Jenis-Jenis Lemak

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Jenis Jenis Lemak

Lemak merupakan simpanan kelebihan kalori dalam tubuh, yang memberikan tubuh pasokan cadangan energi dan fungsi lainnya. Lemak juga merupakan salah satu dari tiga nutrisi utama dalam makanan.

Lemak banyak diidentikkan sebagai musuh bagi manusia. Padahal, ada beberapa lemak yang bersahabat dan justru dibutuhkan tubuh. Kenali lebih dulu jenis-jenisnya sebelum Anda memutuskan bermusuhan dengan lemak yang kerap dianggap menggemukkan tubuh. Lemak memiliki 9 kalori per gram.

Apa yang pertama kali muncul dalam otak Anda ketika mendengar kata lemak? Pasti Anda membayangkan molekul jahat yang membuat gemuk dan obesitas. Ternyata, tak semua lemak bersifat jahat. Ada juga lemak baik dan bersahabat karena sangat dibutuhkan tubuh kita.

Lemak terutama terdiri dari asam lemak dan setidaknya ada 2 jenis asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh. Makanan yang menyediakan lemak adalah mentega, margarin, minyak, kacang-kacangan, daging, unggas, ikan, dan beberapa produk susu.

Secara umum, ada empat jenis lemak yang perlu Anda kenali, yakni lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, lemak jenuh, dan lemak trans. Lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, dan lemak jenuh, lemak trans.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai berbagai jenis lemak:

« Lemak trans

Lemak trans merupakan lemak buatan manusia. Termasuk lemak buruk. Lemak ini bahkan tidak diproduksi secara alami, tapi dibuat oleh manusia. Lemak trans tercipta ketika membekukan lemak tak jenuh ganda yang dicampur dengan hidrogen pada suhu kamar.

Lemak trans tidak hanya meningkatkan kadar LDL, tetapi juga bisa menurunkan kadar lemak baik HDL. Lemak trans bisa mengakibatkan penyakit jantung dan kanker payudara. Lemak trans ada di mana-mana, Anda menemukannya pada makanan olahan, kraker, biskuit, makanan yang dipanggang, snack, dan makanan kemasan lainnya.

« Lemak jenuh

Lemak jenuh ialah lemak alami yang diproduksi oleh makanan. Lemak yang memiliki ikatan ganda sedikit. Lemak jenuh ditemukan pada lemak hewan dan berbentuk padat pada suhu kamar.

Jumlah lemak jenuh tertinggi ditemukan dalam produk hewani, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa. Lemak jenuh akan mengeras jika ditempatkan pada suhu rendah, sama seperti mentega atau lemak babi. Lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol “buruk” (LDL) dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Mengurangi lima persen jumlah kalori Anda secara keseluruhan dari lemak jenuh ke lemak tidak jenuh bisa memangkas risiko terkena serangan jantung fatal sebanyak 42 persen.

« Lemak tak jenuh

Lemak tak jenuh adalah lemak yang memiliki relatif banyak ikatan ganda di antara molekul- molekulnya. Lemak tak jenuh hadir dalam dua bentuk: Lemak tak jenuh tunggal dengan satu ikatan ganda antar molekul lemak atau lemak tak jenuh ganda dengan beberapa ikatan ganda antar molekul lemak.

Hidrogenasi mengkonversi lemak tak jenuh menjadi lemak jenuh, sementara dehidrogenasi melakukan yang sebaliknya. Lemak tak jenuh cenderung meleleh pada suhu lebih rendah daripada lemak jenuh, yang cenderung padat pada suhu kamar.

« Lemak tak jenuh tunggal

Lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) adalah lemak tak jenuh dengan satu ikatan rangkap antar molekul lemak. Lemak tak jenuh tunggal berbentuk cair pada suhu kamar dan bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat).

Lemak ini harus ada dalam makanan Anda (setidaknya sejauh lemak yang dibutuhkan dan direkomendasikan). Lemak ini sangat baik bagi tubuh karena terbukti menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Sumber utama dari lemak tak jenuh tunggal ialah minyak zaitun. Selain itu, sumber lain termasuk minyak canola, biji-bijian, kacang-kacangan, dan alpukat.

« Lemak tak jenuh ganda

Lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fat) adalah lemak tak jenuh dengan dua ikatan rangkap antar molekul lemak. Berbentuk cair pada suhu kamar, lemak ini ditemukan pada sayuran dan minyak biji tertentu. Lemak ini bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat) maupun HDL (kolesterol baik).

Lemak ini lazimnya ditemukan pada minyak sayur, kacang-kacangan, ikan, dan beberapa sayuran hijau berdaun. Ada dua jenis utama dari lemak tak jenuh ganda, yaitu omega-6 (cenderung didapat melalui jagung dan minyak nabati lainnya) dan omega-3 (berasal dari ikan dan biji tertentu). Namun, sebaiknya Anda memperbanyak jumlah omega-3 dalam tubuh dan mengurangi jumlah omega-6.