Penyakit Dislipidimea

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyakit Dislipidimea

Penyakit dislipidemia adalah gangguan yang terjadi pada darah yang mengalami kelebihan lipid (lemak). Dislipidemia berupa kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lipid dalam plasma(darah). Kelainan fraksi lipid yang paling utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kenaikan kadar trigliserida serta penurunan kadar HDL.

Dislipidemia menyebabkan lapisan tunika intima media dalam pembuluh darah menebal, termasuk di arteri karotis yang menuju leher. Akibatnya, aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke otak terganggu.

Kolesterol terutama disintesisi di dalam hati adalah hasil metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Penyebab utama peningkatan kolesterol dalam darah adalah faktor keturunan dan asupan lemak tinggi. Asupan lemak total berhubungan dengan kegemukan, yang merupakan faktor resiko utama untuk terserang aterosklerosis.

Secara umum dislipidemia ada dua klasifikasi, *yaitu primer dan sekunder.

  • Dislipidemia primer

Merupakan kelainan kolesterol pada kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, dan kadar kolsterol HDL. Bisa dikatakan, seseorang yang mengalami dislipidemia pasti memiliki kadar kolesterol yang tidak normal, yang memicu penumpukan plak pada pembuluh darah tertentu sehingga aliran darah tidak bisa mengalir. Pada kondisi ini seseorang biasanya akan mengalami serangan jantung. Pada kategori primer, penyakit ini disebabkan oleh factor genetic atau turunan. Jadi, jika orangtua menderita penyakit ini, maka anaknyapun akan lebih beresiko untuk menderita penyakit yang sama.

  • Dislipidemia sekunder

Serangan jantung umumnya dipicu karena penyakit kronis seperti diabetes, dan efek buruk merokok, alkohol serta obesitas. Kondisi itu bisa terjadi karena semua penyakit dan kebiasaan buruk itu memicu resistensi insulin dalam tubuh, sehingga peredaran pembuluh darah terganggu.dan memicu gangguan pada penyakit jantung dan pembuluh darah. Sedangkan pada kategori sekunder, penyakit ini disebabkan karena pola hidup tidak sehat, kurang olahraga, dan masih banyak lagi. Dislipidemia sekunder pada umumnya disebabkan oleh penyakit-penyakit dasar antara lain; Gagal ginjal, sindroma nefrotik, diabetes mellitus, sepsis, hipotiroidisme, sirosis hati.

Bila seseorang sudah memiliki dislipidemia harus cepat beralih ke gaya hidup lebih sehat sebab kondisi tersebut sudah pertanda seseorang bakal memiliki mengalami permasalahan dengan jantung atau pembuluh darah.

Gejala Penyakit Dislipidimea

Sebagian besar hiperlipidemia atau dislipidemia tidak memberikan gejala dan tanda klinis.

Berikut gejala penyakit dislipidemia:

  • Nyeri perut
  • Pusing
  • Stroke
  • Nyeri Dada
  • Sakit Kepala
  • Sesak Napas
  • Penyakit Jantung
  • Penurunan Berat Badan
  • Nafsu Makan Berkurang
  • Nyeri Betis Saat Berjalan.

Penyebab Penyakit Dislipidimea

Penyebab penyakit dislipidemia:

  • Diabetes- Obesitas
  • Kolesterol- Kerusakan Pada Ginjal
  • Pola Hidup tidak Sehat
  • Penurunan Aliran Darah ke Otak
  • Efek Samping dari Obat Tertentu
  • Kekurangan Suplai Darah ke Usus
  • Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Berlebihan.

Lemak, bersama dengan protein dan karbohidrat, merupakan komponen utama dari sel-sel hidup. Kolesterol dan trigliserida adalah lipid yang tersimpan dalam tubuh dan berfungsi sebagai sumber energi.

Faktor risiko Penyakit Dislipidimea

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi nya kadar lipid yaitu:

  • Genetik
  • Obesitas
  • Merokok
  • Kurang olahraga
  • Obat-obatan (kortikosteroid, retinoid, penghambat adrenegik beta dosis tinggi)

Pencegahan Penyakit Dislipidimea

Beberapa tips agar terhindar dari dislipidimea atau bagi yang sudah terkena:- Memantau kadar kolesterol- Menjalani diet- Olahraga teratur- Menjaga pola hidup sehat- Mengatur asupan gizi pada makanan- Berhenti merokok- Berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol- Konsumsi buah dan sayur- Menjaga berat badan ideal.

Artikel Terkait Penyakit Dislipidimea: