Jenis-jenis Rematik

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Jenis Jenis Rematik

Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis(RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.

Menurut lokasinya, penyakit rematik dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu rematik artikuler dan rematik nonartikuler. Rematik artikuler berlokasi pada persendian, seperti reumatoid artritis, osteoartritis, dan gout artritis. Sedangkan rematik nonartikuler disebabkan oleh proses diluar persendian, seperti bursitis dan tendinitis.

« Osteoartritis (OA)

Osteoartritis merupakan suatu penyakit degeneratif yang melibatkan degradasi sendi. Penyakit ini lebih banyak menyerang usia lanjut (40 tahun keatas), kaum wanita dan orang dengan berat badan berlebih (obesitas). Pada osteoartritis, terjadi proses pengapuran yang merusak tulang rawan di sekitar tulang sehingga menjadi tipis dan kemudian tumbuh tulang baru di sekitar sendi yang terserang. Tumbuhnya tulang di sekitar sendi akan mengganggu gerakan dan menyebabkan sakit jika sendinya aktif. Osteoartritis terutama menyerang sendi-sendi yang mendukung berat badan, yaitu pinggul, pinggang bawah, paha. lutut, dan sendi-sendi ibu jari kaki.

Gejala umum osteoartritis diantaranya ialah nyeri sendi, sakit sendi selama perubahan cuaca atau setelah latihan, dan ada tekanan pada sendi. Pembengkakan dan nyeri yang dirasakan bersifat asimetris, yang berarti hanya salah satu dari bagian kanan ataupun kiri tubuh yang terlibat. Rasa sakit tersebut dapat hilang setelah beristirahat. Selain nyeri sendi, sendi juga terasa kaku di pagi hari atau setelah bangun tidur dan istirahat. Gejala lainnya adalah sendi berbunyi atau berderak apabila digerakkan (krepitasi), adanya kontraksi otot yang menghambat gerakan, bengkak, dan peradangan.

« Reumatoid Artritis (RA)

Reumatoid artritis adalah suatu penyakit kronis, yang berarti dapat berlangsung selama bertahun-tahun, pasien mungkin mengalami waktu yang lama tanpa gejala. Reumatoid artritis merupakan suatu penyakit progresif yang menyebabkan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh proses autoimun (autoimun berarti sistem  imun tubuh yang seharusnya menyerang benda asing dalam tubuh, menyerang bagian dari tubuh itu sendiri). Jenis penyakit rematik ini kebanyakan menyerang persendian di tangan dan kaki. Reumatoid artritis dapat menyerang semua golongan usia, namun lebih banyak menyerang kaum wanita terutama yang berusia 30-50 tahun.

Gejala awal yang timbul pada RA tidak begitu spesifik, seperti demam ringan terus-menerus, rasa tidak enak badan, tidak ada nafsu makan, berat badan berkurang, dan kekakuan pada sendi. Kondisi RA ditandai dengan peradangan di jaringan sekitar sendi, sehingga timbul nyeri dan bengkak. Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh. Rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan. Sendi yang terkena menjadi kaku terutama saat penderita bangun di pagi hari.

RA dapat memengaruhi bagian tubuh selain sendi, seperti mulut, mata, ginjal, jantung dan paru-paru sehingga menyebabkan kelelahan ekstrim, penurunan berat badan dan malaise (lesu). Sedangkan Gout dan OA hanya mempengaruhi sendi. Rematik jenis ini juga banyak dialami oleh pada wanita daripada pria, dan mulai dirasakan pada usia 25.

Untuk membedakannya dengan jenis penyakit rematik lain, diagnosa penyakit RA dapat ditegakkan jika pada hasil pemeriksaan tes darah ditemukan RF (rheumatoid factor). Faktor ini menentukan agresivitas/keganasan dari penyakit. Seseorang disebut terkena RA bila hasil tes darah menunjukkan adanya RF. Namun, RF negatif tidak selalu berarti bebas dari RA, khususnya pada tahap awal penyakit. Sekitar 20% pasien RA tidak menunjukkan hasil RF positif.

« Gout Artritis
(Penyakit Asam Urat)

Penyakit asam urat berhubungan erat dengan Jenis Rematik ini, karena kedua penyakit ini saling berinteraksi satu sama lain, dan karena asam urat juga sering menyerang persendian dan urat-urat halus dari sel-sel syaraf yang tehubung dengan tulang. Apabila Jenis Rematik yang lain sering terjadi pada wanita, namun untuk Artritis Gout lebih banyak menyerang pada pria.

Gejala  Artritis Gout biasanya mulai dirasakan ketika memasuki usia lanjut diantara 45-60 tahun keatas. Gout atau yang dikenal dengan asam urat merupakan suatu penyakit metabolik yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat di jaringan tubuh, terutama di sendi. Gout ditandai dengan peningkatan kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia). Namun, pada sebagian penderita gout dapat dijumpai kadar asam urat yang normal.

Asam urat merupakan zat sisa yang dihasilkan dari proses katabolisme purin. Beberapa orang yang menderita gout membentuk lebih banyak asam urat dalam tubuhnya dan tubuh anda tidak efektif dalam membuang asam urat melalui air seni, sehingga asam urat menumpuk dalam darah. Faktor yang dapat mencetus atau memperberat penyakit gout adalah berat badan yang berlebihan (obesitas), tekanan darah tinggi (hipertensi), serta makanan yang tinggi purin, seperti jeroan, kedelai dan kacang-kacangan, kangkung, bayam, tempe, dan tahu.

Gejala awal dari artritis gout adalah panas, kemerahan dan pembengkakan pada sendi dan tiba-tiba. Persendian yang sering terkena adalah persendian kecil pada basis dari ibu jari kaki. Beberapa sendi lain yang dapat terkena ialah pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Pada serangan akut penderita gout dapat menimbulkan gejala demam dan nyeri hebat yang biasanya bertahan berjam-jam sampai seharian, dengan atau tanpa pengobatan.

« Polimialgia Reumatik

Polimialgia Rematik merupakan jenis rematik dengan gejala rasa kekakuan dan nyeri hebat pada bagian otot leher, bahu, panggul terutama pada pagi hari dan banyak dirasakan pada usia lanjut sekitar 50 tahun keatas. Polimialgia Reumatik disebabkan karena kelelahan fisik akibat pekerjaan dengan beban berat. Jenis Penyakit Rematik ini biasanya akan disertai rasa demam, penurunan nafsu makan yang drastic, depresi dan penurunan berat badan.

Pencegahan Reumatik

Untuk mencegahnya, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan:
– olahraga yang rutin
– mengatur pola makan
– menjaga berat badan
– mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan pada kelompok usia lanjut
– memeriksa kesehatan tubuh secara teratur.