Jantung Koroner

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah penyempitan/penyumbatan (arteriosclerosis) pembuluh arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi. Koroner adalah pembuluh darah di jantung yang berfungsi menyuplai makanan bagi sel-sel jantung.

Jantung Koroner adalah jenis penyakit yang banyak menyerang penduduk Indonesia. Penyebab jantung koroner terjadi karena penumpukan zat lemak secara berlebihan di lapisan dinding nadi pembuluh koroner, yang dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat. Kecanduan rokok, hipertensi, kolesterol tinggi juga dapat menjadi penyebab penyakit jantung koroner. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. Proses penumpukan itu disebut aterosklerosis, dan bisa terjadi di pembuluh arteri lainnya, tidak hanya pada arteri koroner.

Penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan daya pompa jantung melemah sehingga darah tidak beredar sempurna ke seluruh tubuh (gagal jantung). Penderita gagal jantung akan sulit bernafas karena paru-parunya dipenuhi cairan, merasa sangat lelah, dan bengkak-bengkak di kaki dan persendian.

Penyebab

Penyebab utama PJK adalah penyempitan pembuluh darah akibat menumpuknya lemak yang dikenal sebagai aterosklerosis.

– Merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
– Tekanan darah tinggi
– Penyakit kencing manis
– Kurang olah raga
– Stress
– Alkohol
– Narkoba
– Trombosis(gumpalan darah pada arteri atau vena)
– Mengkonsumsi makanan fast food / Junk Food yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi.

Faktor resiko

Beberapa faktor resiko terpenting Penyakit Jantung Koroner :
– Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi
– Kadar Kolesterol HDL rendah
– Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
– Merokok
– Diabetes Mellitus
– Kegemukan
– Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga
– Kurang olah raga
– Stress
– Merokok
– usia
– jenis kelamin
– ras

Gejala

Gejala-gejala penyakit jantung koroner:

• Keletihan setelah kegiatan fisik
• Nyeri dada, dada terasa tertekan(angina)
• Sesak napas
• Irama jantung tak beraturan
• Kelelahan atau kepenatan
• Palpitasi (jantung berdebar-debar)
• Jantung terasa seperti diremas
• Pusing kepala yang berkepanjangan
• Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
• Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher
• Gejala penyerta seperti keringat dingin dan timbulnya rasa mual.
Tapi kebanyakan orang yang menderita penyakit jantung koroner tidak mengalami beberapa gejala di atas. Tiba-tiba saja jantung si penderita bermasalah dan dalam kondisi yang kronis.

Pencegahan

Mencegah Penyakit Jantung Koroner Sejak Dini:

• Tidak merokok
Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

• Hindari Stres
Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya.

• Pola makan sehat
Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi.

• Menjaga Tubuh ideal dari  kegemukan
karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.

• Obesitas
Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak.

• Hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi
seperti soft drink, usahakan menggunakan gula jagung. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohirat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak.

• Hipertensi
Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung.

• Konsumsi antioksidan
Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh.

• Olahraga secara teratur
Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging.
• Mengurangi konsumsi daging berlemak jenuh tinggi.
• Memperbanyak makan buah, sayuran dan biji-bijian yang mengandung antioksidan tinggi (Vitamin A, C dan E). Antioksidan mencegah lemak jenuh berubah menjadi kolesterol.