Mengenali Gejala Awal Kanker

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mengenali Gejala Awal Kanker

Tanggal 4 Februari dunia memperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan separuh dari kasus kanker di dunia terjadi di negara berkembang dan miskin. Padahal, angka kesembuhan kanker di negara-negara berkembang baru mencapai 30-40 persen, jauh jika dibandingkan dengan di negara Barat yang mencapai 80 persen. Kanker termasuk penyebab kematian utama di dunia. WHO memperkirakan kematian akibat kanker bisa mencapai 84 juta antara tahun 2005-2015 jika tidak dilakukan pencegahan.

Gejala kanker sangatlah beragam dan bisa berbeda-beda pada setiap kondisi dan setiap pasien. Di antara sekian banyak jenis kanker, memang ada yang tidak memberikan gejala pada awal perkembangannya. Tanda-tanda biasanya baru tampak setelah kanker berkembang pesat. Padahal, dengan mewaspadai dan menemukan gejala kanker sejak dini, tentu pengobatan akan relatif menjadi lebih mudah.

Bila masyarakat bisa mengetahui gejala tersebut dan secepatnya ke dokter, peluang kanker bisa dikendalikan semakin besar. Beberapa laporan pengendalian kanker dari negara maju membuktikan, gejala dan deteksi dini meningkatkan jumlah kasus yang berhasil ditemukan dalam stadium dini. Angka ini sekaligus meningkatkan kasus kanker yang berhasil ditangani.

Pemahaman akan gejala-gejala awal kanker dinilai sebagai faktor yang sangat penting untuk meningkatkan angka kesembuhan terapi kanker. Dengan memahami gejala kanker, terapi pengobatan bisa diberikan sedini mungkin sehingga harapan hidup lebih besar.

Berikut gejala dan deteksi dini empat jenis kanker yang banyak terjadi di Indonesia:

  1. Kanker payudara

Gejala klinis :

  • Benjolan pada area payudara dan ketiak. Sekitar 80-90 persen benjolan berukuran 1 sentimeter dapat teraba pasien
  • Tanda sekunder: kulit di area payudara berkerut seperti jeruk, kemerahan, kulit atau puting tertarik ke dalam
  • Keluar cairan abnormal dari payudara
  • Ulserasi (luka)
  • Benjolan, penebalan, dan perubahan warna kulit menjadi kemerahan patut diwaspadai sebagai indikasi kanker. Rasa gatal, kulit mengelupas, atau ruam di payudara selama berminggu-minggu juga perlu diwaspadai.

Periksa payudara sendiri secara rutin. Payudara ditelusuri dengan ujung jari rapat sambil berdiri.

  1. Kanker serviks (mulut rahim)

Gejala klinis:

  • Pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Pendarahan selain dalam siklus menstruasi
  • Pendarahan setelah menopause
  • Keluar cairan atau keputihan berlebih

Pemeriksaan pap smear atau IVA secara rutin (6-12 bulan sekali). Khusus untuk IVA yang menggunakan asam asetat, masyarakat bisa melakukannya di bidan.

3.  Kanker nasofaring

Gejala klinis:

  • Telinga berdengung dan terasa penuh pada satu sisi
  • Daya pendengaran berkurang
  • Mimisan, ingus bercampur darah, hidung terus tersumbat, pilek pada satu sisi, kelenjar getah bening leher membesar, juling, penglihatan ganda

Keluhan pada telinga dan hidung tidak kunjung sembuh dengan pengobatan standar.

  1. Kanker usus besar (kolorektal)

Gejala klinis :

  • Pendarahan lewat dubur dan gangguan buang air besar
  • Nyeri perut, muntah-muntah, tidak nafsu makan, penurunan berat badan

Melakukan screening dengan cara:

  • Colok dubur
  • Tes darah pada tinja
  • Sigmoidoskopi, kolonoskopi
  • Barium enema dengan kontras ganda

Gejala dan deteksi dini terkait kanker tentu harus diketahui masyarakat. Pengetahuan keduanya diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dan rutin memeriksakan tubuhnya. Gejala yang diketahui sejak awal akan meningkatkan peluang pengendalian kanker.

Gaya hidup sehat bisa menurunkan risiko kanker. Karena itu mulailah berolahraga, menerapkan pola makan sehat, berhenti merokok, mencegah kegemukan, serta menjauhi alkohol.

Artikel Terkait Mengenali Gejala Awal Kanker: