Kelamaan Duduk Bagi Pria Akan Mempengaruhi Kesuburan

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Kelamaan Duduk Pria Bagi Akan Mempengaruhi Kesuburan

Umumnya, banyak pria yang mengalami kesulitan membuahi sang istri karena jumlah sperma yang terlalu sedikit. Meskipun wanita kerap disalahkan ketika tidak dapat hamil, pria juga dapat mengalami masalah kesuburan jika jumlah sperma terlalu sedikit. Jumlah sperma rendah atau kualitas sperma yang buruk mungkin karena racun lingkungan seperti bahan kimia, radiasi, obat-obatan, paparan logam berat dari sabun dan krim, merokok dan alkohol.

Sebuah studi menemukan pria zaman sekarang banyak yang mengalami masalah kesuburan. Mereka rata-rata memiliki setengah seperma yang normal dengan kualitas yang rendah. Kondisi ini berbeda pada 50 tahun yang lalu. Peneliti meyakini ada berbagai penyebabnya, salah satunya pria duduk kelamaan saat bekerja atau mengenakan pakaian berbahan nilon. Selain itu, peneliti meyakini kondisi ini dapat disebabkan paparan xenoestrogens (PCB, DDT, dioxin, pestisida lainnya, plastik dan polutan industri) yang meniru efek estrogen.

Mengenakan pakaian nilon atau pakaian ketat dapat menyebabkan skrotum panas, sehingga menekan testis dan menyebabkan peningkatan suhu yang mempengaruhi kualitas sperma. Ogidi juga mengatakan, pekerjaan menetap juga meningkatkan risiko infertilitas. Pasalnya duduk kelamaan dapat membuah daerah paha akan lebih hangat. Penelitian telah menunjukkan orang-orang yang duduk berjam-jam di depan komputer perlu istirahat setiap setengah jam. Apabila cara itu tidak praktis, mereka perlu melakukan beberapa latihan dan memperpanjang istirahat.

Pria yang mengendarai terus-menerus selama jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko kemandulan karena menyebabkan peningkatan suhu skrotum, memampatkan testis dan tidak memungkinkan udara yang cukup untuk pergi ke daerah. Pengemudi yang profesional juga berisiko lebih besar terkena masalah infertilitas.
Ia menyarankan agar pria mengambil istirahat selama bekerja untuk meregangkan dan bergerak menghirup udara, serta menghindari perjalanan jarak jauh.
Sebenarnya, banyak cara untuk meningkatkan kualitas sperma. Seperti diet dengan memperbanyak sayuran, buah-buahan. Pria juga membutuhkan nutrisi tambahan yang dapat meningkatkan kesuburan seperti vitamin C dan seng. Vitamin C membantu mencegah sperma menggumpal atau saling menempel, sehingga meningkatkan kemungkinan untuk kesuburan.

Suplementasi zinc terbukti meningkatkan testosteron, jumlah sperma, dan motilitas sperma. Sumber seng tinggi ada di tiram, daging sapi tanpa lemak, kalkun, domba, ikan, gandum, dan kacang-kacangan. Kaum pria dapat memasukkan pisang dalam diet sehari-hari. Pasalnya pisang kaya sumber magnesium, vitamin B1, vitamin A, vitamin C, dan protein, yang diperlukan untuk meningkatkan dan merangsang produksi sperma lebih banyak. Buah ini juga kaya akan vitamin B dan Bromelain, yang merupakan regulator hormon seksual yang dapat membantu untuk meningkatkan kejantanan seksual.

Menghindari rokok, dan alkohol, stress yang tinggi, tinggal yang penuh radiasi dan berdekatan dengan alat elektronik selain tentu lakukan olahraga yang cukup, dan diimbangi dengan makanan yang bergizi tinggi. Keseimbangan dalam olahraga, makanan, psikis yang terjaga dan olahraga yang cukup maka selain metabolisme tubuh akan bekerja dengan baik. Kesemuanya akan membantu hormon repoduksi akan bekerja dengan baik

Artikel Terkait Kelamaan Duduk Bagi Pria Akan Mempengaruhi Kesuburan: