Keuntungan Kesehatan Wanita daripada Pria

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Keuntungan Kesehatan Wanita Daripada Pria

Tidak ada yang mengatakan mudah menjadi seorang wanita. Tetapi sebenarnya menjadi wanita memiliki beberapa keuntungan kesehatan, misalnya, rata-rata wanita hidup lebih lama 5 tahun dibandingkan dengan pria. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, wanita juga memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan laki-laki untuk mengembangkan beberapa kondisi medis. Kira-kira wanita memiliki risiko lebih rendah dalam kondisi medis apa saja?

Berikut kondisi medis yang wanita memiliki risiko lebih rendah dibanding pria antara lain:

• Kanker hati

Wanita cenderung memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengembangkan karsinoma hepatoseluler dibandingkan dengan pria. Karsinoma hepatoseluler merupakan jenis yang paling umum dari kanker hati. Tingkat kejadian untuk pria adalah sekitar 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. Para peneliti di Italia mencapai kesimpulan yang sama pada tahun 2001 setelah mempelajari 417 pasien Italia, 313 dari pasien tersebut adalah dengan sirosis hati. Sirosis hati merupakan faktor risiko karsinoma hepatoseluler dan sisanya dengan karsinoma hepatoseluler. Hasil studi tersebut telah muncul dalam jurnal Gut.

Wanita dengan kasus fatal kanker hati bisa hidup lebih lama daripada pria dengan penyakit tersebut. Peneliti menemukan bahwa, rata-rata wanita yang memiliki tumor yang tidak bisa diambil dengan tindakan pembedahan masih bisa hidup hingga 5 bulan lagi.

• Melanoma

Menurut National Cancer Institute, dari 68.000 orang di Amerika Serikat yang didiagnosa dengan melanoma pada tahun 2010, hampir 39.000 atau 57 persen adalah pria. Satu alasan untuk tingkat insiden yang lebih rendah pada wanita bisa jadi karena wanita cenderung mengambil langkah perawatan preventif untuk melindungi kulit.

Dalam sebuah survei terhadap 31.428 warga Amerika oleh para peneliti dari Centracare Clinic researchers, Minnesota, sekitar 11,2 persen wanita mengatakan tinggal di tempat teduh, dibandingkan dengan 6,2 persen pria. Hasil studi tersebut telah dipublikasikan dalam American Journal of Surgery. Di luar perbedaan jenis kelamin, peneliti dari University of Texas Medical Branch menemukan hubungan antara tingkat melanoma dan pendapatan masyarakat. Melanoma lebih umum di antara orang Amerika dengan pendapatan yang lebih tinggi, yang mungkin lebih sering terpapar sinar matahari.

• Barrett esophagus

Wanita tampaknya memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengembangkan Barrett esophagus dibandingkan dengan pria. Barrett esophagus merupakan sebuah kondisi di mana lapisan esofagus rusak oleh asam lambung. Menurut sebuah studi, kondisi tersebut 2 kali lipat terjadi lebih banyak pada pria dibandingkan dengan wanita di antara pasien Mayo Clinic yang sedang dirawat karena masalah kerongkongan. Para peneliti juga menemukan bahwa Barrett esophagus lebih umum di antara pria.
Ketika para peneliti dari Portland VA Medical Center di Oregon memeriksa data rawat inap yang terkait dengan penyakit gastroesophageal reflux menemukan bahwa, Barrett esophagus dan kanker kerongkongan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Hormon seks wanita bisa melindungi wanita dari mengembangkan Barrett esophagus, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami perbedaan tersebut.

• Kanker kepala dan leher

Pria 3 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker skuamosa kepala dan leher dibandingkan dengan wanita. Hal tersebut menurut hasil sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal cancer journal CA. Kanker skuamosa timbul dari sel datar ditemukan di permukaan kulit dan lapisan organ tubuh. Peneliti dari National Cancer Institute menemukan bahwa, pria perokok memiliki tingkat insiden yang lebih tinggi dari kanker kepala dan leher dibandingkan dengan wanita perokok.

Para peneliti menduga bahwa, kadar estrogen dan progesteron yang lebih tinggi pada wanita bisa menurunkan risiko untuk kanker kepala dan leher, serta kanker pada saluran pencernaan bagian atas, termasuk perut dan kerongkongan.

• Penyakit Parkinson

Berdasarkan hasil analisis dari tujuh studi yang telah dilakukan oleh para peneliti dari University of Virginia School of Medicine melaporkan bahwa, pria 1,5 kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit Parkinson dibandingkan dengan wanita. Salah satu alasan untuk perbedaan tersebut, mungkin bahwa estrogen melindungi wanita dari gangguan neurodegeneratif. Namun, efeknya belum dipahami dengan baik. Di antara orang yang memiliki Parkinson, beberapa gejala akan lebih terasa pada wanita. Sebagai contoh, pasien wanita mengalami kelelahan lebih kronis daripada pasien pria.

Artikel Terkait Keuntungan Kesehatan Wanita daripada Pria: