Kanker Paru-Paru

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Kanker Paru Paru

Paru-paru merupakan organ yang sangat penting dalam sistem pernapasan. Proses menukar oksigen dalam sistem karbondioksida dari darah dengan bantuan hemoglobin di dalam paru-paru disebut respirasi/pernapasan.

Paru-paru terletak di dalam rongga dada, terlindungi struktur tulang selangka dan diselaputi dinding sebagai pleural yang berisi cairan pleural.

Lebih dari 90% penyakit paru-paru berawal dari bronkhitis atau saluran udara yang masuk ke paru-paru. Kanker ini disebut karsinoma sel skuamosa, karisnoma sel kecil atau karisnoma sel gandum karisnoma sel besar, dan adenokarnoma. Karisnoma sel alveoli di dalam paru-paru. Kanker ini bisa merupakan pertumbuhan tunggal, tapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru.

Tidak semua kanker atau tumor dapat ditemui, ada beberapa kanker paru-paru yang lebih jarang terjadi antara lain; adenoma yaitu kanker jinak dan sarkoma yaitu kanker ganas. Hanya sebagian kecil penyakit kanker paru-paru atau kurang lebih sekitar 10-15% pada pria dan 5% persen pada wanita yang disebabkan oleh zat yang ditemui atau yang dihirup.

Kanker paru-paru adalah tumor yang tumbuh di paru-paru yang sebagian berasal dari sel-sel di dalam paru-paru. Kanker paru-paru juga bisa berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru.

Kandungan nikotin di dalam rokok bukan hanya menyebabkan kanker namun juga mempercepat pertumbuhan tumor-tumor yang telah ada sebelumnya. Penelitian menemukan bahwa nikotin menstimulasi produksi suatu molekul yang menyebabkan sel-sel pada kanker paru-paru menjadi lebih agresif untuk membelah diri dan tumbuh.

Gejala kanker paru-paru yang biasanya muncul:
– Sesak napas
– Batuk berkepanjangan
– Batuk berdarah
– Sakit dada
– Demam
– Berat badan turun drastis

Biasanya gejala-gejala tersebut baru akan timbul saat kanker sudah menginjak stadium akhir, yang berarti bahwa perokok tidak akan sadar bahwa ia terkena kanker sejak usia muda. Gejala penyakit paru-paru yang sering terjadi di masyarakat kita dalah batuk-batuk yang lama pada orang yang merokok, kesulitan bernapas, suara yang berubah dari biasanya dan batuk lebih dari dua minggu pada orang yang tidak merokok.

Masa penderita terkena kanker paru-paru adalah 10-15 tahun. Jika sejak berusia 15 tahun orang sudah merokok, kemungkinan pada usia sekitar 35-40 tahun orang itu akan menderita kanker paru-paru. Diagnosa pada kanker paru-paru dibuat berdasarkan jenis tipe sel. Salah satu cara yang digunakan adalah menkonsumsi antioksidan yang merupakan senyawa yang bisa menetralkan radikal bebas dengan melindungi sel-sel tubuh, khususnya paru-paru.

Beberapa antioksidan yang bisa dikonsumsi antara lain; Vitamin A, Vitamin C dan vitamin E. Antioksidan ini melindungi paru-paru terhadap oksidasi dan kerusakan oleh fraktur.

Beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi contohnya; Kedelai, tahu, tempe, dan oncom yang mengandung senyawa genistin yang merupakan antioksidan dan anti tumor kuat yang dapat menstimulasi sistem imun.

Jenis pengobatan terhadap kanker paru-paru: operasi, kemoterapi, dan radiasi. Jenis pengobatan disesuaikan dengan jenis kanker, tingkat perluasan atau penyebarannya pada saat diagnosis, dan keseluruhan kondisi kesehatan penderita. Operasi merupakan tindakan pengobatan utama pada tahap awal kanker. Pasien yang tidak bisa menjalani operasi bisa beralih ke radio terapi.

Tingkat kesembuhan penyakit kanker paru-paru masih sangat bagus jika masih pada tahap awal. Namun kanker sangat jarang terdeteksi pada tahap ini. Jika sel kanker sudah menyebar ke daerah lain, pilihan pengobatannya adalah kemo terapi dan radio terapi. Jika kanker menghalangi aliran udara utama, bisa digunakan laser untuk membekukan tumor atau tetap membuka aliran udara dengan tabung(stent).

Tingkat kesembuhan penyakit kanker paru-paru masih sangat bagus jika diketahui pada stadium awal. Kendalanya, penyakit kanker sangat jarang terdeteksi pada tahap awal.

Artikel Terkait Kanker Paru-Paru: