Keputihan-Beda Warna Beda Kelainan

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Keputihan Beda Warna Beda Kelainan

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Keputihan sebenarnya merupakan kondisi normal (karena pengaruh hormon). Pada kondisi normal cairan yang keluar berupa lendir, jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak menimbulkan rasa pedih atau panas saat berkemih ataupun gatal.

Gejala keputihan

• Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
• Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar. Bagaimana jika warna keputihan yang Anda alami tidak jernih. Untuk mengetahui kondisi kesehatan area intim, Anda bisa memperhatikan warna keputihan tersebut. Jika warnanya tidak seperti keputihan normal, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

• Berwarna putih kekuningan
Keputihan seperti ini jika teksturnya kental seperti susu dan terjadi bengkak, nyeri, dan gatal-gatal di bagian organ intim, dan nyeri saat bercinta, dapat menjadi tanda adanya infeksi jamur.

• Berwarna kuning atau keruh
Jika kondisi ini disertai dengan perdarahan dari vagina di luar siklus haid dan nyeri saat berkemih, bisa jadi ini merupakan tanda infeksi gonorea.

• Berwarna kuning atau hijau
Jika kondisi ini disertai tekstur berbusa dan beraroma busuk, di tambah nyeri dan gatal saat berkemih, ada kemungkinan terkena infeksi trikomoniasis.

• Berwarna coklat
Ini merupakan keputihan yang seringkali terjadi jika Anda mempunyai siklus haid yang tidak teratur. Jangan sepelekan bila kondisi ini disertai perdarahan dari vagina, dan juga nyeri panggul, karena situasi ini bisa pada penderita kanker serviks maupun kanker endometrium.

• Berwarna abu – abu
Bila keputihan berwarna abu-abu, atau kuning dengan aroma amis, dan disertai rasa panas seperti terbakar, gatal, kemerahan dan bengkak di bibir vagina atau vulva, bisa jadi pertanda adanya infeksi vagina karena bakteri.

Artikel Terkait Keputihan-Beda Warna Beda Kelainan: