Mata Malas (Amblyopia)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mata Malas Amblyopia

Mata malas atau amblyopia merupakan pengurangan ketajaman penglihatan yang diakibatkan perkembangan penglihatan yang tidak normal selama masa bayi dan anak usia dini. Mata malas terjadi ketika bagian saraf yang menghubungkan mata dengan otak tidak merespon rangsangan dengan baik.

Pada usia 4 tahun, normalnya perkembangan bagian otak yang memproses penglihatan hampir lengkap. Bila otak tidak menerima bayangan yang jelas/jernih dari salah satu atau kedua mata maka akan sulit meningkatkan kemampuan melihat setelah perkembangan otak selesai. Sehingga, otak hanya mengirimkan sinyal kepada mata yang sehat saja, ini menyebabkan gangguan penglihatan pada mata lainnya dan terlihat sayu (sedih). Mata ini yang kemudian akan mengalami ambliopia atau mata malas.

Mata malas merupakan penyebab terbanyak gangguan penglihatan pada anak-anak yang sifatnya ireversibel. Kelainan juga salah satu penyebab kebutaan yang terjadi pada anak-anak. Ambliopia akan dapat cepat dicegah atau diobati bila cepat diketahui pada usia dini.

Gangguan mata malas biasanya hanya mempengaruhi satu mata, tetapi jika kedua mata kekurangan penglihatan jelas selama waktu tertentu saat anak-anak, maka kondisi ini bisa mempengaruhi kedua mata. Ciri fisik mata malas terlihat dari mata terlihat agak menurun.

Gangguan mata (Amblyopia) yang disebabkan oleh tidak normalnya perkembangan mata pada masa balita juga menyerang bayi prematur, bayi dengan bobot badan ringan, dan keluarga yang mengidap katarak. Usia terjadinya strabismus ada yang terjadi sejak lahir dan ada pula yang terjadi dalam perjalanan hidup.

Ada beberapa jenis amblyopia berdasar penyebabnya; amblyopia deprivatif, amblyopia anisometric (refraktif), dan amblyopia strabismik.

« Amblyopia strabismik

Ganguuan mata ini terjadi jika posisi mata tidak sama, dimana terdapat satu mata yang juling (keluar, kedalam, atas atau bawah) maka otak akan meminimalkan fungsi mata yang juling sehingga terjadi penurunan penglihatan perlahan-lahan.

« Amblyopia anisometric (refraktif)

Amblyopia anisometric terjadi jika ada kelainan kacamata yang besar atau tidak sama antara kedua mata sehingga otak akan memilih mata yang melihat lebih jelas dibandingkan dengan mata dengan rabun jauh atau dengan astigmat yang besar

« Amblyopia deprivatif

Gangguan mata ini timbul ketika katarak atau keadaan yang sejenis yang menutup axis visual pada saat periode visual experience. Gangguan amblyopia deprivatif jika tidak ditangani dengan cepat maka prognosisnya akan buruk. Mata malas lebih mungkin dialami anak-anak yang lahir prematur atau mereka yang memiliki keterlambatan perkembangan ketika usia mereka bertambah.

Penyebab Mata Malas

Penyebab utama mata malas adalah perbedaan fokus antara salah satu mata yang sangat mencolok. Misalnya satu mata minus tinggi sedang mata lain normal.

Beberapa penyebab yang lebih umum termasuk:

– Strabismus, merupakan penyebab paling umum dari mata malas. Strabismus adalah ketidakseimbangan otot saraf pada mata sehingga mata tidak dapat berkoordinasi dengan baik.

– Anatomi atau kelainan struktural dari mata

Kadang-kadang mata malas merupakan hasil dari suatu kelainan, seperti retina pusat yang abnormal atau area berawan di lensa mata (katarak). Dalam kasus lain, bentuk mata abnormal atau perbedaan ukuran antara mata memberikan kontribusi untuk mata malas.

– Tumor

Kadang-kadang, mata yang menyimpang adalah tanda pertama dari tumor mata.

– Kelainan refraksi (hiperopia, miopia, dan astigmatisma)

– Perbedaan yang besar kekuatan refraksi antara mata kanan dan kiri

– Hambatan masuknya cahaya kedalam mata (kelopak mata jatuh/ptosis, katarak, kekeruhan kornea, atau sebab lain)

– Deprivasi (Deprivation), mata mengalami gangguan berupa penghalang pada lapisan mata yang membentuk kabut (katarak).

– Refraktif (Refractive), gangguan penglihatan karena pembiasan cahaya yang tidak tepat, seperti silinder, rabun jauh, atau rabun dekat.

Gejala

Gangguan mata malas biasanya tidak menimbulkan gejala, sehingga anak seringkali tidak mengeluhkan sesuatu. Sebagian besar mata malas baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan mata sebelum atau sesudah memasuki sekolah.

Gejalanya mata tidak mengikuti arah gerakan benda dengan benar. Ini sulit diketahui bila hanya dilihat secara sepintas. Sebab mata yang malas akan terlihat seperti mata normal.

Jika dibiarkan saja, gangguan mata malas bisa menyebabkan kebutaan secara permanen karena gangguan mata ini sering dialami anak-anak, ada baiknya untuk memeriksa kesehatan mata buah hati Anda pada usia 3 hingga 5 tahun setelah lahir.

Tanda dan gejala mata malas antara lain:

– Mata yang tidak simeris ke dalam atau ke luar

– Gerakan mata yang mungkin tidak bekerja sama

– Kurangnya persepsi kedalaman

– Anak yang mengalami gangguan mata malas kadang memiliki mata juling, menyipitkan mata, sering menutup satu matanya atau memiringkan kepalanya dengan cara yang aneh untuk melihat sesuatu.

Faktor resiko

Anak akan memiliki resiko yang lebih tinggi jika:

– luka pada mata

– Astigmatisma yang besar, rabun jauh (miopia) atau rabun dekat (hiperopia)

– Perbedaan ukuran kacamata yang besar antara mata satu dengan lainnya

– Strabismus atau mata juling dimana mata yang tidak sejajar tidak digunakan

– Gangguan penglihatan karena cacat sejak lahir seperti kelopak mata turun (ptosis), katarak

Deteksi dan perbaikan dini terhadap gangguan penglihatan akan membantu anak merasa dan berfungsi optimal yang bisa berakibat pada kerusakan penglihatan yang parah bila tidak diobati. Pengobatan yang diberikan untuk mata malas memiliki dua tujuan yaitu menghasilkan penglihatan yang jelas di kedua matanya serta untuk memperkuat mata yang lemah. Karenanya pengobatan yang diberikan berupa kombinasi antara resep lensa serta terapi penglihatan.

Pada masa anak-anak, ambliopia dapat diatasi dengan menggunakan patching atau penutup untuk mata yang sehat. Menutup mata yang sehat akan melatih mata malas untuk bekerja lebih baik dan memperbaiki penglihatan.