Mengenal Keputihan

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mengenal Keputihan

Keputihan Vagina atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.

Setiap wanita secara normal akan mengeluaran sedikit cairan vagina, yang jernih, menyerupai warna susu atau sedikit kekuningan. Vagina bukan tempat yang steril karena berbagai macam kuman bisa terdapat pada vagina. Flora normal di dalam vagina membantu menjaga keasaman pH vagina, pada keadaan yang optimal. pH vagina seharusnya antara 3,5-5,5,namun flora normal ini bisa terganggu misalnya karena pemakaian antiseptik untuk daerah vagina bagian dalam.

Ketidakseimbangan yang terjadi pada daerah vagina bisa mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain. Padahal flora normal dibutuhkan untuk menekan tumbuhan yang lain agar tidak tumbuh subur. Jika keasaman dalam vagina berubah maka kuman-kuman lain dengan mudah akan tumbuh sehingga akibatnya bisa terjadi infeksi yang akhirnya menyebabkan keputihan, yang berbau, gatal, dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Gejala Keputihan

Gejala Keputihan:

  • Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
  • Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya. Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.
  • Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Jenis Keputihan

  • Keputihan fisiologis (normal)

    • Meskipun keputihan jenis ini tidak berbahaya akan tetapi sering kali membuat kaum wanita merasa tidak nyaman dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Keputihan fisiologis dapat dialami oleh wanita normal yang akan mengalami masa haid atau sesudah masa haid. Keputihan terjadi pula pada masa pubertas dan masa mendekati monopouse. Keputihan juga bisa terjadi karena sedang mengalami stress atau sedang hamil.

    • Adapun ciri-ciri keputihan fisiologis adalah sebagai berikut:

      • Vagina mengeluarkan cairan yang berlebihan
      • Tidak menyebabkan gatal pada daerah vagina
      • Cairan berwarna bening
      • Tidak bau amis.

Meskipun keputihan jenis ini aman bukan berarti organ kewanitaan anda tidak terancam karena bagaimana pun memjaga kebersihan organ kewanitaan adalah hal yang harus dilakukan oleh wanita dalam menjaga agar area kewanitaan bersih dan tidak terkontaminasi dengan bakteri, jamur dan virus.

  • Keputihan Patologis (abnormal)

Penyebab dari keputihan patologis yaitu adanya perubahan kelembapan vagina yang meyebabkan terganggunya perkembangan bakteri normal. Ada beberapa infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri, jamur dan virus. Keputihan patologis biasanya, warnanya seperti kepala susu, atau hijau kekuning-kuningan, atau bahkan bercampur darah. Merasa gatal pada daerah vagina, dan lendir yang keluar berbau.

Penyebab Keputihan

Ada beberapa penyebab terjadinya keputihan yaitu secara internal menyangkut kebersihan area kewanitaan dan faktor luar diri yang menyangkut kebersihan dan lingkungan:

  • Stress
    • Stress bisa mengakibatkan semua organ tubuh yang dipengaruhi otak mengalami perubahan keseimbangan dan menimbulkan keputihan
  • Adanya benda yang masuk ke dalam vagina
    • Keputihan juga bisa diakibatkan oleh tampon, masuknya rambut kemaluan, alat kontrasepsi, dan iritasi yang berlangsung lama.
  • Infeksi yang disebabkan jamur , bakteri atau virus
    • Mengakibatkan kuman baik menurun sehingga terjadi nya perkembangan bakteri jahat (patogen) meningkat, sehingga menyebabkan pH kewanitaan anda meningkat.
  • Kurang menjaga kebersihan T + idak dapat menjaga kebersihan pada area kewanitaan anda akan menimbulkan masalah keputihan sehingga bakteri jahat (patogen) meningkat mengakibatkan terjadinya infeksi yang mudah menyebar ke area kewanitaan.
  • Antibiotik dan Pil KB dalam kurun waktu lama
    • Konsumsi antibiotik dan pil Kb dalam waktu lama akan menimbulkan keputihan hal ini dikarenakan antibiotik dapat mengakibatkan adanya sistem imunitad dalam tubuh. Penggunaan KB pun akan mengakibatkan terganggunya keseimbangan hormonal.

Pencegahan Keputihan

  • Bersihkan vagina secara teratur
  • Hindari penggunaan produk berbentuk bedak karena akan memicu pertumbuhan jamur
  • Memastikan vagina selalu dalam keadaan kering
  • Hindari penggunaan sabun antiseptik yang terlalu sering karena akan menganggu kestabilan ph kewanitaan anda yang menyebabkan bakteri baik anda terganggu.
  • Menggunakan celana dalam yang kering, celana dalam yang mudah menyerap keringat
  • Teratur mengganti pembalut saat menstruasi.

Artikel Terkait Mengenal Keputihan: