Penyakit Asma Pada Anak

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Penyakit Asma Pada Anak

Tidak hanya orang dewasa saja yang dapat menderita penyakit ini, tetapi juga pada anak-anak. Asma yang terjadi pada anak-anak, terjadi karena adanya gangguan aliran udara pada saluran pernafasan kecil untuk udara masuk dan udara keluar.

Penyebab asma pada anak dan orang dewasa memiliki persamaan, yaitu pembengkakan pada saluran pernapasan. Pembengkakan ini membuat saluran pernapasan menjadi sangat sensitif, memiliki tanda dan gejala dari batuk ringan atau napas sengau sampai gangguan serius pada pernapasan.

Penyebab Asma Pada Anak

Penyebab Asma pada anak:

Pada anak penderita asma, sistem imun yang terlalu sensitif membuat saluran pernapasan mengalami pembengkakan dan peradangan saat terkena pemicu seperti asap atau alergen. Terkadang, gejala asma terjadi tanpa pemicu yang jelas. Ketika asma terjadi, otot saluran pernapasan mengerut, lapisan saluran pernapasan membengkak, dan lendir tebal memenuhi saluran bronchial, membuat gejala asma terjadi.

Pemicu asma yang berbeda pada setiap anak antara lain:

• Infeksi virus, seperti pilek • Alergen, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari atau jamur • Asap tembakau atau polutan lingkungan lain • Olahraga • Perubahan udara atau udara dingin.

Kondisi yang berhubungan dengan asma antara lain:

• Hidung basah dan sesak yang kronis (rhinitis) • Peradangan sinus (sinusitis) • Rasa panas di dalam perut (gastroesophageal reflux disease).

Faktor risiko Asma Pada Anak

Tidak jelas mengapa beberapa anak mengalami asma dan yang lain tidak, tapi ini mungkin merupakan kombinasi genetik (keturunan) dan faktor lingkungan. Anak dengan catatan keluarga memiliki asma memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami asma.

Faktor lingkungan lain yang dapat meningkatkan peluang anak anda mengalami asma antara lain :

• Terkena asap tembakau (rokok) • Reaksi alergi sebelumnya, termasuk reaksi kulit, alergi makanan atau alergi rhinitis • Tinggal di lingkungan kota besar dengan peningkatan terkena polusi udara • Catatan keluarga dengan asma, alergi rhinitis, gatal-gatal atau eksim • Berat badan rendah ketika lahir • Obesitas (kegemukan).

Gejala Asma pada Anak

Peyakit asma bisa dikatakan sebagai penyakit yang cukup kronis sehingga gejalanya sendiri biasanya sudah dimulai sejak bayi. Pada beberapa anak, asma yang tidak terkelola secara baik dapat menjadi serius atau bahkan mengancam nyawa. Tanda dan gejala asma berbeda pada setiap anak, dan dapat memburuk atau membaik. Ketika suara sengau adalah yang paling dihubungkan dengan asma, tidak semua anak dengan asma bersuara sengau. Anak anda dapat hanya memiliki satu tanda atau gejala, seperti batuk yang tidak hilang atau penyumbatan di dada.

Terkadang sulit untuk mengatakan apakah gejala pada anak anda disebabkan oleh asma. Napas sengau dan gejala seperti asma lain mungkin disebabkan infeksi bronchitis atau masalah pernapasan lain.

Tanda dan gejala umum asma pada anak antara lain:

• Batuk • Suara sengau atau siulan pada saat bernapas • Napas pendek • Pengetatan pada otot dada.

Tanda dan gejala lain asma pada anak antara lain:

  • Sulit tidur karena napas yang pendek, batuk atau napas sengau
  • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu
  • Kelelahan atau masalah pernapasan terjadi ketika bermain atau olahraga
  • Nafas anak semakin pendek
    • Jika anak anda menangis, maka tangisannya semakin lama akan semakin pendek. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan pada saluran pernafasan sehingga anak menjadi tidak tahan untuk menangis dengan tangisan yang panjang.
  • Sulit makan
    • Penyakit asma juga berpangaruh pada nafsu makan anak. Maka dari itu orang tua harus benar-benar memperhatikan hal ini karena jika anak terus-terusan tidak makan, maka anak anda akan semakin kurus.
  • Nafas berdesing
    • Pada saat bernafas, biasanya akan terdengar bunyi atau desingan dari setiap tarikan nafas anak. Nafas biasanya juga akan menjadi lebih cepat dari biasanya akibat adanya penyempitan pada saluran pernafasan.
  • Gerakan dada terlihat kaku dan seperti tertahan
    • Asma dapat menyebabkan nafas menjadi pendek sehingga terlihat pada gerakan dadanya. Anak akan terlihat tidak bisa menarik nafas secara lega akibat pasokan oksigen yang dapat diterimanya hanya sedikit.
  • Batuk pada malam hari
    • Gejala lain yang akan muncul pada anak-anak akibat penyakit asma adalah batuk pada malam hari. Batuk ini biasanya juga akan dialami setelah anak menangis dan habis bermain lari-lari.
  • Menderita infeksi saluran pernafasan
    • Infeksi saluran pernafasan seperti bronchitis dan peneumoni akan sering dialami oleh anak yang menderita penyakit ini.

Pencengahan dan Pengobatan Penderita Asma pada Anak

Asma dapat dicengah dengan:

• Menghindari pemicu • Mengurangi aktifitas berat pada anak, seperti berolahraga • Menjauhkan anak dari lingkungan yang kotor, berpolusi, makanan yang bisa menyebabkan alergi serta makan yang terlalu manis. • Menjadikan berat badan anak ideal agar tidak terjadi sesak nafas, juga menhindari komplikasi dengan penyakit lainnya.