Gejala Hemofilia

Solusi Hemofilia (Pembekuan Darah)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Pembekuan Darah Hemofilia » Gejala Hemofilia

Hemofilia adalah suatu kelainan pada sistem pembekuan darah.

Penyakit ini terjadi akibat kelainan sintesis salah satu faktor pembekuan, dimana pada hemofilia A terjadi kekurangan F VIII (Antihemophilic factor), sedangkan pada hemofilia B terjadi kekurangan F IX (Christmas factor).Hemofilia A mencakup 80-85% dari keseluruhan penderita hemofilia.

Secara klinis hemofilia dapat dibagi menjadi hemofilia ringan, hemofilia sedang dan hemofilia berat berdasarkan derajat kekurangan faktor pembekuan yang bersangkutan. Untuk hemofilia berat perdarahan bersifat spontan, hemofilia sedang pendarahan terjadi jika ada trauma pada sendi/otot dan pada hemofilia ringan pendarahan terjadi pada operasi seperti pada sunat, dsb.

Gejala Hemofilia

Gejala hemofilia dapat terlihat sejak seseorang berumur dua tahun. Gejala awalnya adalah mudah memar.

Gejala yang dapat terjadi pada hemofilia adalah:

  • Sakit kepala parah dan lama
  • Muntah-muntah
  • Kelelahan ekstrim
  • Nyeri leher
  • Penglihatan bermasalah
  • Memar berlebihan setelah terbentur
  • Pendarahan yang berlangsung lama setelah mengalami luka
  • Lutut, sikut, pinggul, bahu, otot lengan dan kaki tiba-tiba terasa nyeri, bengkak, atau terasa hangat.

Penderita hemofilia yang cukup parah akan mengalami gejala yang lebih berbahaya meliputi:

  • Mimisan tanpa diketahui penyebab yang jelas
  • Sendi terasa kaku
  • Bercak darah pada urine
  • Berdarah cukup banyak dan lama setelah terluka atau operasi
  • Memar-memar yang tidak jelas penyebabnya
  • Sendi terasa nyeri dan bengkak, disebabkan oleh pendarahan internal.

Pengobatan Hemofilia

Pengobatan hemofilia bergantung pada tipe hemofilia. Hemofilia tipe A yang ringan dan sedang, diberikan injeksi hormon untuk merangsang aktifnya komponen pembekuan darah.

Untuk tipe A dan B yang masuk kategori parah, pengobatan dengan transfusi cairan yang mengandung komponen pembekuan darah. Sementara, untuk tipe C, pengobatannya berupa pemberian cairan plasma darah melalui infus.

Pencegahan Hemofilia

  • Olahraga teratur
  • Berhati-hati saat beraktivitas
  • Menghindari obat-obatan yang bersifat mengencerkan darah
  • Memelihara kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut.

Terapi Hemofilia (Pembekuan Darah)