Mata Juling (Strabismus)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Mata Juling Strabismus

Mata juling atau strabismus merupakan kondisi dimana mata tidak sejajar antar satu dengan lainnya, sehingga garis penglihatan tidak paralel dan pada waktu yang sama, kedua mata tidak tertuju pada benda yang sama. contohnya satu mata tampak melihat lurus sedangkan mata lainnya tampak melihat kearah lain.

Mata memiliki 6 otot yang melekat pada dinding luar bola mata. Untuk mengatur dan memfokuskan suatu objek, semua otot mata harus bekerja sama secara seimbang. Jadi, untuk menggerakan kedua mata, otot mata pada masing-masing mata harus terkoordinasi. Otak akan mengontrol kegiatan koordinasi ini.

Ketika kedua mata memandang tidak searah, akan ada dua gambar yang dikirim ke otak. Pada orang dewasa, hal ini menyebabkan timbulnya penglihatan ganda. Pada anak kecil, otak mereka belajar untuk tidak menghiraukan gambaran dari mata yang tidak searah dan hanya melihat dengan menggunakan mata yang normal. Anak kemudian kehilangan persepsi jarak, ukuran, dan kedalaman.

Mata juling bisa terjadi karena faktor bawaan (congenital), sejak bayi atau 6 bulan sampai 2,5 tahun. Ada jenis juling tersembunyi (phoria) yang akan terlihat jika penderita dalam keadaan lelah atau sakit dan juling yang langsung bisa terlihat (tropia) meskipun penderita dalam keadaan baik-baik saja. Strabismus dapat menyebabkan penurunan binocular atau penglihatan stereo (3D), dan strabismus pada anak dapat berkembang menjadi mata malas (ambliopia).

Mata yang juling dapat mengarah ke dalam (konvergen), keluar (divergen), atau salah satu mata lebih tinggi dari pada mata lainnya.

Ada 4 jenis strabismus

– Esotropia  mata menyimpang ke dalam
yaitu satu bola mata memandang lurus kedepan sementara mata lain ke arah hidung, atau kedua mata melihat kea rah hidung.
– Eksotropia  mata menyimpang ke arah luar
yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara mata lainnya memandang lurus kea rah telinga, atau kedua mata melihat kea rah telinga.
– Hipertropia  mata menyimpang ke arah atas
yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara yang lainnya ke arah atas.
– Hipotropia  mata menyimpang ke arah bawah
yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara yang lainnya ke arah bawah.

Penyebab

Mata juling paling sering disebabkan oleh ketidakseimbangan otak dalam mengkoordinasikan mata.
Penyebab lainnya
– Tarikan yang tidak sama pada 1 atau beberapa otot yang menggerakan mata (strabismus non-paralitik). Strabismus non-paralitik biasanya disebabkan oleh suatu kelainan di otak.
– Kelumpuhan pada 1 atau beberapa otot penggerak mata (strabismus paralitik). Kelumpuhan pada otot mata bisa disebabkan oleh kerusakan saraf.
– Dapat juga disebabkan oleh ukuran kacamata abnormal (contohnya hiperopia tinggi atau miopia tinggi), atau apapun yang menghalangi pandangan satu mata (contohnya katarak anak atau kelainan mata lainnya).
– Kadang bisa juga diakibatkan oleh ketidaknormalan saraf yang membentuk otot mata atau ketidaknormalan otot mata atau jaringan sekelilingnya dalam soket mata.
– Katarak atau trauma mata yang mempengaruhi ketajaman penglihatan juga dapat menimbulkan strabismus. Namun, kebanyakan anak-anak dengan strabismus tidak memiliki riwayat ini. Penderita strabismus umumnya juga memiliki riwayat strabismus dalam keluarganya.
– Rabun jauh juga bisa menyebabkan mata bergerak ke dalam.

Strabismus biasanya sering ditemukan pada anak-anak yang menderita kelainan otak, seperti
– Prematur
– Cerebral Palsy
– Hydrocephalus
– Tumor otak
– Down Sindrom.

Gejala

Tanda utama adalah salah satu mata tampak juling. Kadang-kadang anak memiringkan kepalanya agar dapat melihat dengan kedua matanya atau mata akan menjadi juling bila melihat sinar terang.
Gejalanya berupa
– mata juling (bersilangan)
– mata tidak mengarah ke arah yang sama
– gerakan mata yang tidak terkoordinasi
– penglihatan ganda.

Pseudo Strabismus (juling palsu) penampilannya seperti juling, padahal kedua matanya tidak juling. Juling palsu biasanya terjadi pada banyak bayi atau anak Asia, khususnya keturunanetnis tertentu. Kekeliruan ini dapat disebabkan antara lain oleh bentuk kelopak mata atau pangkal hidung yang masih datar sehingga kulit pangkal hidung masih lebar. biasanya setelah remaja tulang hidungnya meninggi kesan juling hilang. Juling palsu tidak memerlukan tindakanterapi.

Menutup mata yang normal bisa memperbaiki penglihatan pada mata yang menyimpang dengan cara memaksa otak untuk menerima suatu gambaran dari mata tanpa menghasilkan penglihatan ganda. Memperbaiki fungsi penglihatan akan memberikan peluang yang lebih baik terhadap perkembangan penglihatan mata menyimpang.

Artikel Terkait Mata Juling (Strabismus):