Pantangan Makanan Untuk Penyakit Batu Ginjal

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Pantangan Makanan Untuk Penyakit Batu Ginjal

Bagi penderita penyakit batu ginjal pilihlah makanan yang baik untuk anda konsumsi karena batu ginjal terbetuk dari kotoran-kotoran makanan yang mengeras membentuk Kristal di ginjal maupaun saluran kencing. Untuk mencegah terjadinya penyakit batu ginjal kita harus mengetahui pantangan makanan untuk penyakit batu ginjal karena walau bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati.

Beberapa makanan dan minuman yang biasa Anda konsumsi bisa jadi penyebab munculnya batu ginjal. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya kurangi makanan tinggi protein seperti jeroan, daging, dan susu sapi. Selain itu, teh yang mengandung oksalat tinggi juga memberikan risiko yang sama. Oksalat merupakan salah satu zat pemicu batu ginjal kalsium oksalat.

Fungsi ginjal adalah menyaring kotoran di dalam darah, untuk dibuang bersama air kencing. Batu ginjal terbentuk ketika kotoran-kotoran dari makanan tersebut mengeras dan membentuk kristal di ginjal maupun saluran kencing.

Pantangan makanan untuk penyakit batu ginjal

Pembatasan makanan tertentu efektif untuk mencegah terbentuknya kristal tersebut. Berikut ini adalah beberapa hal yang disarankan bagi penderita batu ginjal :

  • Perbanyak minum air putih

    • Air adalah diet paling penting untuk mencegah batu ginjal, karena komponen pembentuk batu ginjal menjadi lebih mudah luruh bersama buang air kecil. Penderita batu ginjal disarankan untuk buang air kecil sekitar 2,5 liter dalam sehari, sehingga harus minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Jika cuaca panas atau sedang banyak aktivitas, konsumsi air harus diperbanyak supaya lebih sering buang air kecil.
  • Hindari susu dan produk susu, terutama yang telah difortifikasi dengan vitamin D

  • Membatasi konsumsi protein nabati

    • Sedangkan untuk konsumsi protein hewani, dapat menimbulkan beberapa jenis mineral di urine yang dapat membentuk batu ginjal.
  • Perbanyak serat tidak larut

    • Ada 2 jenis serat yakni serat yang larut dan serat yang tak larut, masing-masing memiliki fungsi yang sama penting di dalam tubuh. Tetapi dalam hal ini, serat tak larut yang terdapat pada gandum, padi dan terigu bisa mengurangi kadar kalsium dalam urine. Serat tersebut mengikat kalsium ketika berada di usus, sehingga tidak dikeluarkan melalui ginjal.
  • Membatasi konsumsi vitamin C

    • Salah satu hasil metabolisme vitamin C adalah oksalat. Karena oksalat bisa membentuk kristal, maka penderita batu ginjal harus membatasi asupan vitamin C.
  • Membatasi kalsium

    • Biasanya tubuh tidak akan menyerap kalsium melebihi yang dibutuhkan. Namun pada kondisi tertentu misalnya hipercalciuria, kelebihan kalsium dibuang melalui ginjal dalam bentuk air kencing. Adapun ukuran kalsium bagi penderita batu ginjal maksimal 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita. Kalsium banyak terdapat pada sayuran hijau, susu dan berbagai produk olahan berbahan susu. Kalsium pada susu lebih mudah diserap usus dibandingkan pada sayuran hijau.
  • Membatasi oksalat

    • Bersama kalsium, oksalat (asam yg mengandung satuan COO2) dapat membentuk kristal penyebab batu ginjal. Oleh karena itu, penderita batu ginjal disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali makanan yang banyak mengandung oksalat. Di antaranya adalah bayam, strawberry, cokelat, gandum, biji-bijian dan teh.
  • Membatasi konsumsi garam

    • Dengan mengurangi konsumsi garam natrium, maka akan mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan oleh ginjal, sebaiknya ukuran konsumsinya dibatasi antara 2.500 -3.500 mg/hari, terlalu banyak garam yang dikonsumsi mengakibatkan banyaknya kalsium dalam urin yang akan memicu pembentukan batu ginjal.

Berikut adalah makanan sehat untuk batu ginjal:

  • Bawang putih

    • Bawang putih merupakan makanan super yang memiliki anti-oksidan dan anti-pembekuan yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Bawang putih juga mengurangi kadar kolesterol jahat dan peradangan dalam tubuh.
  • Ceri

    • Ceri kaya akan vitamin dan rendah protein. Jadi, ceri dianjurkan untuk mengurangi kadar kalium dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan ginjal.
  • Ikan

    • Ikan banyak mengandung Omega-3 mengurangi peradangan dalam tubuh sehingga melindungi ginjal dari penyakit. Ikan salmon, mackerel, herring dan tuna merupakan jenis ikan sehat yang baik untuk ginjal.
  • Berries

    • Berries seperti stroberi, cranberry, raspberry dan blueberry sangat ramah pada ginjal. Berries mengandung anti-inflamasi yang mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi kandung kemih.
  • Paprika merah

    • Orang dengan atau tanpa penyakit ginjal harus menyertakan paprika merah dalam makanan mereka. Paprika ini rendah kalium dan kaya akan vitamin (A, C dan B6), asam folat dan serat yang menjaga ginjal sehat dan juga mencegah beberapa jenis kanker.
  • Apel

    • Anggur, ceri dan apel adalah buah-buahan yang sehat yang baik untuk detoksifikasi dan membersihkan ginjal. Anda harus rutin menyantap apel setiap harinya.
  • Minyak zaitun

    • Kita semua tahu bahwa minyak zaitun adalah salah satu minyak terbaik yang baik untuk jantung. Minyak zaitun mengandung anti-inflamasi asam lemak yang menurunkan oksidasi dan berkhasiat pada ginjal.
  • Bawang merah

    • Bawang dikonsumsi untuk menyembuhkan batu ginjal secara alami. Bawang merah berfungsi sebagai penawar racun dan membersihkan ginjal.
  • Kecambah

    • Kecambah membersihkan ginjal dan mengurangi kemungkinan batu ginjal. Lebih baik dikonsumsi mentah daripada dimasak terlebih dahulu.
  • Kubis

    • Kubis meningkatkan fungsi ginjal dan sering digunakan sebagai obat alami untuk memperbaiki dan menyehatkan ginjal.