Kanker Pankreas

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Kanker Pankreas

Pankreas adalah organ di perut bagian atas yang berada di bawah lambung dan berdekatan dengan bagian pertama usus kecil, yang disebut duodenum. Pankreas terdiri dari dua bagian: kelenjar eksokrin yang mengeluarkan enzim untuk pencernaan, dan kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon-hormon, termasuk insulin untuk mengatur gula dalam darah. Tumor dapat berkembang di salah satu atau kedua bagian pankreas.

Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas mengembangkan mutasi pada DNA. Mutasi ini menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali dan terus hidup setelah sel normal mati. Sel-sel ini dapat mengumpul membentuk tumor.

Kebanyakan kanker pankreas dimulai di sel-sel yang melapisi saluran pankreas. Kanker jenis ini disebut adenokarsinoma pankreas atau kanker pankreas eksokrin. Kanker dapat terbentuk dalam produksi hormon-sel pankreas. Kanker jenis ini disebut kanker sel islet atau kanker pankreas endokrin.

Kanker pankreas merupakan jenis tumor yang sangat ganas. Tingkat terjadinya kanker pankreas di seluruh dunia meningkat, banyak terjadi pada orang usia lanjut, laki-laki lebih banyak dari pada perempuan dengan usia 40-65 tahun, tetapi beberapa tahun terakhir terjadi pada usia yang lebih muda. Tingkat keganasan kanker pankreas sangat tinggi, dari ditemukannya penyakit ini sampai meninggal rata-rata dalam 5 bulan, dengan tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun sekitar 5%. Diantaranya hanya terdapat 15-20% pasien yang dapat menerima operasi, diantara 40% pasien dalam menerima operasi telah ditemukan penyebaran, setelah operasi tingkat kelangsungan hidup hanya ada 10%.

Kanker pankreas menyebar sangat cepat dan memiliki prognosis yang buruk jika dibandingkan dengan kanker lainnya. Gejala yang tidak muncul sampai kanker pankreas itu berkembang membuat operasi pengangkatan sulit dilakukan.

Keganasan kanker pankreas didukung lokasi organ yang sulit dijangkau, pankreas berada pada sistem pencernaan bagian bawah di belakang lambung. Lokasi yang tersembunyi menyebabkan sulitnya mengangkat sel kanker pada pankreas, berbeda dengan payudara atau usus besar. Kondisi tersebut juga yang menyebabkan kanker pankreas relatif lebih mudah kambuh.

Lokasi pankreas yang tersembunyi juga menyebabkan gejala yang timbul relatif lebih lambat. Biasanya penderita mulai merasa tidak nyaman bila perut terasa sakit yang menyebar sampai punggung, atau kulit tampak kekuningan (jaundice). Padahal dua gejala tersebut menandakan kanker sudah masuk stadium lanjut.

Kanker pankreas dibagi 4 stadium yaitu :

– Stadium I : Kanker hanya terbatas di pankreas
– Stadium II : Kanker sudah menyebar ke organ dan kelenjar getah bening disekitar
– Stadium III : Kanker sudah menyebar ke pembuluh darah utama dan kelenjar getah bening sekitar.
– Stadium IV : Kanker sudah menyebar ke organ lain antara lain: hati, paru dan selaput dinding perut (peritoneum).

Gejala

Sejumlah tanda dan gejala kanker pankreas tidak muncul saat tahap awal. Setelah kanker tumbuh dan menyebar, rasa nyeri sering berkembang di perut bagian bawah dan kadang-kadang menyebar ke punggung. Rasa sakit bisa menjadi lebih buruk setelah orang makan atau berbaring.

Kekuningan merupakan tanda sel kanker berhasil menghalangi saluran pada organ hati. Akibatnya bilirubin, yang merupakan hasil pemecahan sel darah merah yang sudah tua, tidak bisa masuk ke dalam hati. Kondisi inilah yang menyebabkan kulit penderita tampak kekuningan di beberapa lokasi.

Dan gejala yang mungkin muncul antara lain:

– Penyakit kuning
Kanker pankreas yang menghalangi saluran empedu hati dapat menyebabkan penyakit kuning. Tanda-tanda termasuk kulit dan mata kuning, urine berwarna gelap, dan tinja berwarna pucat.
– Nyeri
Tumor yang tumbuh bisa menekan saraf di perut yang menyebabkan rasa sakit yang bisa menjadi parah.Sakit pada perut bagian atas yang dapat menyebar ke punggung bagian tengah atau atas. Sakit ini bisa menjadi lebih parah ketika Anda makan atau ketika Anda berbaring
– Mual dan muntah
Pada kasus kanker pankreas yang sudah parah, tumor akan menghalangi bagian sistem pencernaan, biasanya bagian atas usus dua belas jari Anda, menyebabkan rasa mual dan muntah.
– Masalah pencernaan
Saat kanker mencegah pengeluaran enzim di pankreas ke usus, Anda akan kesulitan mencerna makanan, khususnya makanan yang mengandung lemak tinggi. Hal ini juga bisa menyebabkan hilangnya berat badan secara signifikan.
– Penurunan berat badan
Sejumlah faktor dapat menyebabkan penurunan berat badan pada orang dengan kanker pankreas. Mual dan muntah yang disebabkan pengobatan kanker atau tumor menekan perut yang bisa membuat sulit untuk makan. Atau tubuh mungkin mengalami kesulitan dalam memproses nutrisi dari makanan karena pankreas tidak membuat cukup cairan pencernaan.
– Obstruksi usus
Kanker pankreas yang tumbuh ke dalam atau menekan pada usus kecil (duodenum) dapat memblokir aliran makanan yang dicerna dari lambung ke dalam usus Anda.
Gatal. Pada kanker pankreas stadium lanjut, Anda mungkin akan merasakan rasa gatal yang hebat karena tingkat asam empedu yang tinggi terakumulasi pada kulit Anda.
Gejala lainnya yang bisa terjadi
– Depresi
– Bekuan darah
– Urin berwarna orange atau seperti warna es teh
– Kotoran berwarna kuning, merah, atau abu-abu putih
– Sakit perut paroksismal, nyeri perut bagian atas, nyeri perut yang terasa sampai punggung.
– Kembung, perut terasa penuh
– Sembelit dan diare
– Muntah darah, kotoran berwarna hitam, tinja disertai darah
– Ada massa pada abdomen dan kantong empedu membesar

