Memilih Wadah Berbahan Plastik

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Memilih Wadah Berbahan Plastik

Aneka wadah plastik semakin banyak digunakan baik untuk temapt makanan atau minuman. Bentuk maupun warnanya yang sangat menari semakin membuat wadah plastik digemari.

Plastik terdiri dari berbagai bahan kimia (monomer). Sehingga dalam kondisi tertentu, kontak antara plastik dan makanan bisa menyebabkan perpindahan bahan-bahan kimia dari wadah ke makanan/minuman.

Perpindahan bisa terjadi karena pengaruh suhu panas makanan/minuman, penyimpanan, atau proses pengolahan. Semakin tinggi suhu maka semakin tinggi kemungkinan terjadi migrasi. Lamanya waktu penyimpanan makanan juga berpengaruh terhadap perpindahan materi berbahan kimia ini.

Mengenali wadah/botol plastik yang aman:

– Terdapat tanda food grade yakni logo gelas dan garpu yang berarti plastik tersebut layak dipakai untuk memproduksi perlengkapan makan.
– Terdapat tanda food safe yakni logo contreng yang berarti wadah makanan atau minuman tersebut aman tidak terkontaminasi bahan-bahan kimiawi.
– Terdapat tanda approved by FDA yang berarti benda tersebut sudah lolos uji dan dinyatakan aman digunakan oleh FDA (Food and Drug Administration, lembaga pengawasan obat dan makanan AS).
– Terdapat merek dagang yang dipatenkan, yaitu ada logo M (trade mark) atau R (registered). Berarti produk tersebut sudah terdaftar dan terjamin keasliannya.

Tips memilih wadah berbahan plastik:

– Hindari botol minum yang kode daur ulangnya 3 atau 7, terutama (botol minum) untuk anak-anak

– Gunakan botol minum baik sekali pakai maupun berulang kali dengan kode 2, 4, dan 5. 2 dan 4 terbuat dari polyethylene, sedangkan 5 terbuat dari polypropylene. Bahan polyethylene dan polypropylene dipastikan tidak menimbulkan risiko gangguan kesehatan tertentu. Hanya saja biaya produksi keduanya terbilang mahal, sehingga bila ingin terjangkau dan aman, pilih saja botol plastik yang terbuat dari PET (polyethylene terephthalate) dengan kode daur ulang 1.

– Gunakan botol plastik yang mencantumkan label ‘BPA-free’ atau bebas kandungan BPA.

– Pilih botol minum yang transparan, dan bukannya berwarna atau buram (tak tembus cahaya) meskipun terlihat lebih menarik. hal itu untuk mengurangi risiko kecil dari zat pewarna yang ditambahkan pada plastik.

– Jika menggunakan botol berbahan stainless steel atau aluminium, ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan. Bahan stainless maupun alumunium bisa mengalami korosi dari waktu ke waktu. Meskipun tidak berbahaya, tapi lelehan zat besi atau serpihan alumunium akan menimbulkan rasa yang aneh pada air minum tersebut.