Kencing Darah (Hematuria)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Kencing Darah Hematuria

Hematuria atau kencing darah adalah kehadiran sel-sel darah merah (eritrosit) dalam urin. Kencing darah atau hematuria, bisa dalam bentuk gross hematuria atau kencing yang dominan mengandung darah, bisa berupa kencing yang bercampur darah yang masih dapat dilihat dengan kasat mata dan dapat berupa kencing yang kandungan darahnya hanya bisa dilihat lewat pemeriksaan urine di laboratorium. Yang terakhir ini disebut juga dengan mikroskopis hematuria.

Penyebab hematuria dapat disebabkan oleh kelainan di dalam sistem saluran kencing atau di luar sistem saluran kencing. Kelainan yang berasal dari sistem saluran kencing antara lain berupa batu saluran kencing, tumor jinak atau tumor ganas seperti tumor ginjal, tumor ureter, tumor buli-buli, tumor prostat, dan hiperplasia prostat jinak.

Kelainan bawaan seperti kista ginjal, trauma yang menciderai sistem saluran kencing dan Infeksi Saluran Kencing (ISK) juga merupakan penyebab hematuria yang berasal sistem saluran kencing,

Sedangkan kelainan-kelainan yang berasal dari luar sistem urogenitalia adalah adanya kelainan pembekuan darah, SLE, dan kelainan sistem hematologik yang lain. Air kemih yang berdarah juga dapat disebabkan beberapa faktor. Yang paling sering terjadi karena gangguan penyakit atau kerusakan pada ginjal, kandung kemih, dan saluran kemih. Selain itu, karena gangguan kelenjar prostat atau testis pada laki-laki atau merupakan salah satu gejala leukemia.

Dikatakan hematuria jika ditemukan adanya sel eritrosit didalam urine lebih dari 5 buahlapang pandang perbesaran kuat. Kencing darah sering diakibatkan oleh trauma perut dan punggung (jatuh dari ketinggian, terbentur benda keras, kecelakaan lalu lintas), infeksi saluran kencing, infeksi usus buntu, tumor ginjal dan saluran kencing, batu saluran kencing dan pembesaran prostat. Oleh karena sebab kencing berwarna merah sangat beragam, dan pengobatannya berbeda satu terhadap yang lain, maka kejujuran pasien dalam memberikan informasi kepada dokter akan sangat berguna selain kecermatan dokter untuk menggali informasi.

Kencing darah bisa dialami siapa saja dan usia berapa saja. Baik laki-laki, perempuan, dewasa muda dan tua, bahkan pada anak-anak dengan penyebab yang berbeda-beda.

Bila kencing darah yang hadir tanpa disertai gejala seperti sakit, nyeri atau demam. Hal ini bisa menjadi indikasi adanya penyakit seperti tumor ganas. Gejala yang sering ditemui seperti kencing berwarna merah, frekuensi timbul tidak tentu, bahkan sampai berbulan-bulan. Sedangkan pada anak-anak, biasanya terjadi karena kelainan bawaan.

Cara mudah untuk menduga suatu perdarahan lewat kencing itu akibat tumor atau bukan adalah dari rasa nyeri yang menyertainya. Baik batu saluran kemih ataupun infeksi akan menimbulkan rasa nyeri atau paling tidak merasa tidak nyaman ketika mengalami kencing darah. Sedangkan perdarahan karena tumor, lebih sering tanpa disertai keluhan nyeri.

Hematuria adalah suatu gejala dari suatu penyakit, bukan merupakan penyakit itu sendiri. Penyebab hematuria ini bermacam-macam, seperti:
Batu ginjal
Infeksi saluran kencing atau genitalia
Sumbatan pada saluran kencing, biasanya pada uretra (baik oleh karena batu, tumor, penyempitan/striktur, penekanan dari struktur di sekitarnya)
Kanker ginjal, buli-buli (kandung kemih), ataupun prostat
Penyakit ginjal
Gangguan pembekuan darah
Cedera pada saluran kencing sebelah atas maupun bawah, misalnya karena kecelakaan lalu lintas atau jatuh yang terutama mengenai punggung
Obat-obatan, misalnya rifampisin (salah satu obat tuberkulosis), analgesik seperti aspirin, antikoagulan (anti pembekuan darah) seperti warfarin, fenitoin, quinine
Pembesaran prostat jinak
Penyakit kronis, seperti diabetes mellitus, hipertensi, sickle cell anemia
Infeksi virus
Peradangan pada ginjal
Latihan fisik yang berat, terutama pada olahraga lari

Penyebab

Kencing berdarah biasanya dikarenakan sering menahan buang air kecil, biasanya juga di ikuti rasa nyeri di dalam perut tepatnya di saluran kandung kemih. Sering menahan buang air kecil menyebabkan terjadinya pengendapan kotoran-kotoran dalam air seni yang seharusnya segera di keluarkan dari dalam tubuh karena endapan tersebut bisa menjadi batu yang menghambat saluran kandung kemih dan menyebabkan infeksi. Hematuria juga bisa disebabkan tumor atau infeksi ginjal (nefritis, pielonefritis atau glomerulonefritis), infeksi di uretra (uretritis), prostat (prostatitis) atau kandung kemih (cystitis), dan pembesaran/tumor prostat. Kencing batu, yaitu batu ginjal yang terjebak di dalam ureter, ginjal, kandung kemih atau uretra, hampir selalu menyebabkan munculnya darah dalam urin. Faktor-faktor lain seperti obat pengencer darah yang mencegah pembekuan darah, atau obat-obatan anti-inflamasi seperti aspirin mendorong perdarahan saluran kemih. Cedera urogenital setelah jatuh, kelelahan parah, dan diabetes adalah sebab lain adanya darah di urin. Pada penderita diabetes, pembuluh darah memang rapuh sehingga risiko perdarahan lebih besar.

Gejala

Pada sebagian kasusnya orang yang menderita hematuria atau kencing berdarah tidak hanya ditandai dengan urin yang disertai darah, namun bisa disertai keluhan lain yaitu :

Nyeri pada flank area (diantara iga dan panggul), punggung, perut bawah, atau kemaluan
Nyeri atau rasa panas saat berkemih
Demam
Mual dan muntah
Berat badan menurun
Kehilangan nafsu makan
Sering berkemih
Anyang-anyangan
sensasi terbakar pada saat buang air kecil
Urine berwarna kelabu oleh karena adanya nanah dalam urine

Faktor risiko untuk hematuria adalah orang berusia 40 tahun atau lebih, merokok, pekerjaan yang sering membuatnya terpapar bahan kimia, mengkonsumsi obat tertentu atau pernah melakukan iridiasi tulang panggul.