Pasien Diabetes yang Tidak Dianjurkan Berpuasa

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Pasien Diabetes Yang Tidak Dianjurkan Berpuasa

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam. Begitupun bagi penderita kencing manis atau diabetes. Banyak penderita kencing manis yang tetap ingin menjalankan ibadah puasa, walau sebenarnya mereka bisa jika tidak menjalankan kewajiban berpuasa jika memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.

Penyandang diabetes pada dasarnya dibolehkan untuk berpuasa, akan tetapi memerlukan perhatian khusus pada pasien-pasien yang memiliki kondisi khusus. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelu menjalankan ibadah puasa, karena ada beberapa kondisi yang membuat para diabetesi sebaiknya tidak berpuasa.

Jika penderita Diabetes ingin berpuasa harus memastikan dulu bahwa kadar gula darahnya stabil dalam tiga bulan terakhir. Pemeriksaan bisa melalui tes darah yang disebut HbA1c (Hemoglobin A1c test) di laboratorium. Bila hasilnya kurang dari 6%, artinya kadar gula darah cukup stabil, sehingga termasuk aman untuk berpuasa. Penderita diabetes juga harus bisa memastikan bahwa asupan kalorinya terpenuhi dalam satu hari.

Beberapa kondisi yang bisa menjadi faktor penderita diabetes tidak dianjurkan untuk berpuasa diantaranya:

  • Pasien diabetes yang memiliki kadar gula darah tidak stabil, ada riwayat ketoasidosis selama 3 bulan gula darahnya di atas 500 mg/dl dan pernah masuk ICU.
  • Penderita diabetes yang memiliki komplikasi serius, infeksi, dalam keadaan hamil, berusia lanjut dengan gangguan demensia, serta mengalami episode hipoglikemia lebih dari 2 kali.
  • Pasien diabetes yang sedang menjalani diet khusus atau ketergantungan obat dalam beraktivitas sehari-hari.
  • Penderita diabetes tipe I yang ketergantungan dengan insulin untuk mengatur metabolisme gula dalam darah. penderita diabetes yang sudah menggunakan insulin tidak dianjurkan untuk berpuasa, karena bisa terjadi hipoglikemia (kadar gula darah rendah), dan ini bisa bahaya.

Biasanya, episode hipoglikemi terjadi ketika kadar gula darah rendah di bawah 100 mg/dl sampai timbul rasa pusing, keluar keringat dingin, jantung berdebar, kesemutan, ada beberapa bagian tubuh yang kelu, kesdaran pun menurun hingga harus dilarikan ke RS.

Penderita diabetes yang masih boleh berpuasa adalah: - Penderita diabetes dengan kelebihan berat badan 20 persen di atas berat badan ideal atau indeks massa tubuhnya lebih besar dari 28. - Penderita diabetes yang hanya mengonsumsi pil antidiabetes saja, kecuali ibu hamil atau menyusui. - Penderita diabetes dengan kontrol metabolik stabil atau HBAIC-nya kurang dari enam persen.

Penderita diabetes yang diperbolehkan puasa sebaiknya melakukan pemeriksaan gula darah di seminggu awal puasa. Jika kadar gula darah di bawah 60 mg/dl atau di atas 300 mg/dl sebaiknya puasa dihentikan.

Kalau seminggu pertama di bawah 60 mg/dl pasti makin sore makin drop gulanya, karena nggak mungkin energi yang ada untuk meningkatkan gula darah. Kalau di atas 300 mg/dl makin sore makin tinggi karena nggak ada energi yang dibakar sehingga dia memecahkan sendiri, gulanya naik jadi ketoasidosis.

Artikel Terkait Pasien Diabetes yang Tidak Dianjurkan Berpuasa: