Penyakit Asma

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Penyakit Asma

Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan. Asma membuat paru-paru tidak dapat menyerap oksigen secara optimal. Hal ini akan menyebabkan sel-sel di seluruh tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen yang dibutuhkan.

Serangan asma dapat dipicu oleh alergi atau non-alergi. Sebagian besar kasus asma dipicu oleh alergi (70-80%). Asma alergi disebabkan oleh reaksi autoimun yang berlebihan. Alergi terhadap bulu hewan,tungau, debu, udara dingin, atau serbuk sari dapat memicu serangan asma. Pada 20-30% kasus lainnya, serangan asma dipicu oleh reaksi non-alergi dan disebut asma intrinsik. Asma jenis ini tidak melibatkan sistem imun tubuh dan biasanya dimulai di usia dewasa. Olahraga, asap rokok, parfum, asap knalpot, kabut, makanan, stress, infeksi pernapasan (seperti flu dan pilek) dan obat-obatan tertentu dapat memicu serangan asma intrinsik.

Beberapa orang dengan penyakit asma dapat terdiagnosis untuk waktu yang lama tanpa gejala apapun. Selain itu, beberapa orang mungkin hanya mendapat gejala asma selama latihan atau asma dengan infeksi virus seperti pilek. Serangan asma ringan bersifat umum, biasanya saluran udara dalam waktu beberapa menit sampai beberapa jam terbuka. Sedangkan serangan berat kurang umum tetapi bertahan lebih lama dan memerlukan bantuan medis segera. Adalah penting untuk mengenali dan mengobati gejala bahkan yang ringan sekalipun untuk membantu mencegah episode asma parah dan tetap di bawah kontrol yang lebih baik.

Meski asma adalah penyakit peradangan, asma bisa dianggap mekanisme perlindungan tubuh manusia. Bila di bagian atas sistem pernafasan manusia mengenali bahaya, maka tubuh akan merespon dengan membatasi jalan masuk udara sebagai perlindungan organ paru-paru yang rentan.

Penyebab Asma

Secara umum, penyakit asma disebabkan oleh alergi, akan tetapi ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit asma, seperti virus, olahraga, rokok, asap, dan bahan kimia.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mneyebabkan penyakit asma:

• Bawaan atau Turunan Jika di dalam sebuah keluarga ada yang mengindap penyakit asma, maka kemungkinan besar keturunannya akan berakibat juga. Dan penyakit ini tidak menular, melainkan melalui keturunan.

  • Udara Dingin

    • Suhu yang dingin akan mengakibatkan timbulnya penyakit asma. Sperti cuaca hujan, penggunaan AC dengan suhu yang tinggi dan di daerah-daerah pegunungan.
  • Makanan

    • Makanan yang mengandung kadar MSG dan pengawet tinggi sangatlah untuk di jauhi, salah satunya seperti kacang-kacangan, minuman es atau dingin, dan coklat.
  • Faktor Linkungan

    • Lingkungan penuh debu, kotor, dan asap merupakan tempat awalnya timbul penyakit asma. Karena hal tersebut sangat mengganggu dan sensi sekali dengan paru-paru. Oleh sebab itu kami sarankan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan anda dari kotor-kotor dan tentunya menjaga pola hidup yang sehat dan bersih.
  • Alergi

    • Namun tidak semua penderita alergi mengidap penyakit asma. Biasanya penyakti asma yang disebabkan oleh alergi biasanya diderita oleh orang yang sudah memiliki penyakit asma sejak kecil. Alergi yang dapat memicu penyakit asma, disebabkan oleh 4 faktor:

Bulu hewan, Kutu busuk, Sepura, Serbuk sari tumbuhan.

Gejala Asma

Peringatan pertama yang paling sering sebelum asma menyerang ialah tekanan atau rasa sesak di dada. Para pengidap asma menggambarkan rasa berat pada dada itu seperti ada lakban karet tebal yang mengikat paru-paru.

Gejala asma pada penderita muncul ketika saluran udara pada sistem pernapasan menjadi ketat, terangsang, atau terisi dengan lendir. Gejala asma umum antara lain batuk (terutama pada malam hari), mengi, sesak napas, sesak pada dada, atau terasa tertekan.

Tidak setiap orang dengan asma mempunyai gejala yang sama dengan cara yang sama. Penderita penyakit asma mungkin tidak memiliki semua gejala ini, atau mungkin memiliki gejala asma yang berbeda pada waktu yang berbeda. Gejala penyakit asma juga dapat bervariasi dari satu serangan asma ke serangan berikutnya.

Asma memiliki tanda dan gejala mulai dari yang ringan sampai yang parah, dan bervariasi pada setiap orang. Anda mungkin memiliki *gejala asma seperti napas yang berat secara rutin, dengan terkadang mengalami serangan asma. Di antara serangan asma tersebut anda mungkin akan merasa normal dan tidak memiliki masalah pernapasan. Atau, anda mungkin memiliki tanda dan gejala seperti batuk dan napas berat sepanjang waktu atau memiliki gejala primer pada malam hari, atau hanya saat berolahraga.

*Tanda dan gejala asma antara lain:

• Napas pendek - Keluhan sesak dada atau “sakit” dada” • Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada • Merasa sangat lelah atau lemah saat berolahraga • Sulit tidur karena napas pendek, batuk atau napas sengau • Sesak napas, kesulitan bernapas • Otot leher dan dada mengencang • Gerakan jungkat-jungkit di dada akibat sesak napas. Gerakan ini disebut retraksi • Mengi adalah suara siulan melengking atau ketika Anda bernapas • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu. Batuk dari asma seringkali memburuk pada malam hari atau pagi hari, sehingga sulit untuk tidur. Kadang-kadang batuk adalah gejala satu-satunya. Kadang-kadang batuk membawa lendir atau dahak. • Dada sesak. Hal ini dapat merasa seperti ada sesuatu yang meremas atau duduk di dada Anda. • Sesak napas Beberapa orang mengatakan mereka tidak bisa menangkap nafas mereka, atau mereka merasa sesak napas, atau kehabisan napas. Anda mungkin merasa seperti Anda tidak bisa mendapatkan cukup udara keluar dari paru-paru Anda.

*Tanda penyakit asma kronis antara lain:

• Bertambahnya tingkat keparahan dan frekuensi dari tanda dan gejala asma • Turunnya rata-rata maksimum aliran napas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja • Meningkatnya kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator - pengobatan yang membuka jalan napas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernapasan

Untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.