Charisma Shekinah Simamora

(Dituturkan Obertina Modesta Johanis)

TERBEBAS DARI BRONKHITIS PNEUMONIA BERKAT TAHITIAN NONI

Anak kami, Charisma Simamora (7 tahun), mulai sering terserang batuk sejak berusia 6 bulan. Bila sudah batuk tidak mudah sembuh hanya dengan obat batuk biasa. Batuk baru akan reda setelah diberi antibiotik oleh dokter. Beberapa kali juga Charisma harus dirawat karena batuk disertai dengan panas tinggi dan muntah-muntah. Setelah bolak-balik dirawat (sampai usia 3 tahun sudah 6 kali dirawat di RS karena batuknya), dokter menyampaikan bahwa Charisma terdiagnosa menderita Bronkhtis Pneumonia (radang paru-paru).

Setelah mengetahui kondisi anak kami yang demikian kami menjadi sangat berhati-hati dengan kesehatannya. Makanannnya dijaga betul, tidak boleh terlalu lelah dan selalu menjaga kebersihan rumah. Namun demikian, karena kami tinggal di daerah Bandung Selatan yang lembab, tidak urung hal ini juga mempengaruhi kesehatan Charisma. Nyaris sebulan sekali terserang batuk dan harus dibawa ke dokter. Hal yang paling membuat panik adalah ketika saya bertugas di luar kota, Charisma kami bawa dan dia terserang batuk. Syukurlah dokter yang menanganinya baik hati dan bersedia diganggu berkali-kali oleh kami melalui sms pada saat Charisma kambuh batuknya.

Sekitar bulan Oktober 2009 suami saya berkenalan dengan Morinda. Suami saya bolak-balik mempertimbangkan hal ini, bagi kami uang untuk membeli pada saat itu cukup besar dan akan mempengaruhi cash flow keuangan rumah tangga. Setelah dipikirkan bolak-balik dan juga karena sudah lelah terus menerus ke RS Sakit, kami memberanikan diri untuk membeli Tahitian Noni dan memberikannya pada Charisma. Sejak Desember 2009 Charisma mulai minum Tahitian Noni Original dengan takaran 30ml/hari.

Pada waktu hari ke-2 minum noni kami harus ke Jakarta dengan menggunakan angkutan umum karena belum memiliki mobil, setelah seharian beraktifitas di Bandung. Sepanjang perjalanan saya sudah was-was. Pasti Charisma kambuh karena sudah lelah beraktifitas dan harus melakukan perjalanan cukup panjang dengan naik turun angkutan umum. Saya sampaikan pada suami untuk siap-siap jika Charisma kambuh dan harus dirawat di luar kota. Suami saya katakan, “kita kasih Noni saja, saya percaya pada Noni”. Sehari berlalu dan tidak terjadi apa-apa, Charisma tetap riang dan dapat beraktifitas. Biasanya setelah seharian kelelahan, malam harinya pasti mulai batuk dan akan terus berlanjut, minimal selama seminggu. Tiga hari kami di Jakarta dan Charisma sehat-sehat, bahkan sampai kami kembali ke Bandung. Tentunya dengan terus diberi Noni setiap hari.

Sejak saat itu kepercayaan kami kepada Tahitian Noni semakin mantap. Kelelahan bolak-balik ke rumah sakit selama kurang lebih 3 tahun rasanya terlepas. Kami merasa terbebas dari beban yang sangat berat. Sejak itu kami tahu bahwa anak kami akan dapat bertumbuh dengan sehat dan maksimal tanpa gangguan Brokhitis Pneumonia yang dideritanya. Kini, kami selalu mempercayakan pemeliharaan kesehatan anak-anak kami pada Tahitian Noni. Sejak minum Tahitian Noni daya tahan tubuh anak-anak sangat bagus, mereka jarang sekali sakit dan daya tangkapnya pun luar biasa. Tissa, adik Charisma, dapat membaca mulai usia 4.5 tahun tanpa sekolah.

Terima kasih Tahitian Noni, engkau memang sahabat terbaik kami dalam mendampingi pertumbuhan anak-anak kami. Tahitian Noniyang terbaik untuk kesehatan keluarga kami.