Mewaspadai Serangan Tubercolosis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Mewaspadai Serangan Tubercolosis

Tubercolosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tubercolosis dan bukan penyakit turunan. Penyakit ini biasanya mengenai paru tetapi terkadang mengenai organ lain seperti otak, selaput otak, ginjal, tulang belakang, lutut dan lain-lain. Tubercolosis dapat menimbulkan kematian dan kecacatan bila tidak diobati.

Setiap tahun 8,8 juta orang sakit karena tubercolosis (kasus baru) di dunia. Tiap tahun terjadi sekitar 2 juta kematian terkait tubercolosis di seluruh dunia. Tubercolosis merupakan pembunuh utama orang yang terinfeksi HIV. Seseorang penderita Tubercolosis aktif yang tidak diobati rata-rata menulari 10-15 orang pertahun.

Kuman tubercolosis menular antar manusia melalui udara. Kuman Tubercolosis dikeluarkan ke udara oleh penderita TB paru saat batuk, bersin, berteriak atau menyanyi. Kuman Tubercolosis tidak menular melalui alat-alat makan/minum. Penderita Tb anak, sering disebut flek, terjadi karena tertular oleh orang dengan Tb aktif. pelacakan sumber infeksi penting dilakukan.

Melakukan etiket batuk dengan benar dapat menurunkan risiko penularan. Gunakan sapu tangan,tissue, masker atau paling tidak menutup menggunakan lengan atas saat batuk, dan mencuci tangan memakai sabun. Pengaturan aliran udara dan sinar matahari yang cukup juga penting.

Penderita TB sering merasa tidak fit, lesu, demam, keringat malam yang tidak sesuai aktifitas, berat badan turun. Bila mengenai paru timbul keluhan batuk, kadang batuk berdarah, nyeri dada. Keluhan lain tergantung organ tubuh yang sakit. Jika Anda atau orang di sekitar Anda batuk lebih dari dua minggu disertai gejala-gejala tersebut, maka waspadalah terhadap kemungkinan sakit TB.

Penderita tubercolosis dapat diobati dengan kombinasi obat anti TB selama 6-12 bulan, Sangat penting untuk penderita TB menyelesaikan pengobatan dan minum obat dengan benar sesuai petunjuk. Jika pengobatan terputus, penyakit akan kambuh. Jika penderita tidak minum obat dengan benar, kuman Tb akan tetap hidup dan kebal obat. TB kebal/resisten obat lebih sulit diobati. Jadi diperlukan kepatuhan kerutinan konsumsi obat dan adanya dorongan dari pihak-pihak yang bertanggungjawab atau keluarga terdekat.