Magnetic Resonance Imaging (MRI Scan)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Magnetic Resonance Imaging Mri Scan

Apa MRI scan?

MRI (atau magnetic resonance imaging) scan adalah teknik radiologi yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar struktur tubuh. MRI scanner adalah tabung dikelilingi oleh lingkaran magnet raksasa. Pasien ditempatkan di tempat tidur bergerak yang dimasukkan ke magnet. Magnet menciptakan medan magnet yang kuat yang sejalan proton dari atom hidrogen, yang kemudian terkena sinar gelombang radio. Ini berputar berbagai proton tubuh, dan mereka menghasilkan sinyal samar yang terdeteksi oleh bagian penerima pemindai MRI. Informasi penerima diproses oleh komputer, dan gambar yang dihasilkan.

Citra dan resolusi yang dihasilkan oleh MRI adalah cukup mendetil dan dapat mendeteksi perubahan kecil struktur dalam tubuh. Untuk beberapa prosedur, agen kontras, seperti gadolinium, digunakan untuk meningkatkan akurasi gambar.

Kapan scan MRI digunakan?

MRI scan dapat digunakan sebagai metode yang sangat akurat deteksi penyakit di seluruh tubuh. Di kepala, trauma pada otak dapat dilihat sebagai pendarahan atau pembengkakan. Kelainan lain yang sering ditemukan termasuk aneurisma otak, stroke, tumor otak, serta tumor atau peradangan tulang belakang.

Ahli bedah saraf menggunakan MRI scan tidak hanya dalam mendefinisikan anatomi otak, tetapi dalam mengevaluasi integritas sumsum tulang belakang setelah trauma. Hal ini juga digunakan ketika mempertimbangkan masalah yang terkait dengan cakram tulang belakang atau intervertebralis tulang belakang. MRI scan dapat mengevaluasi struktur jantung dan aorta, di mana ia dapat mendeteksi aneurisma atau air mata.

Ini memberikan informasi yang berharga pada kelenjar dan organ dalam perut, dan informasi yang akurat tentang struktur sendi, jaringan lunak, dan tulang tubuh. Seringkali, operasi dapat ditangguhkan atau lebih tepatnya diarahkan setelah mengetahui hasil MRI scan.
Apa resiko dari MRI scan?

Scan MRI adalah teknik radiologi menyakitkan yang memiliki keuntungan untuk menghindari paparan radiasi sinar-x. Tidak ada efek samping dari MRI scan. Manfaat dari MRI scan berhubungan dengan akurasi yang tepat dalam mendeteksi kelainan struktur tubuh.

Pasien yang memiliki bahan logam dalam tubuh harus memberitahu dokter mereka sebelum pemeriksaan atau menginformasikan staf MRI. Chip logam, bahan, klip bedah, atau bahan asing (sendi buatan, piring tulang logam, atau perangkat palsu, dll) dapat secara signifikan mendistorsi gambar yang diperoleh oleh pemindai MRI. Pasien yang memiliki alat pacu jantung, implan logam, logam atau chip atau klip dalam atau di sekitar bola mata tidak dapat dipindai dengan MRI karena risiko yang magnet bisa bergerak logam di daerah-daerah. Demikian pula, pasien dengan katup jantung buatan, implan telinga logam, pecahan peluru, dan kemoterapi atau pompa insulin harus tidak memiliki pemindaian MRI.

Selama scan MRI, pasien terletak di daerah tertutup dalam tabung magnetik. Beberapa pasien dapat mengalami sensasi sesak selama prosedur. Oleh karena itu, pasien dengan riwayat claustrophobia harus menghubungkan hal ini dengan praktisi yang meminta tes, serta staf radiologi. Sebuah obat penenang ringan dapat diberikan sebelum scan MRI untuk membantu meringankan perasaan ini. Ini adalah adat bahwa staf MRI akan dekatnya selama MRI scan. Selain itu, biasanya ada alat komunikasi dengan staf (seperti bel diadakan oleh pasien) yang dapat digunakan untuk kontak jika pasien tidak bisa mentolerir scan.

Bagaimana pasien mempersiapkan MRI scan dan bagaimana cara dilakukan?

Semua benda-benda logam pada tubuh dikeluarkan sebelum mendapatkan MRI scan. Kadang-kadang, pasien akan diberikan obat penenang untuk mengurangi kecemasan dan rileks pasien selama MRI scan. MRI scanning mensyaratkan bahwa pasien berbaring masih untuk akurasi terbaik. Pasien terletak dalam lingkungan tertutup dalam mesin magnetik. Relaksasi penting selama prosedur dan pasien diminta untuk bernapas normal. Interaksi dengan teknolog MRI dipertahankan selama pengujian. Ada keras, suara klik berulang yang terjadi selama tes sebagai hasil pemindaian. Kadang-kadang, pasien membutuhkan suntikan cairan intravena untuk meningkatkan gambar yang diperoleh. Waktu pemindaian MRI tergantung pada daerah yang tepat dari tubuh dipelajari, tetapi berkisar dari setengah jam sampai satu jam setengah.

Bagaimana seorang pasien mendapatkan hasil scan MRI?

Setelah pemindaian MRI selesai, komputer menghasilkan gambar visual dari area tubuh yang dipindai. Gambar-gambar ini dapat ditransfer ke film (hard copy). Sebuah radiologi adalah dokter yang secara khusus terlatih untuk menafsirkan gambar tubuh. Interpretasi ditransmisikan dalam bentuk laporan kepada praktisi yang meminta MRI scan. Praktisi kemudian dapat membahas hasil dengan pasien dan / atau keluarga.

Masa depan

Para ilmuwan sedang mengembangkan scanner MRI baru yang, perangkat portabel yang lebih kecil. Scanner baru ternyata dapat sangat berguna dalam mendeteksi infeksi dan tumor jaringan lunak tangan, kaki, siku, dan lutut. Penerapan scanner ini untuk praktek medis sekarang sedang diuji.

Pindai MRI Sekilas

MRI scan menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar struktur tubuh.
Pemindaian MRI tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak melibatkan radiasi sinar-x.
Pasien dengan alat pacu jantung, implan logam, logam atau chip atau klip dalam atau di sekitar mata tidak dapat dipindai dengan MRI karena efek magnet.
Sensasi sesak dapat terjadi dengan pemindaian MRI.