Kulit Gatal Saat Hamil

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Kulit Gatal Saat Hamil

Kehamilan merupakan idaman setiap wanita bersuami. Proses kehadiran sang buah hati ini menjadi idaman setiap kaum Hawa. Namun, ternyata selama sembilan bulan mengandung, wanita mengalami perubahan-perubahan pada kulit. Hal itu adalah alamiah. Kenali perubahan-perubahan itu sehingga wanita hamil juga bisa tampil cantik.

Menurut praktisi kesehatan kulit dr. Nur Khamidah, perubahan struktur kulit saat hamil adalah stretch marks. “Hampir 90% wanita hamil mengalami stretch marks yang ditandai dengan garis-garis merah muda atau merah kecokelatan pada kulit. Area yang mengalami peregangan, yaitu perut, pinggul, pantat, dan payudara.

Faktor risiko terjadinya striae gravidarum ini ialah genetik, yaitu ada tidaknya riwayat yang sama di dalam keluarga, ras, juga peningkatan berat badan atau indeks massa tubuh saat kehamilan. Perubahan pigmen kulit terjadi secara fisiologis yang biasa ditandai dengan hiperpigmentasi beberapa area, seperti areola, ketiak, dan genital. Melasma atau chloasma adalah hiperpigmentasi pada wajah berbentuk irregular yang muncul pada 70% wanita hamil.

Hal ini terjadi akibat pengaruh hormonal sehingga kulit menjadi lebih sensitif dan paparan matahari meningkatkan kecenderungan bintik-bintik hitam yang timbul pada wajah. Melasma ini bisa berkurang setelah melahirkan, namun sebagian akan menetap dan butuh terapi khusus. Kehamilan juga membuat perubahan bentuk tahi lalat. Karena terbatasnya penelitian tentang hal ini, maka sebaiknya bisa dilakukan pemeriksaan histopatologi bila terbisa lesi kulit dengan progresivitas pada ukuran, warna, bentuk, maupun keluhan, seperti menjadi gatal, terbisa perdarahan, atau bersisik.

Gatal merupakan keluhan yang sering dialami wanita hamil. Sebagian besar dari pasien hamil dengan gatal memiliki riwayat dermatitis atopik. Namun, bila gatal tersebut sangat mengganggu dan disertai dengan gejala lain, seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, lemah dan jaundice (kuning), maka segeralah berkonsultasi dengan dokter karena bisa jadi merupakan gejala dari kolestasis yang berhubungan dengan gangguan fungsi hati.

Kolestasis bisa terjadi selama kehamilan dan bisa membaik secara spontan setelah persalinan. Bila gatal menyebar pada tangan dan kaki, bisa jadi merupakan gejala Pruritic Urticarial Papules And Plagues (PUPP). PUPP bisa terjadi pada satu dari 150 kehamilan, ditandai dengan gatal, kemerahan sampai membentuk plak yang meninggi, dan bisa hilang spontan setelah persalinan. Untuk mengatasi gatal tersebut, usahakan tetap menjaga kulit dalam keadaan lembap, bisa juga menggunakan krim antigatal, seperti calamin maupun obat oral.