Penyebab

Sampai saat ini para ahli belum mengetahui pasti penyebab kanker pankreas namun, merokok adalah faktor risiko utama, dengan perokok 2-3 kali, lebih mungkin untuk memiliki penyakit dibanding bukan perokok. Usia juga terkait dengan penyakit yang biasanya setelah usia 45. Diabetes juga berhubungan dengan kanker pankreas, dengan sekitar 10% -20% orang yang didiagnosis kanker memiliki diabetes.

Faktor-faktor resiko tersebut meliputi:

– Merokok
Merokok tembakau adalah faktor resiko utama untuk kanker pankreas. Perokok berat memiliki resiko terbesar
– Diabetes
Penderita diabetes mudah terkena kanker pankreas
– Faktor genetik
Memiliki anggota keluarga terdekat dengan riwayat kanker pankreas, meningkatkan resiko terkena kanker
– Pancreatitis (radang/infeksi pada pankreas)
Peradangan/infeksi pada pankreas untuk waktu yang cukup lama dapat meningkatkan resiko terkena kanker pankreas.
– Obesitas
Mereka yang memiliki kelebihan berat badan memiliki kemungkinan sedikit lebih banyak daripada orang lain untuk terkena kanker pankreas.
– Sirosis hati
– Pola makan
Pola makan yang mengandung lemak hewani yang tinggi dan sedikit buah-buahan dan sayur-sayuran dapat meningkatkan resiko terkena kanker pankreas.
– Terpapar zat kimia berlebih
Orang yang bekerja dengan kandungan petrolium, termasuk gasolin dan unsur-unsur kimia lainnya, memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kanker pankreas daripada orang yang tidak terkena unsur-unsur kimia tersebut.

Pengobatan

Ganasnya serangan kanker pankreas menyebabkan pilihan pengobatan yang tersedia tidak banyak, penderita kanker pankreas harus menjalani operasi dan kemoterapi untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Kemoterapi diambil untuk memperkuat efek operasi yang dijalankan. Untuk kemoterapi biasanya penderita mengkonsumsi obat jenis gemsitabin. Namun keduanya juga tidak banyak memberi kesempatan hidup bagi penderitanya rata-rata hanya dua tahun.

Pencegahan

Minimnya pengobatan yang tersedia, langkah utamanya adalah mencegah terjadinya kanker sebagai langkah preventif utama untuk mencegh kanker pankreas.

Tipe mencegah kanker pankreas:

– Tidak merokok
Rokok menjadi faktor penyebab terbesar kanker pankreas. Hal ini berlaku hampir sama untuk semua jenis kanker. Semua jenis racun dalam rokok akan terbawa dalam aliran darah. Racun inilah yang kemudian memicu pertumbuhan sel tidak wajar pada pankreas, yang menjadi awal kanker. Peluang kanker pankreas terbesar tetap pada perokok. Sepanjang menghindari rokok, kanker bisa dicegah. Hal sama berlaku pada perempuan ataupun laki-laki. Sangat dianjurkan tidak merokok dan menyeimbangkan asupan nutrisi karena merokok dan asupan nutrisi menjadi kartu penting pencegahan kanker pankreas.

– Menjaga berat badan
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko terkena kanker pankreas. Namun, tetap jaga pengurangan berat tersebut agar tidak kehilangan berat secara drastis dalam waktu yang singkat.

– Olahraga teratur
Olahraga yang cukup setiap minggu dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker pankreas.

– Makan makanan yang sehat
Pola makan yang kaya akan buah-buahan dan sayur-sayuran dan rendah lemak hewani dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker pankreas.

– Menjaga keseimbangan nutrisi
Perbanyak mengkonsumsi buah, sayur dan biji-bijian, dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi sekaligus menjaga produksi insulin yang dihasilkan pankreas. buah-buahan dan sayur-sayuran dan rendah lemak hewani dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker pankreas.Bila kadar gula yang masuk terlampau tinggi, maka insulin harus diproduksi lebih banyak. Produksi insulin yang terus meningkat akan menyebabkan ketidakseimbangan sel dalam pankreas. Kondisi inilah yang kemudian memicu pertumbuhan kanker. Jika terus berlanjut maka insulin tidak bisa lagi mengubah gula menjadi energi, dan terjadilah penyakit diabetes. Karena itulah diabetes menjadi faktor risiko terbesar pada kanker pankreas, selain penderita liver.

– Genetik
Terkait adanya kemungkinan diturunkan dalam keluarga, kemungkinannya ada, namun peluang tersebut sangat kecil tak sampai 10 persen. Hal ini dikarenakan belum ditemukannya gen pasti penyebab kanker pankreas, seperti halnya kanker payudara.

Artikel Terkait Kanker Pankreas: