Sulastri

Memperoleh Kesembuhan dari Kanker payudara Stadium III Lewat TNBB

Perkenalkan nama saya adalah Ibu Sulastri. Saya bekerja selama 30 tahun lebih di sebuah pabrik yang berlokasi di kawasan Tanjung Morawa, Medan. Dan pabrik tersebut menggunakan bahan kimia yang sangat berbahaya. Pada tahun 2005, saya bersama 14 orang pekerja wanita lainnya melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit dan hasilnya membuat kami semua kaget karena diketahui terdeteksi kanker payudara.

Saya menghidap Kanker Payudara di sebelah kanan. Meskipun perusahaan membayar semua biaya pengobatan dan operasi di Rumah Sakit tetapi saya tidak mau dioperasi dan saya mencoba berbagai pengobatan alternatif namun kesembuhan tidak kunjung datang bahkan tidak mengalami perubahan sama sekali. 14 orang teman – teman saya tadi ada yang melakukan operasi dan kemoterapi, namun ternyata gagal semuanya.

Jadi akhirnya tinggal saya yang masih bekerja di pabrik walaupun saya sudah lebih sering cuti daripada kerjanya. Pada tahun 2011, penyakit kanker payudara saya semakin parah sehingga membuat tangan kanan saya tidak bergerak/lumpuh dan mulai muncul benjolan – benjolan di payudara bagian kanan sehingga mengeluarkan nanah.

Kemudian sekitar bulan Februari 2012, saya mengunjungi teman saya yang kena sakit Tiroid dan setelah minum TNBB, hasilnya teman saya tadi mengalami banyak sekali perubahan. Kemudian teman saya memperkenalkan saya kepada salah seorang IPC Morinda yaitu Ibu Mariati. Ibu Mariati sering memberi informasi tentang TNBB dan banyak sekali membantu menjelaskan fungsi serta manfaat dari TNBB tersebut.

Tanpa pikir panjang, saya langsung mengonsumsi TNBB karena saya sangat suka sekali dengan produk  yang berasal dari bahan – bahan alami. Saya mengonsumsi 1000 ml (1 liter/hari) tiap hari selama 3 minggu dengan dosis 60 ml setiap jam. Dan saya benar-benar menjaga pola makanan saya dengan baik seperti makan sayur-sayuran saja dan rajin berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.

Hasilnya tangan saya tidak lumpuh lagi dan mulai bisa bergerak seperti biasa. Kemudian saya kurangi takaran menjadi 500 ml tiap hari selama 6 bulan. Setelah 3 bulan saya mengonsumsi TNBB, saya sudah mulai bekerja di pabrik dan sekarang dipindahkan ke bagian administrasi.

Saat ini, saya masih minum Tahitian Noni Extra dengan takaran 3 x 30 ml. Terima kasih saya ucapkan atas kesabaran Ibu Mariati yang sering datang ke rumah saya puluhan kali hingga malam hari untuk meyakinkan saya agar tetap rutin mengonsumsi TNBB Extra.

Puji Syukur saya sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena melalui  TNBB, berkat kesembuhan itu nyata. Terima kasih Tuhan, Terima kasih Morinda.