Mengatasi Keringat Berlebih

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mengatasi Keringat Berlebih

Berkeringat memang baik untuk tubuh karena berkeringat merupakan pertanda bahwa tubuh sehat. Berkeringat adalah reaksi tubuh untuk mendinginkan suhu tubuhnya ketika beraktivitas seperti berolahraga, berada pada lingkungan yang panas, atau mengalami situasi yang emosional., namun pada orang yang menderita hiperhidrosis (istilah untuk keringat berlebihan), produksi keringat terlalu banyak sehingga menimbulkan masalah.

Selain hawa panas atau olahraga berat, emosi (seperti stres ketika hendak menghadapi wawancara kerja) dapat membuat seseorang berkeringat hebat.

Berkeringat saat berolahraga tentu memberikan sensasi yang luar biasa. Tapi kalau berlebihan, Anda pasti merasa tak nyaman. Nyatanya ada orang-orang tertentu yang mengidap hyperhidrosisi, berkeringat hingga 4-5 kali lebih banyak dari orang normal.

Menurut penelitian hampir 2 % penduduk di dunia mengalami hyperhidrosis atau keadaan dimana seseorang mengeluarkan keringat berlebihan di daerah tertentu seperti ketiak, telapak tangan, telapak kaki, wajah, kepala, punggung, paha, atau bagian tubuh lainnya. Keadaan ini memang sangat mengganggu, bahkan sering kali membatasi seseorang dalam melakukan sesuatu. Kondisi keringat berlebih biasanya terlihat pada orang-orang yang mudah berkeringat padahal tidak melakukan aktivitas berat seperti olahraga.

Penyebab Keringat Berlebih

Penyebab secara umum berkeringat terlalu banyak adalah:

  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) sehingga produksi keringat meningkat.
  • Kecemasan dan Stres
  • Menopause, khususnya jika terjadi gejala yang disebut hot flashes yang salah satunya bisa menyebabkan keringat berlebih.
  • Diabetes atau kadar gula darah yang rendah.

Tips untuk mengatasi keringat berlebih:

  • Hindari makanan pedas dan kafein

    • Kopi dan makanan pedas bisa mengaktifkan neurotransmitter yang disebut dengan acetylcholine yang terletak di dalam otak dan bisa mempengaruhi kelenjar yang menyebabkan keluarnya keringat.
  • Gunakan antiperspirant di sore hari

    • Produksi keringat cenderung mulai berkurang di malam hari sehingga kandungan aktif antiperspirant bisa masuk ke pori-pori kulit dan menghambat keluarnya keringat keesokan paginya.
  • Cari antiperspirant yang lebih kuat

    • Antiperspirant yang lebih kuat terbukti lebih efektif dalam menghentikan produksi keringat karena konsentrasi kandungan aktifnya yang lebih tinggi. Produk semacam ini dapat dijumpai di supermarket maupun apotek tanpa perlu resep dokter.
  • Konsumsi obat pereda kondisi yang bisa memicu keringat

    • Kurangi stres, kecemasan dan masalah emosi lain yang dapat memicu kenaikan produksi keringat
  • Operasi

    • Jika antiperspirant tidak sanggup menghentikan produksi keringat Anda yang berlebihan, Anda bisa meminta dokter melakukan suntik Botox yang telah disetujui FDA untuk mengobati hyperhidrosis.
  • Gunakan Pakaian yang Tepat

    • Gunakan baju yang dapat menyerap keringat dengan baik, memilih baju yang longgar dan terbuat dari linen atau katun.
  • Mandi setiap hari

    • Mandi teratur membantu menjaga jumlah bakteri pada kulit.