Penyebab Hemofilia

Solusi Hemofilia (Pembekuan Darah)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Pembekuan Darah Hemofilia » Penyebab Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan pembekuan darah yang terjadi akibat kekurangan faktor VIII atau IX dalam gen manusia. Hemofilia termasuk suatu penyakit keturunan, yang bisa diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan. Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal akibat ketiadaan faktor tersebut, sehingga akan mengalir terus dari tubuh. Pada orang sehat, kadar faktor pembeku darah berada pada angka 50 sampai 70 persen. Namun pada pasien hemofilia, kadar faktor pembekunya 1 sampai 5 persen. Bahkan untuk pasien hemofilia berat, kadar faktor pembekunya bisa berada pada angka di bawah 1 persen.

Berdasarkan kadar faktor pembeku darah, Hemofilia terbagi menjadi:

  • Hemofilia ringan (faktor pembeku <5%). Jarang terjadi perdarahan kecuali jika terjadi luka besar seperti tindakan pencabutan gigi, operasi atau khitan.
  • Hemofilia sedang (faktor pembekuan 1-5%). Mudah mengalami pendarahan spontan atau memar setelah benturan.
  • Hemofilia Berat (hanya memiliki <1% faktor pembekuan). Pendarahan bisa terjadi tanpa sebab yang jelas (spontan) atau akibat terluka. pendarahan pada hemofilia berat umumnya terjadi secara spontan tanpa ada penyebab yang jelas, tidak ada kejadian apapun anak bisa tiba-tiba berdarah. Misalnya bangun tidur, terus tiba-tiba dia mimisan, atau kulitnya jadi biru-biru. Perhatikan juga kalau bayi diimunisasi, lalu selalu besoknya bengkak dan kulitnya biru-biru. Frekuensi pendarahan relatif lebih sering dibandingkan hemophilia ringan/sedang, sekitar 1 x/minggu.

Sekitar 70 persen pasien hemofilia membawa gen yang tidak mengandung faktor pembeku darah dari orang tuanya, sehingga penyakit ini merupakan penyakit genetik atau bawaan dan tidak menular. Sementara sisa 30 persen pengidapnya mengalami mutasi genetik semenjak dalam kandungan.

Penyebab Hemofilia tergantung pada tipe hrmofilia tersebut:

  • Hemofilia Tipe A. Disebabkan oleh kurangnya faktor VIII dalam darah, salah satu komponen pembekuan darah. Hemofilia tipe A adalah tipe yang cukup umum terjadi.
  • Hemofilia Tipe B. Disebabkan oleh kurangnya faktor XI dalam darah, yang juga berperan dalam pembekuan darah.
  • Hemofilia Tipe C. Tipe ini bisa diturunkan oleh kedua orang tua pada anak lelaki mapun perempuan.

Gejala hemofilia dapat terlihat sejak seseorang berumur dua tahun. Gejala awalnya adalah mudah memar.

Berikut ini adalah beberapa gejala-gejala yang muncul pada penderita hemofilia:

  • Bengkak pada sekujur tubuh
  • Luka yang sulit mengering
  • Sangat mudah dan sering mengalami pendarahan pada bagian tubuh tertentu, seperti hidung, dan ketika menstruasi
  • Sulit menghentikan pendarahan
  • Kaku sendi
  • Bengkak, panas dan nyeri paska pendarahan sehingga terkadang penderita mengalami keterbatasan gerak sendi
  • Lutut, sikut, pinggul, bahu, otot lengan dan kaki tiba-tiba terasa nyeri, bengkak, atau terasa hangat
  • Pendarahan yang berlangsung lama setelah mengalami luka
  • Sakit kepala parah dan lama
  • Muntah-muntah
  • Terasa sangat lelah
  • Nyeri leher
  • Penglihatan bermasalah, biasanya rabun.

Terapi Hemofilia (Pembekuan Darah)