara sistimatis (melalui mulut atau disuntik) • Farsightedness (hyperopia), melihat benda-benda jauh lebih jelas dari yang dekat (orang dengan penglihatan jauh mungkin mempunyai filtering angles yang sempit, yang memberikan mereka kecenderungan mendapat serangan akut (tiba-tiba) dari closed-angle glukoma).

Pengobatan Glaukoma atau Glukoma

Risiko kebutaan akibat glaukoma dapat diminimalisir dengan melakukan pemeriksaan mata secara dini dan dilakukan dengan teratur. Pastikan dokter Anda mengukur tekanan intraokular mata Anda.

Pencegahan Glaukoma atau Glukoma

• Periksa kesehatan mata secara teratur. • Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit. • Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes. • Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini. • Jika divonis menderita glaukoma, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.